Jakarta -
Kecerdasan emosional alias emotional quotient (EQ) dibutuhkan saat menjalin relasi dengan orang baru. Orang dengan EQ tinggi sering kali tidak terlihat dari seberapa pandai dia berbicara, tetapi dari gimana dia bersikap dalam beragam situasi.
Orang dengan EQ tinggi juga biasanya bisa memahami emosi diri sendiri, membaca emosi orang lain, serta merespons masalah dengan lebih tenang, Bunda. Kemampuan yang dimiliki orang dengan EQ tinggi dapat tercermin dari kebiasaan mini yang mereka lakukan secara konsisten.
"Kecerdasan emosional dideskripsikan sebagai keahlian perseorangan untuk mengenali emosi mereka sendiri dan emosi orang lain, membedakan beragam emosi dan memberi label yang tepat, menggunakan info emosional untuk membimbing pemikiran dan perilaku, serta mengelola dan/atau menyesuaikan emosi untuk beradaptasi dengan lingkungan alias mencapai tujuan seseorang," kata psikolog Daniel Goleman, dilansir laman Your Tango.
Kecerdasan emosional merupakan kontributor besar bagi rasa senang kita secara keseluruhan. Penelitian yang diterbitkan di Journal of Personality and Social Psychology tahun 2009 menjelaskan gimana mengabaikan emosi negatif dengan memendamnya alias menolak untuk menghadapinya bakal mengikis kebahagiaan Anda.
Lantas, apa saja hal-hal yang konsisten dilakukan oleh orang dengan EQ tinggi?
7 perihal yang konsisten dilakukan orang dengan EQ tinggi
Berikut 7 karakter orang dengan EQ tinggi dilihat dari hal-hal yang konsisten dilakukannya dalam keseharian:
1. Mereka bisa mengkomunikasikan perasaannya sendiri
Orang dengan EQ tinggi bisa mengkomunikasikan perasaannya sendiri, Bunda. Mereka mempunyai orasi internal yang bisa menenangkan pikiran saat terkena masalah.
"Berbicara kepada diri sendiri alias secara pribadi bermanfaat. Monolog internal dapat membantu kita mencapai penemuan diri, mengatasi halangan mental, alias memotivasi untuk memecahkan masalah," ungkap life coach Sidhharrth S. Kumaar, Ph.D.
"Monolog jiwa kita biasanya mirip dengan langkah kita berbincang kepada teman-teman kita. Bicara kepada diri sendiri bisa berupa mengungkapkan pikiran dengan tenang dan lantang. Bagaimanapun, itu adalah proses pasif, langkah untuk sekadar menumbuhkan kesadaran bakal ide-ide yang dimiliki diri sendiri."
2. Mereka tidak terpaku pada hal-hal yang negatif
Mereka yang mempunyai EQ tinggi tidak mudah terpaku pada hal-hal yang negatif. Bagi mereka, terus menatap rintangan tidak bakal membawa kemajuan. Orang-orang ini perlu konsentrasi pada hal-hal positif dan yang mungkin dilakukan untuk mengurangi stres dan menciptakan perubahan positif.
"Di setiap momen, kita selalu dapat menemukan sesuatu untuk dikritik, dan di setiap momen, kita selalu dapat menemukan sesuatu untuk diapresiasi," ungkap confidence coach Christy Whitman.
"Berlatihlah lebih banyak dalam mencari segala sesuatu yang melangkah dengan baik, memikirkan hal-hal yang membangkitkan semangat dan menginspirasi kita, alias setidaknya memberi kita emosi lega. Kondisi pikiran kita menentukan seberapa banyak alias seberapa sedikit kita dapat menikmati hidup," sambungnya.
3. Mereka secara emosional konsentrasi pada solusi alih-alih terjerumus dalam masalah
Orang dengan kepintaran emosional yang tinggi bisa mengelola emosi dengan baik, sehingga tidak mudah terjerumus dalam masalah. Mereka bisa menguraikan situasi yang dapat menimbulkan stres.
Dalam menguraikan situasi, mereka memulai dengan serangkaian pertanyaan seperti, "Apa faedah yang mungkin diperoleh? Apa kekuatan yang ada? Apa kelemahannya? Peluang alias situasi baru apa yang dapat diciptakan? Bagaimana kita dapat memanfaatkan kesempatan ini? Apa potensi kerugian dari masalah ini? Apa potensi kerugian dari solusinya?.
4. Mereka menganggap perawatan diri dengan serius
Perawatan diri adalah keahlian yang terbukti dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental kita. Orang dengan EQ tinggi menganggap perawatan diri dengan serius, seperti memperhatikan kebiasaan tidur.
"Tidur tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga untuk kebahagiaan. Tetapi jika Anda tidak tidur dengan betul alias tidak mendapatkan rehat malam yang cukup, Anda bakal merasa capek dan lesu serta mungkin mengalami beragam masalah kesehatan lainnya. Ketika Anda bertanya-tanya kenapa tidak bisa tidur, sebaiknya perhatikan kebiasaan sebelum membaringkan kepala di malam hari," ungkap psikoterapis Teralyn Sell, Ph.D.
5. Mereka menghadapi masalah secara langsung
Orang pandai secara emosional tidak menyangkal adanya masalah alias menghindari masalah. Bagi mereka, perihal itu dapat meningkatkan stres.
"Cobalah melakukan sesuatu yang membikin Anda merasa tenang dan tidak terganggu. Kamu dapat menyelaraskan diri dengan emosi positif dengan memikirkan sesuatu yang sama sekali tidak mengenai dengan masalah, tetapi sesuatu yang membikin Anda rileks, dan membawa ketenangan, kedamaian, alias kebahagiaan tertentu," kata master Bhavna Dalal, Ph.D.
6. Mereka mempunyai kepercayaan diri yang kuat
Mereka yang mempunyai EQ tinggi mempunyai kepercayaan diri yang kuat. Orang-orang ini tidak menunggu orang lain untuk menyemangati dan mendukungnya.
"Belas kasih terhadap diri sendiri adalah penawar rasa malu," ungkap psikolog Lesley Goth.
7. Mereka tidak ragu meminta bantuan
Mencari support adalah tindakan keberanian, bukan kelemahan. Orang dengan EQ tinggi tidak ragu meminta support untuk mendapatkan info dan wawasan berharga, sehingga mereka bisa menghadapi situasi dengan lebih baik sekarang dan di masa depan.
Demikian 7 karakter orang dengan EQ tinggi dilihat dari hal-hal yang konsisten dilakukannya dalam keseharian. Semoga info ini berfaedah ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·