Tidur mempunyai kaitan yang erat dengan kebahagiaan, Bunda. Pasalnya, kualitas dan lama tidur yang baik dapat berpengaruh langsung terhadap kondisi bentuk maupun mental seseorang.
Saat tidur, tubuh dan otak melakukan proses pemulihan yang membantu mengatur emosi, mengurangi tingkat stres, dan meningkatkan konsentrasi. Tidur juga dapat memulihkan kondisi bentuk yang kelelahan.
Salah satu lama tidur yang disarankan untuk mendapatkan faedah kebahagiaan adalah 7 hingga 9 jam setiap malam. Beberapa orang percaya, tidur lebih awal, ialah di jam 9 malam, juga bisa bikin kita bahagia.
Alasan orang yang rutin tidur jam 9 malam lebih bahagia
Melansir dari laman Your Tango, berikut 7 argumen kenapa orang yang rutin tidur jam 9 malam merasa lebih bahagia:
1. Mereka bangun dengan kondisi segar dan beristirahat cukup
Kualitas dan lama tidur merupakan bagian yang tak tergantikan dalam hidup kita. Jika kita tidak mendapatkan cukup tidur secara konsisten setiap malam, maka segala sesuatu di sekitar kita mulai berantakan, mulai dari hal-hal yang berangkaian dengan konsentrasi hingga hubungan kita dengan orang lain.
Orang yang tidur lebih awal terlihat senang lantaran mereka mendapatkan waktu rehat yang cukup. Bila dibandingkan dengan orang yang tidur lebih larut dan mendapatkan jumlah tidur yang sama, orang yang tidur lebih awal condong bangun dengan kondisi yang lebih segar.
2. Bisa melakukan banyak kegiatan fisik
Sebuah studi PNAS tahun 2025 mengungkapkan bahwa orang yang tidur lebih awal condong melakukan lebih banyak kegiatan bentuk selama jam bangun daripada mereka yang tidur lebih larut. Mereka bisa melakukan kegiatan dengan rasa senang lantaran tidur lebih awal, Bunda.
Perlu diketahui, aktivitas teratur dan konsisten seperti dapat membikin orang merasa lebih nyaman dengan diri mereka sendiri dan lebih senang dalam hidup.
3. Mereka menciptakan ruang untuk kesadaran penuh (mindfulness)
Mindfulness merupakan keahlian seseorang untuk datang dan sadar sepenuhnya tanpa menghakimi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Mindfulness adalah salah satu kunci mendapatkan kebahagiaan, Bunda.
Orang yang tidur lebih awal dan bangun pagi biasanya melakukan kegiatan dengan kesadaran penuh. Studi yang dipublikasikan di jurnal Emotion tahun 2012 mengungkap bahwa mindfulness hanyalah salah satu dari banyak argumen kenapa orang yang bangun pagi condong lebih senang dan lebih sehat daripada mereka yang tidur dan bangun lebih larut.
4. Mereka tetap berpegang pada rutinitas yang sama
Alih-alih terjebak dalam rutinitas tidur yang jelek dan suka begadang, orang yang secara konsisten tidur lebih awal dapat melindungi kesejahteraan mereka. Mereka tidak mengacaukan rutinitas dan membahayakan diri sendiri di pagi lantaran sudah cukup tidur.
Orang-orang ini menjaga waktu tidur mereka, sehingga mereka selalu bangun dengan emosi segar. Perilaku positif ini menjadikan mereka orang yang menghargai konsistensi dan merasa lebih tenang dengan agenda yang konsisten.
5. Punya waktu untuk bersantai
Orang yang tidur lebih awal biasanya mempunyai waktu untuk bersantai yang alami. Mereka sering mengandalkan kegemaran untuk sekedar bersantai, Bunda.
Kebiasaan seperti membaca di tempat tidur alias mengisi daya ponsel di ruangan lain adalah perihal yang umum bagi individu-individu ini. Terkadang, kebiasaan-kebiasaan yang kita anggap membosankan alias terlalu sunyi inilah yang pada akhirnya menjadi kunci untuk tidur lebih nyenyak hingga menciptakan kebahagiaan.
6. Tidak perlu berurusan dengan 'jet lag sosial'
'Jet lag sosial' adalah ketidaksesuaian sosial yang dihadapi oleh orang-orang yang terbiasa begadang dan selalu merasa lelah. Kondisi tersebut sering dikaitkan dengan memburuknya kesehatan mental.
Orang yang mendapatkan waktu tidur cukup dan beristirahat lebih awal biasanya tidak perlu berurusan dengan 'jet lag sosial'. Mereka tidak merasa capek sehingga rasa senang dengan mudah muncul saat berinteraksi dengan orang lain.
7. Memiliki akibat depresi yang rendah
Sebuah studi dari JAMA Psychiatry mengungkap bahwa tidur mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam kesehatan mental seseorang. Ketika orang tidur tengah malam, dibandingkan dengan orang rata-rata, akibat mereka terkena depresi meningkat nyaris 25 persen.
Kebiasaan begadang memang biasanya bisa memicu pikiran jelek hingga indikasi depresi. Jadi, memilih waktu tidur lebih awal adalah langkah yang sangat mudah untuk menghindari masalah kesehatan mental, termasuk mencegah depresi.
Demikian 7 argumen kenapa orang yang rutin tidur jam 9 malam merasa lebih bahagia. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·