Ketika sedang berbincang-bincang, seseorang terkadang bisa merasakan ada yang berbeda dari sikap musuh bicaranya. Hal berbeda tersebut bisa saja terlihat dari perubahan gelagat, ekspresi wajah, ataupun nada bicaranya. Perubahan sikap ini bisa jadi tanda seseorang sedang menyembunyikan sesuatu.
Dilansir dari laman TIME, ada beberapa tanda yang bisa membantu mengenali langkah mengetahui orang yang sedang menyembunyikan sesuatu, mulai dari perubahan mini dalam ekspresi sampai pola bicara yang tidak biasa. Berikut penjelasan lebih lengkapnya.
1. Isyarat tubuh
Cara mengetahui orang yang sedang menyembunyikan sesuatu dapat dilihat dari isyarat tubuh. Salah satu tandanya dapat dilihat dari aktivitas tangan seseorang setelah dia berbicara.
Menurut Ahli bahasa tubuh, Traci Brown, memperhatikan aktivitas tangan setelah seseorang bicara dapat menjadi tanda apakah seseorang mendusta alias tidak.
"Pikiran melakukan terlalu banyak perihal termasuk mengarang cerita, mencari tahu apakah mereka dipercaya, dan menambah cerita sesuai dengan itu," katanya. "Jadi aktivitas normal yang biasanya terjadi tepat sebelum pernyataan dilakukan setelah pernyataan itu."
Traci juga menjelaskan mengenai aktivitas tangan yang bisa saja dilakukan oleh seseorang yang bohong. "Mereka bisa saja memasukkannya ke saku alias apalagi menyelipkannya di bawah meja," ungkapnya.
Selain itu, dalam penelitian yang dilakukan di University of Michigan pada tahun 2015, pernah diuji 120 klip media tentang kasus pengadilan berisiko tinggi untuk memahami gimana orang berperilaku saat mendusta dibandingkan ketika mereka jujur.
Hasilnya, mereka yang mendusta lebih mungkin melakukan isyarat dengan kedua tangan daripada mereka yang berbicara jujur.
Selain aktivitas tangan, langkah mengetahui orang yang sedang menyembunyikan sesuatu dapat dilihat dari aktivitas tubuh seolah gatal alias gelisah. Gestur ini dapat berupa mengayunkan tubuh ke depan dan ke belakang, memiringkan kepala ke samping, alias menggeser kaki.
Dr. Lillian Glass, penulis kitab The Body Language of Liars, beranggapan tentang gestur tubuh ini. Menurutnya, perubahan dalam sistem saraf otonom, yang mengatur kegunaan tubuh berpengaruh.
Ketika orang merasa gugup, perubahan dalam sistem saraf ini dapat membikin seseorang merasakan gatal alias kesemutan di tubuh, yang pada gilirannya dapat menyebabkan lebih banyak gelisah.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh guru besar ilmu jiwa UCLA, R. Edward Geiselman. Ia beranggapan bahwa orang yang mendusta bisa saja melakukan gestur tubuh seperti memainkan rambut.
2. Isyarat wajah
Ketika berbohong, seseorang bisa saja berupaya menatap alias mengalihkan pandangan.Gerakan ini bisa jadi isyarat saat dia mungkin mencoba memikirkan apa yang bakal dikatakan selanjutnya.
Penelitian mengenai ini juga dilakukan Geiselman di UCLA. Ia menemukan kebenaran bahwa orang kadang-kadang menoleh sejenak saat berbohong.
Selain itu, penelitian dari University of Michigan juga menemukan bahwa mereka yang mendusta lebih mungkin menatap daripada yang jujur. Persentasenya mencapai 70 persen klip orang yang mendusta menunjukkan, mereka menatap langsung ke arah orang yang mereka bohongi.
Cara mengetahui orang yang sedang menyembunyikan sesuatu juga dapat dilihat dari isyarat mulut. Menurut penelitian yang dilakukan di UCLA, orang yang mendusta lebih mungkin mengerucutkan bibir saat ditanya pertanyaan sensitif.
Mengerucutkan bibir juga bisa menyiratkan bahwa seseorang tidak mau terlibat dalam percakapan yang sedang dihadapi.
Selain itu, Traci Brown juga menyampaikan bahwa menggulung bibir ke belakang hingga nyaris lenyap alias seperti gestur menggigit bibir bisa menjadi tanda seseorang mendusta lantaran dia sedang berupaya menyembunyikan sesuatu.
Isyarat wajah lain yang bisa saja terjadi pada orang yang mendusta adalah wajahnya tiba-tiba memucat. Ini merupakan tanda adanya aliran darah yang mengalir deras dari wajah. Tidak hanya itu, wajah yang berkeringat, terutama di area bibir atas, dahi, dagu, dan sekitar mulut bisa jadi pertanda.
Tanda orang mendusta lain bisa dilihat dari permukaan wajahnya. Ia bisa saja berkedip alias menyipitkan mata secara berlebihan, menjilat bibir, menggigit bibir, alias kesusahan menelan.
3. Nada suara
Nada bunyi yang meninggi secara tiba-tiba juga bisa jadi tanda ketika seseorang berbohong. Dr. Lillian Glass menyampaikan bahwa ketika seseorang gugup, otot-otot pada pita bunyi mungkin mengencang. Ini merupakan respons naluriah terhadap stres. Sehingga, bunyi terdengar sangat tinggi.
4. Isi ucapan
Cara mengetahui orang yang sedang menyembunyikan sesuatu juga dapat dilihat dari isi ucapan yang disampaikan. Ketika seseorang terlalu berupaya meyakinkan musuh bicara tentang kejujuran mereka, ini bisa jadi tanda orang itu berbohong. Misalnya ucapan seperti “Saya mau jujur padamu”, “Jujur”, alias “ Biar saya katakan yang sebenarnya.”
Selain kata-kata tersebut, ucapan seperti “um” alias “hm” juga dapat jadi indikasi kebohongan. Dr. Glass mengatakan bahwa orang yang menggunakan kata-kata seperti itu, bisa jadi mereka sedang mengulur waktu untuk memikirkan apa yang bakal mereka katakan selanjutnya.
Demikian beberapa langkah mengetahui orang yang sedang menyembunyikan sesuatu menurut pakar. Gerakan tubuh, mimik wajah, apalagi nada bunyi bisa menjadi tanda seseorang sedang berbohong.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)