Insiden memilukan baru-baru ini terjadi di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Seorang penduduk berinisial KD, tewas dihakimi massa lantaran diduga mencuri ayam.
Di media sosial, video yang memperlihatkan anak KD menangis panik setelah menyaksikan ayahnya meninggal dunia, banyak menyita perhatian publik. Dilansir detikcom, KD diketahui meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Dua di antara anaknya tetap bersekolah.
"Anaknya ada tiga. Yang paling besar sudah menikah, yang nomor dua baru kelas 1 SMA, dan yang paling mini tetap kelas 1 SD. Kemarin saya yang menjemput jenazahnya. Saat tiba di rumah, memandang anaknya menangis tersedu-sedu, saya betul-betul sedih," kata Perbekel Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, I Made Sutama.
Sosok anak KD yang terlihat menangis panik adalah anak bungsunya. Dalam video yang beredar, bocah wanita itu tampak berdiri di antara kerumuman orang-orang sembari menangis dan memanggil-manggil ayahnya yang telah tiada.
Rekaman tersebut memicu gelombang empati di media sosial, termasuk dari sejumlah publik figur. Reaksi mereka pun menjadi sorotan, seiring luasnya pemberitaan mengenai tragedi tersebut dan akibat mendalam yang dialami family korban.
Respons deretan publik figur
Salah satu artis Tanah Air yang ikut berkomentar mengenai buletin ini adalah Prilly Latuconsina. Perempuan 29 tahun ini mengunggah ulang buletin soal putri bungsu KD yang menangis saat memandang ayahnya meninggal dunia.
"Kenapa bisa main pengadil sendiri lantaran diduga mencuri ayam??? Apa berita yang mencuri ratusan miliar hingga triliunan?" tulis Prilly, di akun IG Stories miliknya.
Publik figur lain yang ikut bereaksi adalah komedian Marshel Widianto. Ayah dua anak ini mengunggah foto anak KD dan buletin mengenai di akun IG miliknya. Marshel juga mencurahkan isi hatinya yang ikut sedih dengan pemberitaan ini.
"Bapak..... Bapak..... Bapak. Ketika dugaan mendahului kebenaran, dan kemarahan menutup pintu nurani. Ketika nilai seekor ayam lebih tinggi dari satu nyawa manusia? Masih 'diduga', tapi vonis jalanan sudah terlanjur merenggut paksa napas seorang ayah," tulisnya, di IG @marshel_widianto.
"Nyawa yang lenyap tak bakal pernah bisa dikembalikan. TOLONG, jangan SAMPAI biarkan emosi membikin kita lupa caranya menjadi manusia. Tolong jangan sampai terulang lagi kejadian seperti ini," sambungnya.
Penyanyi Rossa juga ikut menyuarakan isi hatinya usai unggahan video anak KD viral di media sosial. Pelantun lagu Tegar ini menuliskan angan singkat untuk putri mendiang KD.
"Jaga dia ya Allah," tulisnya di IG Stories.
Melanie Subono bandingkan kasus ini dengan korupsi dan flexing pejabat
Selain Prilly dan Marshell, penyanyi dan kegiatan Melanie Subono juga menuliskan kesedihannya mengenai video anak KD yang menangis. Di akun Instagram, Melanie mengunggah foto anak KD dan menyematkan tulisan berbunyi, 'Selamat hari anak. Tahun lampau adik Yohannes, tahun ini dia'.
Dalam caption unggahannya, Melanie mengungkap pendapatnya mengenai kasus ini. Perempuan 49 tahun itu lantas membandingkannya dengan kasus korupsi dan kasus serupa yang pernah terjadi sebelumnya.
"Kalian marah atas tindakan mencuri. Tapi kalian membunuh, itu enggak dosa?? bedanya sama yang kalian suka tuduh korup membunuh mencuri dll apa? Btw, tolong baca terutama ujung caption ini," ungkap Melanie.
"Tahun lampau anak SD gantung diri, tahun ini anak mini lihat jenazah ayahnya lantaran mencuri makanan, salah, yang mengeroyok salah dan kudu di proses. Tapi entah kenapa belakangan gg merasa semua makin enggak baik. "Mencuri" makin makin untuk perihal keseharian. Bukan emas. Tapi makanan," lanjutnya.
Di akhir unggahannya, Melanie mengatakan bahwa perilaku main pengadil sendiri memang tidak dibenarkan. Namun, perihal itu sebenarnya dapat dicegah jika negara datang untuk membantu rakyatnya yang kesusahan.
"Salah. Membunuh mengeroyok dll itu SALAH. Bukannya ini saatnya kalian turun, ngemong seperti bapak yang anaknya lagi berantakan? Atau nunggu hari anak lainnya? Atau info-info itu dihalangi oleh orang yang ga jelas kegunaan nya di sekitar sana?" katanya.
Aldi Taher menangis minta warga tak main pengadil sendiri
Artis Aldi Taher juga tampak mengunggah video singkat di akun IG miliknya. Sambil menangis, Aldi meminta penduduk tidak main pengadil sendiri, sehingga tak menghilangkan nyawa dari seorang ayah.
Pria 42 tahun ini juga mengungkap doanya untuk anak dari KD. Aldi berambisi putri bungsu KD mendapatkan perlindungan dan kebahagiaan di tengah ujian yang datang.
"Tolong dong, tolong jangan main pengadil sendiri. Kalian nyesel kan? Ada anak kehilangan ayahnya. Jangan saling menyakiti. Astagfirullah, jangan main pengadil sendiri, jangan main pengadil sendiri jika memang terbukti mencuri ada norma di negara ini. Jangan main pengadil sendiri kelak kalian bakal mempertanggungjawabkan perbuatan kalian di akhirat," ungkap Aldi Taher sembari menangis dilihat dalam unggahannya, Minggu (26/7/2026).
"Ya Allah sadis banget, lindungi anak itu, bahagiakan anak itu, sayangi anak itu bumi maupun akhirat. Please jangan main pengadil sendiri, jangan kekerasan. Tuhan saja maha pemaaf kenapa kalian menyakiti? Kita enggak punya kewenangan menyakiti, yang punya kewenangan jadi pengadil hanya Tuhan," pesan Aldi Taher.
(ank/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·