Janin Berukuran Kecil saat Lahir Bikin Prestasi Akademiknya Lebih Rendah di Masa Depan, Benarkah?

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 513x dilihat
Janin Berukuran Kecil saat Lahir Bikin Prestasi Akademiknya Lebih Rendah di Masa Depan, Benarkah?

Bagikan Postingan

Ukuran janin saat lahir sering menjadi perhatian orang tua lantaran dianggap berangkaian dengan tumbuh kembang anak. Misalnya, ukuran janin yang lebih mini sering dikaitkan dengan akibat gangguan belajar anak saat masuk sekolah.

Lantas, benarkah bayi yang lahir dengan ukuran lebih mini berisiko mempunyai prestasi akademik yang lebih rendah di masa depan?

Sejumlah penelitian mencoba mengungkap hubungan antara kondisi pertumbuhan janin sejak dalam kandungan dengan keahlian kognitif dan pencapaian pendidikan anak ketika tumbuh dewasa. Salah satu studi ini diterbitkan di American Journal of Obstetrics and Gynecology pada Agustus 2026.


Menurut studi, ukuran janin yang lebih mini saat lahir dikaitkan dengan prestasi akademik yang lebih rendah dalam Matematika dan keahlian membaca, yang bersambung sepanjang masa remaja. Tak hanya itu, bayi yang lahir pada usia kehamilan 37 minggu diketahui mempunyai keahlian bahasa dan motorik yang lebih buruk, yang sebagian besar lenyap pada usia 5 tahun.

Melansir dari laman Medscape, para peneliti dalam studi ini melakukan penelitian menggunakan studi kohort kelahiran longitudinal untuk meneliti pola dan keberlanjutan hubungan antara usia kehamilan dan ukuran janin dengan hasil perkembangan saraf dari masa bayi hingga remaja. Peneliti menganalisis informasi dari 92.551 anak yang lahir cukup bulan (49,9 persen perempuan) tanpa kelainan bawaan, yang diambil dari studi kesehatan berbasis populasi di Norwegia.

Dalam studi, para ibu mengisi kuesioner sekitar minggu ke-15 kehamilan dan pada saat pemeriksaan lanjutan. Mereka diminta memberikan info tentang karakter demografis serta kesehatan dan perkembangan anak. Sementara itu, para ayah mengisi kuesioner tentang karakter demografis.

Hasil utama yang diukur di studi ini meliputi keahlian berkata dan motorik anak setelah lahir, ialah pada usia 6 bulan, 18 bulan, 3 tahun, dan 5 tahun, serta skor tes nasional dalam pelajaran Matematika dan keahlian membaca selama masa kanak-kanak akhir dan remaja.

Hasil studi tentang ukuran janin dan prestasi akademik

Studi mengungkap bahwa anak-anak yang lahir pada usia kehamilan 37 minggu mempunyai keahlian berkata yang lebih jelek dari usia 6 bulan hingga 3 tahun dan keahlian motorik yang lebih jelek dari usia 6 bulan hingga 5 tahun. Temuan ini dibandingkan dengan anak-anak yang lahir pada usia kehamilan 41 minggu. Meski begitu, hubungan tersebut berkurang dengan sigap pada usia 18 bulan dan melemah pada usia 5 tahun.

Sementara itu, anak-anak yang lahir dan masuk kategori ukuran mini untuk usia kehamilan mempunyai skor Matematika yang lebih rendah pada usia 10 hingga 15 tahun. Skor keahlian membaca mereka juga lebih rendah pada usia 10 hingga 11 tahun, jika dibandingkan dengan anak-anak yang lahir dengan ukuran janin (berat) sesuai untuk usia kehamilan.

Di sisi lain, bayi yang lahir di kategori ukuran alias berat lahir besar untuk usia kehamilan mempunyai skor Matematika sedikit lebih tinggi pada usia 14 sampai 15 tahun jika dibandingkan mereka yang lahir dengan dengan ukuran janin (berat) sesuai untuk usia kehamilan. Dalam studi ini, usia kehamilan saat kelahiran dan ukuran janin sebagian besar berkarakter independen dalam hubungannya dengan hasil perkembangan saraf.

Hasil studi ini diharapkan bisa membantu para ibu mengandung untuk memperhatikan kondisi kehamilannya. Peneliti juga berambisi temuan bisa membantu dalam pengambilan keputusan mengenai kehamilan.

"Temuan ini semestinya menjadi dasar konseling obstetri dan pengambilan keputusan bersama, bukan ditafsirkan sebagai bukti yang mendukung perubahan dalam manajemen persalinan," kata para penulis.

Demikian hasil studi yang mengungkap kaitan antara ukuran janin yang lebih mini dan prestasi akademik anak. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincaimedia Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads