Menolak rayuan bukan berfaedah Bunda tidak menghargai orang lain. Justru, orang pandai memahami pentingnya menjaga batas diri tanpa kudu membikin musuh bicara merasa tersinggung.
Mengatakan tidak dengan sopan memang tidak selalu mudah, terutama ketika rayuan datang dari kawan dekat. Namun, terus menerima semua rencana hanya demi menjaga emosi orang lain dapat membikin diri sendiri merasa terbebani dan tidak nyaman.
Untuk itu, langkah seseorang menolak rayuan juga bisa menunjukkan kecerdasannya dalam berkomunikasi.
Ciri orang pandai dari kalimat yang sering diucapkan saat menolak ajakan
Dilansir Your Tango, orang-orang brilian biasanya mengatakan beberapa perihal secara santuy untuk menghindari rencana tanpa membikin siapa pun kecewa. Berikut kalimat yang sering diucapkan:
1. “Minggu ini saya sangat sibuk, tetapi saya mau sekali berjumpa lagi di lain waktu”
Kalimat tersebut menjadi langkah yang lembut untuk menolak rayuan yang sebenarnya tidak mau diikuti. Bunda tetap bisa menyampaikan argumen dengan jelas tanpa membikin orang lain merasa tersinggung, ialah lantaran sedang terlalu sibuk.
| Baca Juga : 7 Kalimat Sopan saat Menanggapi Perbedaan Pendapat dengan Orang Lain |
Penolakan itu juga bukan berfaedah Bunda tidak menyukai orang tersebut alias tidak tertarik dengan kegiatannya. Intinya, kalimat ini menunjukkan bahwa Bunda tetap mau menjaga hubungan yang baik dan berjumpa di lain kesempatan.
2. “Terima kasih sudah memikirkan aku, tapi maaf saya tidak bisa”
Ungkapan ini adalah contoh kalimat santuy yang digunakan orang-orang pandai untuk menolak rencana yang tidak mereka inginkan.
Dengan mengatakannya, pembicara memberikan pengakuan sopan bahwa orang lain telah berupaya keras, yang memvalidasi undangan tersebut.
Sebagian besar waktu, kebanyakan orang hanya mau merasa diperhatikan dan didengarkan, dan itulah yang dilakukan ungkapan pandai ini.
3. “Aku kudu menunda pertemuan ini”
Orang yang pandai biasanya tak sungkan menunda pertemuan. Ungkapan klasik ini membebaskan Bunda dari tanggungjawab membikin rencana tanpa perincian alias argumen spesifik apa pun.
Ungkapan ini adalah contoh sederhana dari menetapkan batas untuk merawat diri sendiri. Pakar transformasi pernikahan Nicola Beer menyoroti kekuatan menetapkan batas yang sehat dalam segala jenis hubungan.
Ia menjelaskan bahwa mempunyai keberanian untuk mengkomunikasikan kebutuhan dan menetapkan batas jauh lebih penuh kasih daripada pura-pura terlihat semua baik-baik saja.
4. “Aku butuh waktu untuk memulihkan energi”
Ungkapan santuy ini digunakan orang-orang pandai untuk menolak dengan sopan. Kapasitas hubungan sosial setiap orang berbeda-beda.
Orang ekstrovert merasa nyaman dan antusias di sekitar orang lain. Sebaliknya, orang introvert memerlukan lebih banyak waktu sendiri untuk mengisi ulang energinya, terutama jika agenda mereka lebih padat.
5. “Aku berambisi bisa, tapi saya juga punya rencana lain”
Orang dengan kepintaran tinggi biasanya bakal mengatakan, “Aku berambisi bisa, tapi saya juga punya rencana lain” untuk menolak undangan dengan sopan.
Ungkapan ini memungkinkan orang untuk menolak rayuan tersebut sembari tetap mengungkap rasa terima kasih lantaran telah diundang. Hal ini juga menyoroti pentingnya menetapkan batas waktu.
6. “Aku tidak bisa datang”
Ungkapan santuy lain yang digunakan orang-orang pandai adalah dengan tegas mengatakan tidak bisa datang. Dengan begitu, Bunda tidak menghakimi rencana orang lain alias alasan-alasan yang dibuat-buat.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology meneliti kenapa begitu susah untuk menolak undangan, dan sebagian besar alasannya adalah cemas yang mengundang bakal marah.
Namun, hanya dengan mengatakan “Aku tidak bisa datang” sudah cukup argumen untuk menolak undangan, tanpa perlu penjelasan lebih lanjut, Bunda.
7. “Kedengarannya menyenangkan, tapi mungkin lain kali”
Orang yang pandai menggunakan kalimat santuy ini untuk menolak rencana dengan sopan. Kalimat ini menunjukkan bahwa Bunda tertarik, tetapi tidak dapat berkomitmen pada rencana saat ini.
Menggunakan kalimat ini juga memberikan Bunda langkah untuk menolak rencana dengan sopan sembari tetap membuka pintu untuk berjumpa di masa mendatang.
| Pilihan Redaksi
|
Nah, itulah beberapa kalimat yang sering diucapkan orang pandai untuk menolak ajakan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)
5 Ciri Kepribadian Orang yang Ternyata Lebih Tahan Menghadapi Stres Menurut Psikologi
10 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Simpan Kartu Ucapan, Ternyata Punya Sisi Istimewa
Ciri Orang EQ Rendah yang Terlihat saat Teman Curhat