Ketahui Tekstur Mpasi Bayi 9 Bulan Dan Rekomendasi Menu Makannya

Apr 07, 2026 08:30 PM - 1 minggu yang lalu 15340

Jakarta -

Ketika anak sudah menginjak usia 9 bulan, biasanya mereka sudah mulai menunjukkan rasa mau tahu terhadap makanan baru. Momen ini saat yang tepat untuk Bunda mengenalkan tekstur MPASI yang berbeda dari sebelumnya.

Memberikan MPASI baru pada anak memang memerlukan kesabaran yang ekstra. Perlu diketahui bahwa seiring bertambahnya usia, kebutuhan gizi bayi tidak cukup hanya dari ASI saja, Bunda.

MPASI sekarang mulai menjadi sumber nutrisi utama untuk mendukung pertumbuhan dan daya harian mereka. Selain itu, gigi bayi yang tetap tumbuh membikin Bunda kudu lebih teliti dalam memilih tekstur makanan.

Oleh karena itu, Bunda perlu menyimak lebih jauh tentang tekstur MPASI bayi usia 9 bulan. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Tekstur MPASI bayi usia 9 bulan

Mengutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), MPASI untuk bayi 9 bulan sebaiknya diberikan dalam corak makanan yang dicincang lembut (minced), dicincang agak kasar (chopped), alias makanan yang bisa digenggam sendiri oleh Si Kecil (finger food).

Ketika bayi sudah mencapai usia 9 bulan, keahlian makannya pun mulai berkembang, Bunda. Si Kecil sudah bisa menyesuaikan aktivitas mulutnya untuk membersihkan makanan yang menempel di sendok.

Selain itu, bayi 9 bulan biasanya mulai bisa menggigit makanan yang teksturnya lebih padat lantaran giginya mulai tumbuh. Inilah yang membikin Si Kecil bisa belajar makan dengan ragam tekstur yang lebih beragam.

Beragam tekstur MPASI bayi

Bunda perlu tahu bahwa tekstur MPASI untuk bayi berbeda-beda tergantung usianya. Dikutip dari IDAI, terdapat empat tahapan tekstur MPASI yang sebaiknya diberikan sesuai dengan usia bayi.

1. Makanan yang dihaluskan (Puree)

Puree adalah makanan yang dihaluskan hingga menjadi bubur kental. Tekstur ini juga sangat cocok untuk bayi yang baru memulai MPASI, lantaran mudah ditelan dan dicerna.

2. Makanan yang dilumat lembut (Mashed)

Mashed merupakan makanan yang dilumatkan hingga lembut tapi lebih padat dibanding puree. Bunda bisa menggunakan mashed untuk bayi yang sudah terbiasa dengan MPASI.

3. Makanan yang dicincang lembut (Minced)

Selanjutnya, Bunda bisa memberikan makanan yang dicincang lembut agar Si Kecil mulai belajar mengunyah. Tekstur ini cocok untuk bayi usia 9 bulan lantaran keahlian menggigit dan mengunyahnya mulai berkembang.

4. Makanan yang dicincang agak kasar (Chopped)

Makanan yang dicincang kasar alias chopped mempunyai tekstur lebih tebal dan padat dibandingkan minced. Bunda sebaiknya mulai mengenalkan jenis MPASI ini saat Si Kecil berumur 9 hingga 12 bulan.

Porsi makan bayi usia 9 bulan

Pada usia 9 bulan, bayi mulai terbiasa sarapan, makan siang, dan makan malam secara bertahap. Bunda bisa memberikan beragam jenis makanan agar nutrisi mereka, termasuk unsur besi, tercukupi dengan baik.

Makanan bayi sebaiknya tidak ditambah garam alias gula, ya. Perlu diingat bahwa Si Kecil mungkin memerlukan hingga 10 kali percobaan alias lebih untuk terbiasa dengan rasa dan tekstur makanan baru.

Selain itu, ada hari-hari di mana bayi makan lebih banyak, ada juga hari mereka makan sedikit, apalagi menolak semua makanan. Kondisi ini normal ya Bunda, jadi jangan cemas ketika perihal tersebut terjadi.

Melansir dari World Health Organization (WHO), bayi 9 bulan sebaiknya mendapatkan MPASI 3-4 kali sehari. Bunda bisa tambahkan camilan seperti potongan buah alias roti, 1-2 kali sehari sesuai kebutuhan dan kemauan Si Kecil.

Resep MPASI bayi usia 9 bulan

Bayi makanIlustrasi/Foto: Getty Images/travelism

Berikut ini terdapat beberapa pilihan resep MPASI bayi usia 9 bulan yang bisa dicoba. Simak selengkapnya:

1. Tim kuning semur hati ayam

Resep ini menilik dari kitab Mommyclopedia: 78 Resep MPASI oleh dr Meta Hanindita, SpA:

Untuk 3 porsi

Bahan-bahan:

Nasi tim kuning

  • 60 gram beras
  • 200 ml air
  • 1 1/2 sdm wortel parut
  • 20 gram tempe, pangkas kecil-kecil
  • 1/2 sdt kunyit bubuk
  • 2 lembar daun salam
  • 1 siung bawang merah, geprek
  • 1 batang daun bawang dan seledri, pangkas kecil-kecil

Semur hati

  • 40 gram hati ayam, pangkas kecil-kecil
  • 1 siung bawang putih, haluskan
  • 1/5 tomat, haluskan
  • 1/4 sdt kunyit bubuk
  • 1 sdt kecap manis
  • 10 ml minyak jagung, untuk menumis
  • Garam dan gula secukupnya (jika perlu)

Cara membuat:

Nasi tim kuning

  1. Rebus beras, tambahkan daun salam, bawang merah, daun bawang dan seledri sampai separuh matang.
  2. Masukkan wortel dan tempe, beri kunyit bubuk, kombinasi rata.
  3. Masukkan nasi ke dalam wadah tahan panas, lampau masak kembali sampai menjadi nasi tim.

Semur hati

  1. Tumis bawang putih dan tomat sampai harum.
  2. Masukkan kunyit bubuk, garam dan gula secukupnya.
  3. Masukkan hati ayam dan tambahkan sedikit air agar tidak terlalu kering.
  4. Tambahkan kecap manis lampau masak hingga matang.
  5. Angkat dan sajikan dengan nasi tim.

2. Tim kentang telur

Untuk 3 porsi

Bahan-bahan:

  • 150 gram kentang, rebus dan haluskan
  • 50 gram daging ayam cincang, rebus
  • 1 1/2 sdm wortel parut
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 10 gram margarin
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Campur semua bahan, kombinasi rata.
  2. Tambahkan air hingga adukan tenggelam dalam air, lampau masukkan ke dalam wadah tahan panas.
  3. Kukus hingga matang.

3. Nasi tim ikan tuna telur puyuh

Selain itu, terdapat resep MPASI untuk bayi usia 9 bulan ke atas seperti dikutip dari Buku Resep Makanan Lokal oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI:

(Untuk 3 porsi)

Bahan-bahan:

  • 115 gram (12 sdm) nasi putih
  • 30 gram (1 pangkas kecil) ikan tuna segar, haluskan
  • 30 gram (3 butir) telur puyuh
  • 15 gram (1 pangkas besar) wortel
  • 10 gram (1 buah sedang) tomat
  • 7,5 gr (1,5 sdt) minyak kelapa
  • 75 cc (1/3 gelas belimbing) kaldu ayam
  • 50 gr (1/2 potong) pepaya, haluskan

Cara membuat:

  1. Masukkan nasi, ikan tuna, telur puyuh, minyak kelapa ke dalam mangkok tim.
  2. Tambahkan air kaldu.
  3. Masukkan wortel dan tomat, tim hingga matang.
  4. Angkat, sajikan dengan saus pepaya.

4. Nasi tim ayam lele cincang

(Untuk 3 porsi)

Bahan-bahan:

  • 100 gram (10 sdm) nasi putih
  • 30 gram (3 sdm) daging ayam cincang
  • 10 gram (1 sdm) daging ikan lele
  • 10 gram (1 sdm) wortel
  • 5 ml (1 sdt) minyak goreng
  • 10 ml (1 sdm) santan kental
  • 1,5 sdm bawang bombay (iris halus)
  • 200 ml kaldu ayam

Cara membuat:

  1. Masukkan nasi, daging ayam cincang, ikan lele, bawang bombay, minyak dan santan ke dalam mangkok tim.
  2. Tambahkan air kaldu.
  3. Masukkan wortel, masak hingga lunak dan matang. Angkat dan sajikan.

5. Tim bubur Manado daging dan udang

Bahan-bahan:

  • 50 gram nasi
  • 40 gram labu kuning, pangkas kecil
  • 40 gram daging sapi cincang
  • 30 gram udang kupas
  • 20 gram jagung pipil
  • 10 gram bayam
  • 5 ml minyak goreng
  • Garam secukupnya
  • 10 gram daun bawang iris
  • 100 ml kaldu daging

Cara membuat:

  1. Campurkan nasi, labu, daging cincang, udang, jagung, dan kaldu ke dalam panci alias mangkuk tim.
  2. Masak hingga semua bahan lunak sembari sesekali diaduk agar tidak menggumpal.
  3. Tambahkan daun bawang, bayam, dan sedikit garam, lampau masak kembali sampai sayuran layu.
  4. Setelah teksturnya menyerupai bubur yang halus, angkat dan sajikan selagi hangat.

Itulah penjelasan komplit seputar tekstur MPASI bayi 9 bulan beserta rekomendasi menu yang bisa Bunda coba untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Selengkapnya