Kapan Bayi Mulai Bisa Mengenali Wajah Seseorang yang Familiar?

Jul 03, 2026 08:20 PM - 1 bulan yang lalu 30463

Bayi bakal lebih senang berada di sekitar orang tua dan pengasuh terdekatnya. Namun, sebenarnya kapan bayi mulai mengenali wajah familiar Bunda, Ayah, dan family lainnya?

Pada awal kehidupannya, bayi umumnya hanya mempunyai memori jangka pendek yang memperkuat selama beberapa menit. Nantinya keahlian mengingat bayi bakal berkembang sangat pesat selama tahun pertama kehidupannya.

Kapan bayi bisa mulai mengenali wajah?

Dikutip dari laman Parents, bayi sebenarnya mulai dapat mengenali wajah sejak beberapa minggu pertama setelah lahir.


Sejak pertama kali memandang dunia, bayi sudah bisa memusatkan perhatian dan mulai mengingat wajah-wajah yang familiar, terutama orang-orang yang selalu ada di sampingnya. 

Di sekitar usia 2 hingga 3 bulan, bayi juga biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda kuat bahwa dia sudah mengenali wajah Bunda. Hal ini bisa dilihat dari saat Si Kecil merespons bunyi Bunda, tersenyum saat memandang Bunda, alias menatap wajah Bunda lebih lama dibandingkan orang lain.

Memasuki usia 4 hingga 7 bulan, bayi mulai mengembangkan keahlian yang disebut object permanence alias permanensi objek. Artinya, mereka mulai memahami bahwa seseorang alias suatu barang tetap ada meskipun sedang tidak terlihat.

Bagaimana dengan pengenalan wajah personil family yang jauh?

Untuk personil family yang jauh dan mungkin jarang berjumpa seperti kakek, nenek, alias kerabat lainnya, bayi mungkin memerlukan waktu 1-2 tahun untuk betul-betul mengingat mereka.

Nah, Bunda dapat membantu proses mengingat ini dengan rutin melakukan panggilan video berbareng personil keluarga.

Selain itu, Bunda juga bisa membagikan foto dan berita terbaru melalui media sosial, lampau melihatnya berbareng bayi sembari menceritakan siapa saja yang ada di foto tersebut dan kegiatan yang pernah dilakukan berbareng mereka.

Proses mengingat wajah dan barang sesuai rentang usia bayi

Dikutip dari What to Expect, seiring bayi semakin sering terjaga dan lebih waspada terhadap lingkungannya, dia bakal mulai mengawasi serta mempelajari beragam hal.

Hal ini termasuk mengingat wajah yang familiar, serta benda-benda yang ada di sekitarnya. Sampai pada akhirnya, bayi bisa mengenali dirinya sendiri.

Berikut proses mengingat yang dialami oleh bayi jika diurutkan berasas rentang usianya:

1. Saat lahir

Penelitian menunjukkan bahwa bayi baru lahir, meski penglihatannya tetap terbatas sekitar 30 cm, lebih senang memandang wajah yang dikenalnya, terutama wajah orang tuanya.

2. Usia 2–4 bulan

Bayi mulai mengenali wajah pengasuh utamanya. Memasuki usia sekitar 4 bulan, dia juga bisa mengenali wajah dan barang yang sudah dikenalnya meski dilihat dari kejauhan.

"Pada usia 2 bulan, bayi mulai menoleh ke arah bunyi orang tua dan membalas senyuman. Ia juga mulai menunjukkan kesukaan yang besar pada wajah orang terdekat," ujar master ahli perkembangan dan perilaku anak, Amir Miodovnik, MD, MPH, seperti dikutip dari The Bump.

3. Usia 6 bulan

Memasuki pertengahan tahun pertama kehidupannya, bayi sudah mengenali wajah-wajah yang familiar dan mulai memahami bahwa ada orang yang 'asing' baginya.

4. Usia 9 bulan

Pada usia ini, bayi biasanya sudah mempunyai mainan alias barang favorit. Ia apalagi bisa mengenali dan mencarinya meskipun barang tersebut hanya terlihat sebagian.

5. Usia 15–18 bulan

Kemampuan mengenali diri sendiri umumnya baru berkembang saat anak berumur antara 1 hingga 1,5 tahun.

Jadi, meskipun sejak pertengahan tahun pertama bayi sudah mengenali banyak barang dan orang di sekitarnya, dia memerlukan waktu lebih lama untuk memandang gambaran alias fotonya sendiri lampau menyadari bahwa seperti itulah wajahnya.

Seiring bertambah mandiri, seperti mulai melangkah dan berbicara, balita juga mulai memahami bahwa dirinya adalah perseorangan yang berbeda dari personil family lainnya.

Kapan bayi mulai mempunyai kenangan?

Dalam dua bulan pertama kehidupannya, bayi sudah bisa mengenali wajah dan bunyi yang sering ditemuinya setiap hari.

Bayi baru lahir apalagi dapat mengenali bunyi ibunya sejak lahir. Bayi yang disusui juga bisa mengenali aroma tubuh ibunya.

Kemampuan mengenali ini merupakan tanda awal terbentuknya memori, meskipun sangat berbeda dengan keahlian mengingat secara rinci suatu peristiwa.

Memori pengenalan (recognition memory), ialah keahlian mengenali kembali orang alias barang yang pernah dilihat setelah jarak waktu tertentu, bakal berkembang sangat pesat selama tahun pertama kehidupan bayi.

Saat berumur sekitar 9 bulan, bayi sudah bisa mengingat info yang lebih spesifik, misalnya letak tempat mainannya disimpan di dalam rumah.

Selain itu, bayi mulai bisa meniru tindakan yang pernah dilihatnya hingga sekitar satu minggu sebelumnya.

Kemampuan-kemampuan tersebut menunjukkan bahwa bayi yang lebih besar telah mempunyai recall memory, ialah keahlian mengingat kembali sebagian perincian dari pengalaman tertentu dalam waktu singkat, meskipun mereka tetap belum dapat mengingat sebagian besar pengalaman hidupnya.

Aktivitas untuk membantu anak mengenali wajah dan benda

Ilustrasi Bunda dan bayiIlustrasi Bunda dan bayi/Foto: Getty Images/iStockphoto/maruco

Bayi dan anak-anak mengembangkan keahlian sosial dan komunikasinya melalui hubungan dengan orang lain, terutama dengan Bunda. 

Optimalkan stimulasi memori tersebut melalui beberapa kegiatan-kegiatan sederhana berikut:

1. Dekatkan wajah saat berinteraksi

Menatap wajah Bunda adalah salah satu kegiatan favorit bayi baru lahir. Jadi berikan banyak kesempatan bagi Si Kecil untuk memandang wajah Bunda dari dekat, misalnya berjarak sekitar 20–30 cm.

Pada usia awal, itulah jarak yang paling nyaman untuk penglihatannya.

2. Tiru ekspresi lucunya

Saling menatap sembari menirukan bunyi dan ekspresi wajah bayi bukan sekadar hiburan. Aktivitas ini juga membantu bayi memahami bahwa dirinya adalah perseorangan yang terpisah dari Bunda.

3. Bermain dengan cermin

Bayi bakal senang memandang bayangannya di cermin apalagi sebelum menyadari bahwa itu adalah dirinya sendiri. Letakkan cermin yang kondusif dan tidak mudah pecah di depannya saat tummy time.

4. Bermain cilukba

Seiring bertambahnya usia dan keahlian mengenali benda, Bunda bisa mulai bermain cilukba dengan menyembunyikan wajah alias mainannya di kembali selimut maupun bantal. Lihat ekspresi gembiranya saat sukses 'menemukan' Bunda alias mainan tersebut.

Bayi biasanya mulai menikmati permainan cilukba sekitar usia 3 bulan, apalagi nantinya pada usia 9–12 bulan mereka mungkin mulai membujuk Bunda bermain lebih dulu.

5. Melihat-lihat foto bersama

Untuk bayi, memandang album foto berbareng merupakan langkah menyenangkan untuk membantu mereka mengenali diri sendiri sekaligus wajah personil family yang mereka sayangi. Tunjukkan foto anak serta personil family lainnya sembari menyebut siapa nama mereka.

6. Sering ajak bayi berbicara

Suara Bunda merupakan salah satu perihal pertama yang dikenali bayi. Karena itu, ajaklah bayi berbincang sesering mungkin, apalagi hanya dengan menceritakan kegiatan yang sedang Bunda lakukan bersama.

Lama-kelamaan bayi bakal menghubungkan bunyi dengan wajah Bunda, sehingga keahlian mengenali wajah familiar bayi pun semakin kuat.

Usahakan juga untuk sering melakukan kontak mata dengan bayi, lantaran perihal ini membantu mereka belajar memusatkan perhatian sekaligus mengingat wajah Bunda.

7. Libatkan personil family lain

Setelah bayi mulai mengenali wajah familiar seperti Bunda, ajak dia lebih sering menghabiskan waktu berbareng personil family dan pengasuh yang dekat dengannya agar terbiasa juga dengan wajah serta bunyi mereka. Kegiatan ini membantu bayi belajar membedakan orang-orang yang sudah dikenalnya.

Itulah penjelasan tentang kapan bayi mulai bisa mengenali wajah seseorang yang familiar. Semoga berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya