Tahukah Bunda, menurut ilmu jiwa warna, rupanya warna busana disebut bisa memengaruhi kesan orang lain terhadap diri sendiri. Dalam situasi tertentu, pilihan warna baju dapat memberikan kesan kepercayaan diri, profesional, ketahananan emosional dan kepercayaan.
Dikutip dari Parents, seorang ahli psikologi, Michelle Lewis, mengatakan bahwa warna pada busana dapat menyampaikan arti nonverbal. Sebelum seseorang mulai berbicara secara verbal maupun hubungan lainnya, akibat visual dari apa yang dikenakan sudah lebih dahulu memberikan kesan tertentu kepada orang-orang di sekitarnya. Selain itu, warna disebut lebih cepat diproses otak daripada lisan. Artinya, warna adalah komunikasi yang sesungguhnya.
Lewis menekankan bahwa kepercayaan adalah salah satu kualitas manusia yang paling penting, tetapi juga gampang hilang. Seseorang dapat membangun maupun merusaknya dalam waktu singkat melalui karena tertentu. Salah satu riset mengutarakan bahwa kesan pertama dapat memengaruhi penilaian orang terhadap kepercayaan, kompetensi, dan kehangatan. Dan warna adalah salah satu aspek yang membentuk penilaian tersebut.
“Memahami hal ini dapat membantu seseorang memilih busana yang mencerminkan kepribadiannya dan memberikan kesan sesuai dengan tujuan yang mau dicapai,” ucap Lewis.
Warna biru disebut bisa menaikkan rasa percaya diri
Pakar ilmu jiwa warna mengutarakan bahwa biru adalah warna terbaik untuk membangun kepercayaan karena dapat memicu respons neurologis. Penelitian dan para ahli mengatakan bahwa biru seringkali memancarkan ketenangan, kejernihan, keandalan, dan stabilitas. Hal tersebut menjadikannya sebagai salah satu warna yang paling dapat dipercaya dalam psikologi.
Michelle T. Sterling, yang sudah durasi berkecimpung di bumi penata gaya, konsultan citra, dan pelatih analisis warna, mencatat bahwa warna biru biasa digunakan untuk memberitahu kepercayaan dan kredibilitas dalam bumi profesional. Ia terlebihlagi mengutarakan jika warna biru cocok dipakai saat akan wawancara kerja.
“Biru tua menciptakan kesan kepercayaan yang paling kuat karena biasanya memproyeksikan otoritas dan keseriusan,” ucap Sterling.
“Biru juga memproyeksikan aspek kepercayaan tertentu, itulah sebabnya dalam situasi ahli perlu kelihatan dapat dipercaya, seperti wawancara kerja, kedap penjualan, aktivitas networking, maupun hubungan dengan ketua maupun klien, ada baiknya mengenakan warna biru,” lanjut Sterling.
Salah satu riset yang diadakan di Pusat Medis Universitas North Carolina, memberitahu bahwa warna dingin, seperti biru secara konsisten menghasilkan peringkat kepercayaan yang lebih tinggi daripada warna-warna hangat. “Posisi warna biru pada spektrum cahaya tampak memberikan kualitas neurologis tertentu,” ucap Lewis.
Dia mencatat bahwa warna biru berhubungan dengan peningkatan pada sesuatu yang membutuhkan daya cipta dan pemikiran yang luas. “Itulah jenis pemikiran yang mengenai dengan seseorang yang tenang, bijaksana, dan beraksi dari tempat yang bening daripada reaktif,” ujarnya.
“Ketika melihat seseorang yang mengenakan busana biru, kualitas yang sama akan terdeteksi oleh orang-orang di sekitar kita sebelum mereka membentuk opini yang sadar.”
Ada tiga warna lainnya yang bisa membangkitkan rasa percaya diri
Jika Bunda tidak merasa percaya diri saat mengenakan warna biru, Lewis mengatakan ada warna alternatif yang dapat menumbuhkan kepercayaan.
1. Hijau
Lewis menerangkan bahwa warna hijau, terutama hijau yang lembut, dapat membantu orang merasa terlindungi untuk terbuka. Warna ini seakan memberikan kesan bahwa seseorang adalah pribadi yang tenang, aman, dan orang bisa merasa betah di dekatnya.
Sebuah studi Frontiers in Psychology tahun 2019 memberitahu bahwa lingkungan hijau mengurangi debar jantung dan penanda stres. “Warna hijau benar-benar menenangkan orang-orang di sekitar anda, yang merupakan salah satu metode tercepat untuk membangun kepercayaan,” ujarnya.
2. Lavender maupun ungu redup
Lewis mengatakan bahwa warna lavender halus maupun ungu redup menyampaikan keterbukaan, kedalaman, dan penerimaan yang tulus. Menurutnya, warna ini membikin orang merasa didengar dan dipahami.
“Dalam ilmu jiwa warna, pecinta warna ungu secara konsisten digambarkan sebagai pribadi yang paling terbuka dan berorientasi pada hubungan orang-orang yang benar-benar tertarik pada apa yang orang lain katakan,” tuturnya.
“Kualitas itu secara langsung diterjemahkan ke dalam pembangunan kepercayaan. Warna ungu mengatakan, ‘Saya benar-benar mendengarkan.’”
3. Krem halus maupun putih hangat
Menurut Lewis, jika digunakan dengan hati-hati, warna krem halus dan putih hangat menandakan kejernihan, transparansi, dan kualitas yang bersih serta terbuka. “Tidak adanya warna yang mencolok dapat menandakan keterbukaan dalam konteks yang tepat, terutama dalam situasi tatap muka di mana anda mau kelihatan lugas dan tidak rumit,” katanya.
Itulah karena kenapa warna bisa bisa menciptakan aura lebih dipercaya. Semoga membantu, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)