Kenali Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil dan Cara Memenuhinya

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 7 menit 506x dilihat
Kenali Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil dan Cara Memenuhinya

Bagikan Postingan

Jakarta -

Kalsium menjadi salah satu kebutuhan ibu hamil yang perlu dicukupi dengan baik setiap harinya. Kenali kebutuhan kalsium ibu hamil dan cara memenuhinya, Bunda.

Kehamilan tidak saja membawa fluktuasi fisik tetapi juga gaya hidup perempuan, Hal ini wajar saja mengingat ada janin yang bertumbuh di rahim sehingga bumil perlu memenuhi kebutuhan mineral krusial selama kehamilan guna menunjang pertumbuhan janin dengan baik. Di antara beragam mineral esensial yang perlu dipenuhi, kalsium menjadi salah satunya.

Sumber kebutuhan kalsium untuk ibu hamil

Saat hamil, tubuh akan berbuat apa pun yang diperlukan untuk merawat bayi yang sedang bertumbuh di rahim. Segala cara tersebut salah satunya dengan adopsi kalsium di tubuh ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil.


Ya, tubuh sebenarnya akan adopsi kalsium dari tulang Bunda sendiri untuk diberikan pada janin. Jadi, jika Bunda hamil ingin tulangnya statis kuat, pastikan Bunda mendapatkan kalsium ekstra saat bayi tumbuh di dalam tubuh.

Mengonsumsi kalsium dalam jumlah yang cukup selama kehamilan sangatlah krusial untuk mendukung mekanisme muskuloskeletal (otot dan tulang), saraf, dan peredaran darah. Sebab, ibu hamil yang tidak mengonsumsi cukup kalsium berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis di kemudian hari.

Kebutuhan kalsium untuk ibu hamil

Tubuh sedianya tidak dapat memproduksi kalsium sehingga Bunda perlu mendapatkannya dari makanan ataupun suplemen kalsium. seperti dikutip dari halaman WebMd

Saat hamil, penuhi setidaknya 1.000 mg kalsium setiap hari jika Bunda berumur 19-30 tahun. Tetapi, kemudian direkomendasikan 1.300 mg untuk pasien hamil berumur 31 sampai 50 tahun. Kebutuhan itu pun perlu dipenuhi dengan beragam asupan sehat dan bergizi yang hamil kalsium alami. 

Berikut ini, tahapan krusial yang perlu diketahui Bunda hamil dalam memenuhi kebutuhan kalsium harian:

1. Trimester pertama

Selama ambang ini, Bunda membutuhkan sekira  50 mg kalsium setiap hari. Jadi, pada trimester pertama, ibu hamil membutuhkan sekira 800 mg kalsium. Bunda bisa minum 1-2 gelas susu setiap hari untuk memenuhi kebutuhan kalsium tubuh.

2. Trimester kedua

Pada tahap ini, Bunda membutuhkan lebih banyak kalsium dibandingkan trimester pertama. Suplementasi kalsium tidak boleh ditunda lebih dari 20 minggu kehamilan, karena ini adalah ambang evolusi tulang janin. Pada trimester kedua, perempuan hamil membutuhkan sekitar 1.200 mg kalsium.

3. Trimester ketiga

Pada trimester ketiga, tulang janin mulai stabil. Selama waktu ini, Bunda hamil membutuhkan 600 mg - 1.500 mg kalsium setiap hari. Hal ini krusial dilakukan guna memastikan evolusi menyeluruh baik ibu maupun janin seperti dikutip dari halaman Vinmec.

Manfaat kalsium untuk ibu hamil dan janin

Kalsium merupakan salah satu mineral krusial dalam tubuh manusia. Mineral ini berkedudukan dalam pembentukan serta pemeliharaan kesehatan tulang dan gigi. 

Kalsium juga sangat krusial bagi evolusi tulang dan gigi bayi, serta mendukung fungsi jantung, otot, saraf, dan proses pembekuan darah yang optimal seperti dikutip dari halaman BeDona. 

Sebenarnya, setiap orang juga membutuhkan mineral krusial seperti kalsium setiap harinya. Selain membangun tulang, kalsium juga berguna untuk menjaga darah dan otot statis bergerak serta membantu saraf mengirim pesan dari otak ke seluruh tubuh.

Khususnya bagi Bunda hamil dan menyusui, selama dua trimester terakhir kehamilan dan masa menyusui, Bunda harus memastikan konsumsi makanan kaya kalsium yang memadai untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Hal ini dikarenakan rendahnya asupan mineral ini selama kehamilan berangkaian dengan akibat komplikasi pada janin, seperti rendahnya mineralisasi tulang, hambatan pertumbuhan di dalam rahim, dan berat badan lahir rendah. Selain itu, akibat darah tinggi dan preeklamsia juga lebih tinggi pada ibu hamil yang memiliki asupan kalsium tidak memadai.

Ciri-ciri ibu hamil kurang kalsium

Banyak Bunda hamil mungkin tak menyadari bahwa mereka kekurangan kalsium sampai mereka mulai merasakan gejala yang muncul. Gejalanya sendiri sangatlah bervariasi dari ringan hingga berat ya, Bunda. Adapun gejala umumnya yaitu meliputi sebagai berikut:

1. Kram otot
2. Kesemutan alias mati rasa terutama pada tangan, wajah, dan kaki
3, Patah tulang
4. Tekanan darah tinggi mengingat kalsium berkedudukan dalam mengatur tekanan darah dan kekurangan kalsium dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah
5. Kelelahan, hilangnya hawanafsu makan, dan sesekali merasa mual
6, Kulit kering dan kuku rapuh, serta nyeri atau peradangan pada gusi

Selama trimester pertama, tubuh mengalami fluktuasi pesat untuk untuk mendukung pertumbuhan janin. Tanda-tanda awal kekurangan kalsium yaitu pusing alias rasa melayang sesekali, kelelahan terus menerus atau rasa letih, serta adanya kram alias kejang otot.

Sementara itu, memasuki bulan keempat, mekanisme kerangka bayi berkembang pesat, sehingga menaikkan kebutuhan kalsium tubuh. Tanda-tanda kekurangan kalsium pada tahap ini yaitu munculnya kekakuan otot alias kram yang meningkat, sensasi kesemutan alias mati rasa pada jari-jari tangan, masalah gigi ringan seperti gigi sensitif alias abrasi email gigi.

Menjelang hari estimasi lahir, gejala kekurangan kalsium bisa menjadi lebih parah. Diantaranya meliputi nyeri tulang yang dahsyat dan kekakuan sendi, gangguan tidur akibat seringnya kram kaki, tingkat daya yang terasa sangat rendah, dan lainnya. Gejala-gejala tersebut biasanya ditambah dengan ketidaknyamanan pada masa akhir kehamilan yang tidak boleh diabaikan seperti dikutip dari laman Magrabi Health.

Rekomendasi makanan yang hamil kalsium untuk ibu hamil

Beberapa makanan seperti susu, keju, dan yogurt menjadi sumber kalsium terbaik. Selain itu, sayuran hijau gelap dan berdaun juga hamil kalsium tetapi dalam jumlah yang jauh lebih kecil.

Ada juga beberapa makanan lainnya yang hamil kalsium untuk ibu hamil seperti sereal, roti, jus jeruk, dan minuman kedelai. Ada baiknya, periksa terlebih dahulu label makanan untuk memastikannya lebih lanjut.

Selain makanan tersebut, asupan kaya kalsium lainnya yang bisa dikonsumsi yaitu telur ayam dan telur bebek, daging sapi, serta makanan laut seperti udang, kepiting, lobster, kerang, siput, dan lainnya. Bunda juga bisa mengonsumsi produk kacang-kacangan seperti kedelai, buncis, kacang polong, kacang hijau, dan lainnya.

Oh iya, Bunda, agar memudahkan sasaran pemenuhan kalsium harian, salah satu contoh implementasi untuk memenuhi sasaran 1.000 mg kalsium per hari yaitu dengan minum tiga cangkir susu alias jus jeruk yang diperkaya kalsium alias pilih sereal yang hamil 1.000  mg kalsium.

Untuk mengetahui berapa banyak kalsium yang dibutuhkan Bunda selama kehamilan setiap harinya, pastikan berkonsultasi dengan master untuk mendapatkan panduan rincinya.  

Bunda bisa memenuhi kebutuhan kalsium dari makanan alias berjemur di pagi hari guna mendorong sintesis vitamin D dan menaikkan penyerapan kalsium. Selain itu, olahraga ringan juga direkomendasikan untuk menaikkan aktivitas tulang dan sendi serta memperbaiki kondisi tulang.

Saat Bunda mengonsumsi kalsium, agar lebih aman dan maksimal, ada baiknya Bunda mengikuti beberapa panduan berikut ya, Bunda:

1. Sebaiknya  konsumsi kalsium setelah makan alias makan siang, sekitar 1 jam kemudian.
2. Gabungkan kalsium dengan vitamin D dan magnesium. Minumlah di pagi hari, karena cahaya matahari membantu menyerap kalsium lebih efektif.
3. Jangan mengonsumsi kalsium di malam hari, karena dapat menyebabkan batu ginjal dan kesulitan tidur.
4. Bagi asupan kalsium harian menjadi dosis yang lebih kecil untuk menaikkan penyerapan.
5. Jangan mengonsumsi kalsium berbareng unsur besi, seng, alias multivitamin. Jika dikonsumsi bersamaan, sebaiknya jaraknya minimal 2 jam.

Kapan ibu hamil harus mengonsumsi suplemen kalsium?

Dalam kasus di mana Bunda hamil memiliki kadar kalsium rendah, suplemen kalsium sebelum dan sesudah melahirkan sangatlah penting. Hal ini dapat membantu mencegah akibat preeklamsia pada ibu hamil dan mereka yang memiliki histori hipertensi. Selain itu, jumlah kalsium yang dibutuhkan setiap hari juga perlu melalui anjuran dokter.

Adapun beberapa panduannya dapat dilakukan sebagai berikut mengenai waktu terbaik mengonsumsi suplemen kalsium:

1. Jika kalsium dalam bentuk obat oral, hal tersebut harus diputuskan oleh master dan diawasi secara ketat untuk memastikan total asupan kalsium harian tidak melampaui 3g/hari guna menghindari akibat kelebihan kalsium.
2. Jangan mengonsumsi kalsium dan unsur besi secara bersamaan, karena akan membatasi penyerapan kalsium. Sebelum mengonsumsinya, tambahkan beberapa jam antara waktu makan.
3. Saat menggunakan kalsium, disarankan untuk mengonsumsinya berbareng vitamin D untuk menaikkan penyerapan kalsium.
4. Suplemen kalsium tersedia dalam bentuk kapsul, tablet berkarbonasi, dan tablet, yang sering menyebabkan pengendapan kalsium, menyebabkan batu ginjal dan batu kandung kemih. Oleh karena itu, kalsium glukonat umumnya digunakan untuk menghindari pengendapan kalsium.
5. Bunda hamil sebaiknya tidak menambah kalsium dengan makanan seperti teh, kakao, kopi, cokelat, dan lain-lain, karena makanan tersebut hamil oksalat, yang mengurangi penyerapan kalsium.

Semoga informasinya membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang ingin sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads