Daging Kurban Sudah Dibumbui Tapi Masih Bau Prengus? Ini Kesalahan Yang Sering Terjadi Saat Masak

May 21, 2026 09:00 AM - 1 bulan yang lalu 37745
Daging kurban sudah dibumbui tapi tetap aroma prengus? Ini kesalahan yang sering terjadi saat masak

cara menghilangkan aroma prengus daging © 2026 Gemini AI

Kincai Media - Setelah momen Idul Adha, banyak dapur langsung sibuk mengolah stok daging kurban jadi sate, gulai, tongseng, sampai semur. Tapi ada satu masalah yang sering bikin hasil masakan kurang nikmat, ialah aroma prengus yang tetap terasa padahal daging sudah diberi banyak bumbu.

Banyak yang mengira aroma prengus hanya bisa diatasi dengan rempah berlimpah. Padahal, ada beberapa kebiasaan mini saat mengolah daging yang justru bikin aroma unik itu makin kuat dan menempel di masakan. Mulai dari langkah mencuci, penyimpanan, sampai teknik memasak rupanya sangat berpengaruh.

1. Kesalahan Mencuci Daging Sebelum Diolah

Banyak orang langsung mencuci daging mentah di bawah air mengalir lampau mendiamkannya terlalu lama dalam kondisi basah. Cara ini justru bisa membikin aroma unik daging semakin kuat lantaran permukaan daging jadi lembap dan amis lebih sigap muncul.

Kalau mau membersihkan kotoran, cukup lap bagian permukaan daging memakai tisu dapur bersih alias cuci sigap lampau langsung tiriskan hingga betul-betul kering. Daging yang terlalu basah juga membikin ramuan lebih susah meresap saat dimarinasi. Nah, berikut penjelasannya.

Bahan dan perangkat yang dibutuhkan

- Daging kurban
- Tisu dapur bersih
- Air secukupnya

Langkah

1. Pisahkan bagian lemak berlebih jika perlu.
2. Lap permukaan daging menggunakan tisu dapur.
3. Jika dicuci, lakukan sigap tanpa merendam terlalu lama.
4. Tiriskan hingga betul-betul kering sebelum dibumbui.

2. Memasukkan Daging Langsung ke Bumbu Tanpa Marinasi Dasar

Daging kurban sudah dibumbui tapi tetap aroma prengus? Ini kesalahan yang sering terjadi saat masak

cara menghilangkan aroma prengus daging
© 2026 ChatGPT AI

Bumbu kuat seperti ketumbar, kunyit, alias cabe memang membantu menyamarkan aroma prengus. Namun tanpa marinasi dasar, aroma unik daging sering tetap tertinggal di bagian dalam.

Marinasi sederhana memakai jeruk nipis, nanas, alias jahe bisa membantu mengurangi aroma tajam sebelum daging dimasak utama. Selain itu, tekstur daging juga jadi lebih empuk.

Bahan

- 500 gram daging
- 1 ruas jahe parut
- 1 sdm air jeruk nipis
- 2 siung bawang putih halus

Langkah

1. Campurkan semua bahan marinasi.
2. Balurkan ke seluruh permukaan daging.
3. Diamkan dalam wadah tertutup.
4. Setelah itu baru masukkan ke ramuan utama.

3. Memasak Daging dengan Api Terlalu Kecil di Awal

Api terlalu mini membikin sari dan aroma daging keluar perlahan sehingga aroma prengus lebih terasa. Terutama saat memasak gulai alias tongseng, aroma bisa menyebar kuat sebelum ramuan matang sempurna.

Gunakan api sedang condong besar di awal memasak agar permukaan daging sigap matang dan aroma unik tidak terlalu dominan. Setelah itu baru kecilkan api agar ramuan meresap.

Bahan

- Daging berbumbu
- Minyak secukupnya
- Rempah sesuai masakan

Langkah

1. Panaskan minyak hingga betul-betul panas.
2. Tumis ramuan sampai matang.
3. Masukkan daging dengan api sedang besar.
4. Setelah daging berubah warna, kecilkan api dan lanjutkan memasak.

4. Terlalu Banyak Lemak yang Dibiarkan Menempel

Lemak memang membikin masakan lebih gurih, tapi bagian inilah yang sering menyimpan aroma prengus paling kuat. Jika semua lemak dibiarkan menempel, aroma bisa makin terasa setelah dimasak lama.

Cukup sisakan sebagian mini lemak agar rasa tetap lezat tanpa membikin aroma terlalu menyengat. Potongan lemak tebal sebaiknya dipisahkan sebelum proses marinasi.

Bahan dan perangkat yang dibutuhkan

- 1 kg daging kurban
- Pisau tajam
- Talenan bersih

Langkah

1. Letakkan daging di atas talenan.
2. Pisahkan lemak tebal dari bagian utama daging.
3. Sisakan sedikit lemak untuk rasa gurih.
4. Potong daging sesuai kebutuhan masakan.

5. Menyimpan Daging dalam Kondisi Masih Hangat

Daging yang baru diterima lampau langsung dimasukkan ke plastik tertutup saat tetap hangat bisa memicu aroma kurang sedap lebih sigap muncul. Uap panas yang terperangkap membikin daging lembap dan memperkuat bau.

Sebaiknya diamkan dulu sampai suhu daging lebih stabil sebelum disimpan di lemari es alias freezer. Gunakan wadah tertutup rapat agar aroma tidak menyebar ke bahan makanan lain.

Bahan dan perangkat yang dibutuhkan

- Daging kurban segar
- Wadah tertutup
- Plastik food grade

Langkah

1. Diamkan daging beberapa saat setelah dipotong.
2. Pastikan uap panas sudah hilang.
3. Masukkan ke wadah alias plastik tertutup.
4. Simpan di lemari es alias freezer.

FAQ

1. Apakah daging kambing lebih mudah aroma prengus dibanding sapi?

Ya, terutama jika bagian lemak dan lapisan putihnya tetap banyak menempel. Aroma unik kambing biasanya lebih kuat dibanding sapi.

2. Bolehkah memakai nanas untuk menghilangkan aroma prengus?

Boleh, tapi jangan terlalu lama lantaran enzim nanas bisa membikin tekstur daging terlalu lembek.

3. Kenapa ramuan terasa tidak meresap ke dalam daging?

Biasanya lantaran daging tetap terlalu basah alias proses marinasi terlalu singkat.

4. Apakah merebus daging dulu bisa mengurangi bau?

Bisa membantu, terutama jika air rebusan pertama dibuang. Namun jangan terlalu lama agar rasa daging tidak hilang.

5. Rempah apa yang paling sering dipakai untuk mengurangi aroma prengus?

Jahe, serai, daun jeruk, ketumbar, dan lengkuas termasuk rempah yang umum dipakai lantaran aromanya cukup kuat.

(brl/tin)

Selengkapnya