Kincai Media – Aksi beli dari golongan penanammodal alias whales Bitcoin tetap berlanjut, apalagi ketika penanammodal ritel condong memilih menunggu di tengah kombinasi tekanan geopolitik dan ketidakpastian makro. Laporan terbaru dari CryptoQuant menunjukkan kepemilikan whale secara bulanan tidak hanya bertahan, tetapi terus bertambah sejak Januari.
Berdasarkan riset yang dilakukan CryptoQuant, pola ini lebih menyerupai akumulasi struktural daripada distribusi. Dengan kata lain, para pemegang besar terlihat tetap menambah eskposur alih-alih melepas aset saat sentimen publik melemah.

Dalam laporan tersebut, tertulis juga bahwa pasar sudah terguncang, namun tidak dengan kepercayaan whale.
Di saat yang sama, perhatian sebagian penanammodal mulai bergeser ke akibat perubahan kekuasaan Bitcoin terhadap altcoin. Salah satu Kripto strategist yang sering dikenal dengan nama Ted Pillows menilai kekuasaan Bitcoin terlihat membentuk pola bear flag.
“Jika kekuasaan ditutup harian di bawah area 58,5 persen, perkiraan pasar altcoin bisa mendapat ruang napas berupa reli pemulihan jangka pendek, terutama pada aset berkapitalisasi lebih mini yang belakangan tertinggal,” ungkap Pillows.
Baca Juga: Ethereum Dihantam Tekanan Jual, Pasar Prediksi Arah Berikutnya ke Level Berikut
Berdasarkan chart juga, pergerakan nilai Bitcoin sendiri relatif datar pada Kamis. Harga aset tersebut memperkuat di sekitar US$ 89.500. Aktivitas likuidasi 24 jam terakhir tercatat tidak terlalu ekstre, dengan total di bawah US$ 519 juta.
Likuidasi posisi short sedikit lebih besar dibanding long, namun selisihnya tipis, sehingga pasar secara keseluruhan tidak menunjukkan tanda guncangan lanjutan.
Secara agregat, kapitalisasi pasar mata duit digital bergerak tipis dan mencatat kenaikan mini sekitar 0,07 persen saat pelaku pasar mencerna dua sinyal yang kontras, ialah akumulasi whale yang konsisten dan ritel yang tetap menahan diri.
Jika tren ini berlanjut, akumulasi whale bisa menjadi semacam ‘pondasi’ yang membantu menahan volatilitas Bitcoin pada fase risk-off. Namun, jika kekuasaan Bitcoin mulai melemah, konsentrasi jangka pendek bisa beranjak ke altcoin, setidaknya untuk reli pemulihan yang berkarakter taktis.
Bagi pasar, kombinasi keduanya krusial lantaran sering kali menjadi petunjuk apakah duit besar sedang membangun posisi untuk fase berikutnya, alias sekedar memperkuat sembari menunggu arah makro lebih jelas.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·