Cerita Bunda Melahirkan 4 Bayi Kembar Identik, Kejadian Langka 1 dari 15 Juta Kehamilan

Aug 10, 2026 06:20 PM - 1 jam yang lalu 4

Jakarta -

Momen melahirkan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi setiap Bunda. Namun, bagi Jenitar Sau Na’amoana, pengalaman tersebut menjadi salah satu kisah kelahiran paling langka di dunia. Ia melahirkan empat bayi wanita kembar identik sekaligus, sebuah kejadian yang diperkirakan hanya terjadi sekitar 1 dari 15 juta kehamilan. 

Jenitar, ibu asal Australia berumur 34 tahun, melahirkan keempat putrinya melalui operasi caesar di Royal Brisbane and Women’s Hospital, Queensland. Keempat bayi yang diberi nama Emily, Harriet, Alexa, dan Catherine tersebut lahir dari kehamilan alami tanpa support program bayi tabung alias terapi kesuburan. 

Kasus ini menarik perhatian bumi medis lantaran keempat bayi tersebut merupakan kembar monozigot (identik), artinya mereka berasal dari satu sel telur yang dibuahi oleh satu sperma, kemudian embrio tersebut membelah menjadi empat janin dengan materi genetik yang sama. 


Dikutip dari Goodmorningamerica, dr. Alexa Bendall, master ahli kedokteran janin dan kandungan yang menangani Na'amoana, mengatakan bahwa kehamilan ini merupakan kasus pertama sejenisnya bagi rumah sakit tersebut.

"Kami belum pernah memandang kehamilan alami (tanpa support medis) dengan kondisi kembar empat seperti ini, dan entah gimana (Na'amoana) berhasil terhindar dari segala komplikasi serta risiko, baik bagi dirinya sendiri maupun bayi-bayinya hingga bisa berada di sini hari ini dengan empat bayi wanita yang cantik," ujar Bendall dalam sebuah video.

"Kembar empat monozigotik [atau identik] diperkirakan terjadi pada 1 dari setiap 15 juta kehamilan, namun kondisi di mana mereka berbagi plasenta yang sama adalah perihal yang belum pernah terjadi sebelumnya," tambahnya.

Na'amoana dirawat di rumah sakit saat usia kehamilannya mencapai 25 minggu dan melahirkan putri-putrinya tiga minggu kemudian, tepatnya pada usia kehamilan 28 minggu. Saat ini, bayi-bayi tersebut sedang dirawat di unit perawatan intensif neonatal (NICU) rumah sakit dan kondisinya 'sangat baik', menurut Bendall.

Sebagai gambaran mengenai sungguh langkanya kelahiran kembar empat ini, hanya terdapat 144 kasus kelahiran kembar empat alias lebih di Amerika Serikat pada tahun 2024, menurut informasi Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Na'amoana dan suaminya sebelumnya sudah mempunyai empat anak berumur antara 1 hingga 10 tahun, sehingga kelahiran bayi kembar empat ini seketika melipatgandakan jumlah anak mereka.

Pasangan tersebut memberi nama putri-putri mereka Emily, Harriet, Alexa, dan Catherine; nama Alexa diambil dari nama Bendall, master yang membantu proses kelahiran dirinya dan saudara-saudarinya.

Apa itu kembar empat identik?

Bunda mungkin sudah sering mendengar istilah bayi kembar identik. Kondisi ini terjadi ketika satu embrio hasil pembuahan mengalami pembelahan menjadi dua bayi alias lebih.

Pada kehamilan biasa, kembar identik umumnya menghasilkan dua bayi. Namun, pada kasus yang sangat jarang, satu embrio dapat membelah menjadi tiga alias apalagi empat embrio.

Menurut penelitian mengenai kehamilan monozigot tingkat tinggi (higher-order monozygotic pregnancies), kembar identik dengan jumlah lebih dari dua bayi merupakan kejadian yang sangat langka. Kembar empat identik spontan diperkirakan hanya terjadi sekitar 1 dari 10–15 juta kehamilan. 

Pada kasus Jenitar, keempat bayi apalagi berbagi satu plasenta. Kondisi ini membikin kehamilan menjadi lebih kompleks lantaran master kudu memantau perkembangan bayi secara ketat sepanjang kehamilan. 

Mengapa satu embrio bisa membelah menjadi empat bayi?

Sampai saat ini, para intelektual belum mengetahui secara pasti penyebab satu embrio dapat membelah menjadi beberapa bagian hingga menghasilkan bayi kembar identik.

Berbeda dengan kembar tidak identik yang dapat dipengaruhi aspek seperti usia ibu alias pelepasan lebih dari satu sel telur, kembar identik biasanya terjadi secara spontan.

Sebuah tinjauan ilmiah dalam jurnal Human Reproduction Update menjelaskan bahwa sistem pembentukan kembar monozigot tetap belum sepenuhnya dipahami. Beberapa teori menyebut adanya kemungkinan aspek biologis pada proses awal perkembangan embrio yang menyebabkan terjadinya pembelahan.

Perjalanan kehamilan kembar empat yang penuh tantangan

Mengandung empat bayi sekaligus bukanlah perjalanan mudah bagi seorang bunda.

Kehamilan multipel mempunyai akibat lebih tinggi dibandingkan kehamilan tunggal. Beberapa akibat yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Kelahiran prematur
  • Berat badan lahir rendah
  • Gangguan pertumbuhan janin
  • Tekanan hipertensi saat kehamilan
  • Risiko komplikasi pada ibu

Menurut penelitian dalam bagian obstetri, semakin banyak jumlah janin dalam kandungan, semakin tinggi kebutuhan pemantauan medis lantaran rahim kudu mendukung pertumbuhan beberapa bayi sekaligus.

Dalam kasus Jenitar, master melakukan pengawasan ketat selama kehamilan. Ia kudu menjalani perawatan di rumah sakit sejak usia kehamilan 25 minggu. Keempat bayinya kemudian lahir pada usia sekitar 28 minggu melalui operasi caesar dan mendapatkan perawatan di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). 

Bayi kembar identik tetap bisa mempunyai kepribadian berbeda

Meski mempunyai DNA yang nyaris sama, bayi kembar identik tidak selalu tumbuh menjadi pribadi yang sama.

Penelitian genetika yang dikutip dari Nature Reviews Genetics menunjukkan bahwa perkembangan seseorang tidak hanya ditentukan oleh DNA, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan, pengalaman hidup, pola asuh, dan perubahan epigenetik.

Epigenetik adalah proses yang dapat memengaruhi langkah kerja gen tanpa mengubah susunan DNA. Hal ini menjelaskan kenapa anak kembar identik dapat mempunyai perbedaan dalam karakter, minat, hingga respons terhadap lingkungan.

Studi mengenai kembar identik menjadi salah satu langkah intelektual memahami gimana aspek genetik dan lingkungan saling berinteraksi dalam membentuk manusia.

Tantangan baru membesarkan empat bayi sekaligus

Kehadiran empat bayi tentu membawa kebahagiaan besar, tetapi juga tantangan baru bagi keluarga.

Sebelum mempunyai empat bayi wanita ini, Jenitar dan suaminya sudah mempunyai empat anak berumur 1 hingga 10 tahun. Artinya, family mereka sekarang bertambah menjadi delapan anak. 

Merawat bayi kembar empat memerlukan support besar, mulai dari kebutuhan menyusui, agenda tidur, pemeriksaan kesehatan, hingga menjaga kondisi emosional orang tua.

Para mahir perkembangan anak menyarankan agar orang tua bayi kembar tetap memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang sebagai individu, bukan hanya sebagai bagian dari golongan kembar.

Kelahiran langka yang menjadi keajaiban bagi keluarga

Kisah Jenitar menjadi bukti bahwa kehamilan menyimpan banyak kejutan luar biasa. Empat bayi yang berasal dari satu embrio menjadi salah satu contoh langka gimana proses biologis manusia dapat menghasilkan kehidupan yang begitu kompleks.

Bagi family Jenitar, kehadiran Emily, Harriet, Alexa, dan Catherine bukan hanya sebuah kejadian medis langka, tetapi juga empat kebahagiaan baru yang mengubah kehidupan mereka.

Setiap bayi mempunyai cerita kelahirannya sendiri. Namun, bagi empat bayi mini ini, kisah mereka dimulai dari sebuah keajaiban yang hanya dialami oleh sangat sedikit family di dunia.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya