Cerita Bunda Kehilangan Rahim Akibat Kelalaian Operasi Caesar, Terima Ganti Rugi

Jun 17, 2026 08:50 AM - 1 jam yang lalu 50

Jakarta -

Kelalaian dalam melakukan tindakan medis bisa berakibat fatal, Bunda. Baru-baru ini, kasus kelalaian tindakan medis dialami seorang Bunda yang tidak mau diungkap identitasnya.

Melansir dari The Citizen, Bunda ini kudu kehilangan rahimnya lantaran kelalaian saat menjalani operasi caesar alias histerektomi. Akibat kerugian tersebut, wanita dari Gauteng, Afrika Selatan ini mendapatkan tukar rugi dari menteri Kesehatan setempat.

Kasus ini bermulai pada tanggal 23 April 2016 ketika seorang ibu mengandung dengan inisial CBM, mencari support medis di sebuah klinik di daerah Soshanguve setelah ketubannya pecah. Ia lampau dirujuk ke Dr. George Mukhari Academic Hospital di Rankuwa, dan tiba pada sore hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Menurut kesaksiannya, dia baru mendapatkan perawatan beberapa jam setelah sampai di rumah sakit. Pemeriksaan USG yang dilakukan larut malam menunjukkan debar jantung janinnya normal.

Namun, pada pagi harinya, petugas medis mendeteksi komplikasi, sehingga dilakukan operasi caesar darurat. Bunda ini baru sadar kembali setelah tiga hari menjalani operasi. Saat itu, dia sudah berada di intensive care unit (ICU).

Alami perdarahan parah

Bunda CBM melahirkan bayinya dalam kondisi sehat. Namun, dia mengalami perdarahan postpartum yang parah selama prosedur pembedahan.

Pendarahan yang menakut-nakuti jiwa tersebut menyebabkan master memutuskan untuk melakukan histerektomi darurat guna menyelamatkan nyawanya. Bunda CBM bersaksi bahwa dia diberitahu tentang pengangkatan rahimnya, tetapi tidak diberi penjelasan yang lengkap.

Pada tanggal 29 April 2016, pasien memilih untuk meninggalkan rumah sakit setelah menolak perawatan lanjutan. Saat itu, dia juga menyatakan sudah merasa cukup pulih dan mau pulang ke keluarganya.

Bunda CBM sempat kembali ke rumah sakit. Ia kembali dua kali untuk untuk melepas jahitannya.

Setelah keluar dari rumah sakit, CBM memulai proses norma terhadap Menteri Kesehatan Gauteng, dengan argumen bahwa perawatan medis yang tidak memadai menyebabkan rahimnya hilang. Ia juga menyatakan tidak menerima konseling yang memadai setelah prosedur tersebut.

Di pengadilan, CBM menghadirkan beberapa master kesehatan, termasuk master ahli obstetri dan ginekologi. Supreme Court of Appeal (SCA) alias Mahkamah Agung Banding memerintahkan Menteri Kesehatan Gauteng untuk bayar tukar rugi mengenai rahim yang diangkat dalam prosedur medis. Meski begitu, SCA menolak beberapa klaim CBM, termasuk tuduhan bahwa dia tidak menerima perawatan pasca operasi yang memadai.

Putusan ini dikeluarkan setelah Menteri Kesehatan berupaya membatalkan keputusan Pengadilan Tinggi Gauteng sebelumnya, yang menyatakan bahwa staf medis mungkin lalai dalam menangani perawatan pasien.

Apa itu histerektomi?

Histerektomi merupakan operasi pengangkatan rahim perempuan. Melansir dari laman American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), histerektomi biasanya dilakukan untuk mengatasi beberapa kondisi kesehatan perempuan, seperti:

  • Fibroid rahim
  • Endometriosis
  • Masalah di panggul, seperti prolaps uterus
  • Perdarahan rahim abnormal
  • Nyeri panggul kronis
  • Kanker ginekologi

Ada beragam jenis histerektomi, yaitu:

  • Histerektomi total: rahim dan leher rahim diangkat.
  • Histerektomi suprakervikal: bagian atas rahim diangkat, tetapi leher rahim dibiarkan tetap di tempatnya.
  • Histerektomi radikal: rahim dan leher rahim diangkat berbareng dengan struktur di sekitar rahim. Operasi ini mungkin direkomendasikan jika ada pemeriksaan kanker.

Pada histerektomi vagina, rahim diangkat melalui vagina. Tidak ada sayatan perut.

"Tidak semua wanita dapat menjalani histerektomi vagina. Misalnya, wanita yang mempunyai perlengketan akibat operasi sebelumnya alias yang mempunyai rahim yang sangat besar mungkin tidak dapat menjalani jenis operasi ini," kata ACOG.

Demikian kisah Bunda yang kehilangan rahim akibat kelalaian saat operasi caesar, serta penjelasan tentang histerektomi.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya