Tidak semua orang yang senang menjadi pusat perhatian menyadari kebiasaan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, sikap mencari perhatian bisa muncul lewat langkah berbicara, bersikap, hingga merespons orang lain tanpa disadari.
Kebiasaan itu mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan terus-menerus dapat membikin orang di sekitar merasa kurang nyaman.
Dalam hubungan dekat, perilaku semacam ini apalagi berpotensi memicu kesalahpahaman dan pertengkaran, Bunda.
Menariknya, ada beberapa pola yang kerap terlihat pada seseorang yang doyan mencuri perhatian. Lantas, seperti apa ciri-ciri kepribadian orang yang suka mendapatkan pengesahan dari sekitarnya? Yuk, simak selengkapnya berikut ini.
3 Ciri-ciri orang yang suka mencari perhatian tanpa disadari
Dilansir Your Tango, berikut beberapa tanda kepribadian yang ditunjukkan seseorang pencari perhatian:
1. Menjadi pusat perhatian di setiap acara
Coba pikirkan lingkaran pergaulan, dan Bunda mungkin menyebut satu alias dua orang yang selalu sukses menjadi pusat perhatian di setiap acara. Saat hadir, mereka selalu aktif seolah-olah sedang tampil di atas panggung.
Meskipun kalimat “Jiwa pesat” sering kali membangkitkan gambaran positif seseorang ramah dan karismatik, kalimat ini juga dapat dikaitkan dengan rasa tidak kondusif dan kebutuhan bakal perhatian dalam beberapa konteks.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perilaku mencari perhatian, baik yang tampak tulus maupun tidak, dapat berasal dari beragam kebutuhan dan kerentanan yang mendasarinya, termasuk rendahnya nilai diri, kemauan untuk mendapatkan pengakuan, alias apalagi kondisi kesehatan mental yang mendasarinya.
Mereka condong berisik atau gaduh. Terus-menerus membikin lelucon, berkelakuan genit, alias mengatakan sesuatu yang kocak alias provokator.
2. Menggoda nyaris semua orang
Tipe orang seperti ini mungkin langsung terbayang, bukan? Mereka biasanya mempunyai sikap yang menggoda. Misalnya, memberikan tatapan tertentu dengan mempertahankan kontak mata alias menyentuh orang lain sedikit lebih lama dari biasanya.
Meski terlihat menarik bagi sebagian orang, pasangan mereka biasanya lama-kelamaan merasa jengkel alias cemburu.
Penelitian yang dipublikasikan pada National Library of Medicine menunjukkan bahwa perilaku menggoda secara berlebihan terkadang berangkaian dengan rasa tidak kondusif dan kemauan untuk mendapatkan perhatian.
Seseorang mungkin melakukan perihal tersebut, untuk meningkatkan rasa percaya diri, mencari pengakuan dari orang lain, alias tanpa sadar memancing rasa berprasangka pasangan agar merasa lebih diinginkan.
Kebiasaan ini dapat berakar dari rasa percaya diri yang rendah, kekhawatiran dalam bersosialisasi, alias kebutuhan bakal pengesahan dari orang lain.
Dalam beberapa kasus, perilaku tersebut juga dapat berangkaian dengan karakter kepribadian tertentu, termasuk gangguan kepribadian histrionik.
3. Sering memulai pertengkaran tanpa alasan
Pada awalnya, Bunda mungkin tidak menganggap orang yang memulai perdebatan sebagai pencari perhatian.
Namun, memulai perdebatan alias terlibat dalam obrolan adalah langkah utama bagi pencari perhatian untuk mendominasi obrolan dan membikin semua orang konsentrasi padanya.
Orang yang sering memulai pertengkaran mungkin termotivasi oleh rasa tidak kondusif dan kebutuhan bakal perhatian. Menurut sebuah studi tahun 2018, mereka mungkin berdebat untuk menarik perhatian, mencari pengakuan, alias menunjukkan kendali ketika mereka merasa tidak berdaya.
Nah, itulah beberapa ciri-ciri orang yang suka mencari perhatian, yang dapat Bunda kenali dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)