Kesepian Hingga Burnout, Ini Alasan Bunda Perlu Punya Lingkaran Pertemanan Baru

Jul 20, 2026 01:55 PM - 18 jam yang lalu 914

Jakarta -

Menjadi seorang Bunda di era digital sering kali menjadi paradoks yang melelahkan. Di satu sisi, Bunda mempunyai akses info yang tak terbatas, namun di sisi lain, banyak Bunda merasa semakin terisolasi. Hilangnya lingkaran pertemanan lama, ditambah tuntutan baru yang lahir dari media sosial untuk menjadi "supermom" yang serba bisa telah memicu rasa kesepian, burnout, hingga emosi tak berkekuatan (helpless) yang berakibat langsung pada kesejahteraan mental serta keselarasan di rumah.

Selama ini, networking alias berjejaring sering dianggap sebagai kegiatan umum yang kaku dan lekat dengan pengembangan karier. Padahal bagi seorang Bunda, membangun jejaring alias social capital adalah modal utama agar kita tidak lagi merasa 'sendiri'. Dengan mempunyai hubungan yang luas, Bunda bukan hanya mendapatkan kawan curhat alias kawan diskusi, tapi juga dapat membukakan pintu-pintu kesempatan baru.

Fathya Artha Utami, Co-Founder & CCO Ibu Punya Mimpi yang juga seorang psikolog menjelaskan bahwa banyak Bunda yang merasa tidak percaya diri setelah menjadi orang tua, terutama saat kudu mencari hubungan baru. Berdasarkan pengamatannya di ruang praktik, banyak wanita yang sering dihantui rasa ragu, seperti 'Aduh, tetap nyambung nggak ya jika ngobrol sama orang lain?' Ketakutan bakal penilaian orang lain inilah yang menjadi halangan terbesar ibu-ibu untuk kembali berjejaring.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Networking itu bukan melulu soal urusan pekerjaan alias bisnis. Tapi juga langkah mencari kenyamanan baru dan kawan baru."

Tips merasa lebih nyaman ketika mulai berjejaring

Untuk memulai networking yang nyaman, Bunda disarankan mencari lingkungan yang homogen seperti organisasi sesama wanita alias sesama Bunda agar merasa lebih mudah beradaptasi lantaran mempunyai tantangan hidup yang serupa.

Selain itu, krusial untuk melepas segala ekspektasi untuk tampil sempurna dan tidak membiarkan rasa takut bakal penilaian (judgement) yang bisa menghalang langkah Bunda. Jika merasa canggung, jangan ragu untuk mengakuinya secara jujur, alias mulailah dengan hubungan satu musuh satu jika grup besar terasa menguras energi. Bahkan BUnda juga bisa membawa kawan agar merasa lebih percaya diri saat melangkah ke lingkungan baru.

Itu sebabnya Ibu Punya Mimpi (IPM) dalam rangkaian kegiatan Festival Mimpi Ibu 2026 menghadirkan Speed Dating untuk Ibu, sebuah sesi kenalan kilat yang dirancang untuk membuka kesempatan kerjasama dan support system baru.

Bagi Bunda dengan rutinitas padat, format berjejaring sigap (speed dating) yang singkat (sekitar 1-2 jam) bakal efisien. Setiap ibu mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkenalan secara bergiliran. Bertempat di Point Lab Co-Working Space Jakarta, kegiatan yang digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026, ini mengusung tema Connect with AI: Boosting Mom's Productivity by Using & Optimizing AI in Daily Life.

Topik AI dipilih sebagai pintu masuk obrolan ringan lantaran relevan alias dekat dengan keseharian kita di era serba digital ini. Alih-alih mengupas teknologi AI secara mendalam, IPM membujuk ibu berbagi 'life hack' sederhana seperti langkah meminta support AI untuk membikin agenda menu makan mingguan alias mencari buahpikiran bermain anak.

Output bagi peserta dan komunitas

Acara Speed Dating yang diikuti oleh sebanyak 12 ibu dari beragam background tersebut memberi respon dan output positif, baik bagi peserta maupun komunitas. Keaktifan para peserta selama kegiatan berjalan menunjukkan bahwa peran dan status 'ibu' yang selama ini melekat pada perempuan, seyogyanya tidak membatasi diri wanita untuk terus bertumbuh dan berkembang secara individu.

Sesi networking menjadi momen refreshment yang menyenangkan bagi para ibu untuk jarak sejenak dari rutinitas harian. Pada sesi ini, peserta saling berkenalan satu sama lain dan berbagi cerita tentang kesibukan yang dijalani saat ini. Perkenalan singkat namun on point tersebut tentunya dapat membawa para peserta untuk saling berjejaring, baik di level perseorangan (sebagai kawan baru yang sefrekuensi) maupun di level ahli (saling berbagi pengalaman bekerja, berbisnis dan berkomunitas).

Keseruan Festival Mimpi Ibu hingga akhir tahun 2026

Kabar baiknya, Speed Dating yang diadakan Juni lampau bukan satu-satunya kegiatan yang didesain unik bagi para Bunda. Rangkaian kegiatan Festival Mimpi Ibu dari Ibu Punya Mimpi tetap bakal berjalan hingga akhir tahun 2026. Dengan beragam pilihan topik inspiratif yang diadakan baik secara offline maupun online, para Bunda dapat dengan bebas memilih kegiatan yang mau diikuti.

Pada bulan Agustus mendatang, Festival Mimpi Ibu mengadakan kegiatan 'Mini Gathering' berbareng founder, yang bakal menjadi momen bonding bagi para personil organisasi yang membahas tentang parenting di bumi digital. Ada juga kegiatan mini bootcamp spesial yang berjudul Mini Comeback Journey "AI Data Contributor" (akan berjalan selama 1,5 bulan), yang bisa diakses dan diikuti secara online oleh para Bunda di seluruh Indonesia.

Bunda mau jadi bagian dari perjalanan meraih mimpi? Jangan lewatkan rangkaian kegiatan dan keseruan Festival Mimpi Ibu 2026, berbareng Ibu Punya Mimpi.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Selengkapnya