Cara PDKT dengan Calon Mertua agar Tidak Terasa Canggung

Cara PDKT dengan Calon Mertua agar Tidak Terasa Canggung

Bertemu calon mertua untuk pertama kali bisa terasa lebih menegangkan daripada first date dengan pasangan sendiri. Kamu mungkin sudah memikirkan kudu memakai baju apa, membawa apa, sampai kudu menjawab apa jika tiba-tiba ditanya soal hubungan dan rencana masa depan.

Namun, Anda sebenarnya tidak perlu berupaya terlalu keras untuk langsung disukai. Kesan baik justru bisa dibangun dari hal-hal sederhana, seperti berbincang dengan sopan, mau mendengarkan, menunjukkan perhatian, dan menghargai kebiasaan family pasangan.

Lantas, gimana langkah PDKT dengan calon mertua agar hubungan perlahan menjadi lebih berkawan tanpa terasa canggung?

1. Tunjukkan Rasa Hormat, tapi Tetap Jadi Diri Sendiri

Ilustrasi menghargai calon mertua/Frerepik: magnific

Saat bertemu, gunakan langkah berbincang yang sopan dan sesuaikan dengan kebiasaan family pasangan. Kamu juga tidak perlu terlalu banyak berupaya terlihat sempurna sampai akhirnya malah menjadi kaku.

Dilansir dari Greater Good Science Center, hubungan yang baik berangkaian dengan keahlian untuk menunjukkan empati, memahami perspektif orang lain, dan memperlakukan mereka dengan baik. Jadi, daripada terlalu memikirkan gimana agar disukai, cobalah datang sebagai dirimu sendiri sembari tetap menunjukkan rasa hormat.

Kamu tidak kudu langsung berbual alias berbincang seperti sudah mengenal mereka bertahun-tahun. Perilaku sok berkawan justru dilarang untuk dilakukan di pertemuan pertama. Sikap hangat dan sopan sudah cukup untuk pertemuan awal.

2. Cari Tahu Kesukaan Mereka

Ilustrasi mertua dengan hobinya/Freepik: DC Studio

Sebelum berkunjung, Anda bisa bertanya kepada pasangan tentang kebiasaan orang tuanya. Misalnya, “Ibumu biasanya suka ngobrolin apa?”, “Bapak suka makanan apa?” alias “Kalau lagi santuy biasanya mereka ngapain?”

Informasi mini seperti ini bisa membantumu menghindari suasana hening ketika pertama kali bertemu. Misalnya, jika Anda tahu calon mertua suka berkebun, Anda bisa menanyakan tanaman yang sedang dirawat.

Menunjukkan rasa mau tahu dan mengusulkan pertanyaan terbuka dapat membantu seseorang membangun percakapan yang lebih dekat dengan orang lain. Jadi, Anda tidak perlu menyiapkan pertanyaan yang terlalu serius. Cukup mulai dari sesuatu yang memang mereka sukai.

3. Ingat Hal-Hal Kecil tentang Mereka

Ilustrasi berbareng calon mertua/Freepik: magnific

Misalnya, saat pertemuan sebelumnya calon mertua pernah mengatakan suka makanan tertentu. Ketika berjumpa lagi, Anda bisa mengingatnya dan menanyakan kabarnya alias membawakan sesuatu yang sederhana jika memang kebetulan ada.

Mengenal orang lain memerlukan perhatian terhadap cerita, pengalaman, serta hal-hal yang mereka anggap penting. Perhatian seperti ini bisa membikin seseorang merasa didengarkan dan dihargai. Tidak perlu menghafal semua perincian tentang mereka. Justru perihal mini yang Anda ingat secara alami bisa terasa lebih tulus daripada perhatian yang dibuat-buat.

4. Jaga Penampilan dan Bawa Oleh-Oleh Sederhana

Ilustrasi membawa oleh-oleh/Freepik: magnific

Kamu tidak kudu memakai busana mahal alias membawa bingkisan besar. Pilih busana yang bersih, rapi, dan sesuai dengan suasana kunjungan. Saat datang, jangan lupa mengucapkan salam dan menyapa personil family yang ada.

Kalau mau membawa oleh-oleh, pilih sesuatu yang sederhana seperti buah, makanan, alias camilan untuk dinikmati bersama. Tujuannya bukan untuk “menyuap” agar disukai, tetapi sebagai corak perhatian kepada tuan rumah.

Dilansir dari Emily Post Institute, etika berjamu menekankan pentingnya menunjukkan rasa hormat kepada tuan rumah, termasuk memperhatikan langkah berpakaian, menyapa dengan baik, dan menunjukkan apresiasi atas keramahan yang diberikan.

5. Hormati Kebiasaan dan Aturan Keluarga

Ilustrasi tradisi keluarga/Freepik: Drazen Zigic

Setiap family punya kebiasaan yang berbeda. Ada yang terbiasa makan bersama, mempunyai patokan tertentu ketika bertamu, alias punya langkah unik dalam menyambut personil keluarga.

Kalau Anda belum mengetahui kebiasaan tersebut, tanyakan kepada pasangan terlebih dulu agar tidak salah bersikap. Kamu juga tidak perlu langsung mengikuti semua kebiasaan jika memang bertentangan dengan batas alias prinsip pribadimu.

6. Tawarkan Bantuan Kecil, Bukan Berusaha Jadi “Pembantu”

Ilustrasi membantu memasak/Freepik: cooking_studio

Misalnya setelah makan bersama, Anda bisa mengatakan, “Aku bantu bawa piringnya ya, Bu?” alias “Ada yang bisa saya bantu?” Kalau mereka mengatakan tidak perlu, Anda tidak perlu memaksakan diri. Yang krusial adalah inisiatif untuk membantu, bukan menunjukkan bahwa Anda kudu mengerjakan semua pekerjaan rumah agar dianggap calon menantu yang baik.

Dalam konteks calon mertua, support mini sebaiknya tetap dilakukan secara wajar dan sesuai situasi. Jadi, jangan sampai Anda merasa kudu langsung mencuci semua piring, membersihkan rumah, alias sibuk di dapur sepanjang kunjungan. Kamu datang sebagai calon personil keluarga, bukan untuk menggantikan pekerjaan rumah tangga mereka.

7. Jadilah Pendengar yang Baik, tapi Jangan Sok Akrab

Ilustrasi jadi pendengar yang baik/Freepik: magnific

Ketika calon mertua bercerita, berikan perhatian dan jangan sibuk memainkan ponsel alias memotong pembicaraan. Kamu bisa memberikan respons sederhana seperti “Oh iya, terus bagaimana, Bu?” alias menanggapi cerita yang mereka sampaikan.

Namun, jangan merasa kudu langsung memanggil dengan panggilan yang terlalu akrab, berbual berlebihan, alias ikut kombinasi dalam urusan family yang belum menjadi bagianmu.

Beauties, itu dia beberapa langkah mendekati calon mertua agar tidak terasa canggung. Bagaimana, Anda sudah siap?

__


Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Selengkapnya
Sumber Gaya Hidup Perempuan Masa Kini