Keutamaan Membaca Surah YasinKincai Media – Surah Yasin adalah salah satu surah dalam Al-Qur’an yang paling sering dibaca oleh umat Islam. Surah ini dikenal dengan julukan qalbu al-Qur’an alias hati Al-Qur’an, lantaran keutamaannya yang sangat besar. Tidak hanya menjadi referensi harian, Surah Yasin juga mempunyai posisi krusial dalam beragam ibadah masyarakat Muslim, terutama pada malam Jumat. Lantas, apa saja keistimewaan Surah Yasin?
Dalam sebuah sabda yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari sahabat Anas RA, Rasulullah bersabda:
إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ قَلْبًا، وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس. وَمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ
Artinya: “Sesungguhnya setiap sesuatu itu mempunyai hati, dan hati Al-Qur’an adalah Yasin. Barangsiapa membaca Yasin, maka Allah bakal mencatat baginya dengan bacaannya itu seperti membaca Al-Qur’an sepuluh kali.” (HR. Tirmidzi).
Hadis ini menunjukkan bahwa Surah Yasin mempunyai kedudukan spesial di antara surah-surah lainnya. Disebut sebagai qalbu al-Qur’an lantaran kandungan pesannya yang menyeluruh, mencakup penegasan keimanan, kisah para rasul, penjelasan tentang hari kiamat, hingga janji dan ancaman Allah.
Selain keutamaannya yang besar, membaca Surah Yasin juga menjadi karena pembebasan Allah. Dalam sabda riwayat Ad-Darimi disebutkan:
مَنْ قَرَأَ (يس) فِيْ لَيْلَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللّٰهِ غُفِرَ لَهُ فِيْ تِلْكَ اللَّيْلَةِ
Artinya; “Barangsiapa membaca Yasin pada suatu malam dengan mengharap wajah Allah, maka dia bakal diampuni pada malam itu.” (HR. Ad-Darimi, II/457).
Hadis ini menekankan pentingnya niat yang tulus. Membaca Yasin bukan sekadar rutinitas, melainkan kudu diiringi dengan tulus dan mengharap keridhaan Allah.
Lebih jauh lagi, dalam riwayat lain yang disebutkan oleh Al-Hafizh Abu Ya’la, Rasulullah bersabda:
وقال الحافظ أبويعلى: حدثنا إسحاق بن أبي إسرائيل، حدثنا حجاج بن محمد، عن هشام بن زياد، عن الحسن قال: سمعت أباهريرة يقول: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “من قرأ “يس” في ليلة أصبح مغفورًا له. ومن قرأ: ”حم” التي فيها الدخان أصبح مغفورًا له”.
Artinya; “Siapa yang membaca surat Yasin pada suatu malam, maka pada pagi harinya dia diampuni. Dan siapa yang membaca surat Ha Mim yang di dalamnya ada ad-Dukhan, maka pada pagi harinya dia diampuni.”
Keutamaan Membaca Yasin pada Malam Jumat
Rasulullah juga memberikan berita ceria bagi mereka yang membaca Surah Yasin dan Surah Ash-Shaffat di malam Jumat. Dalam sabda riwayat Abu Dawud disebutkan:
من قرأ سورة يس والصافات ليلة الجمعة أعطاه الله سؤله
Artinya; “Barang siapa membaca surat Yasin dan Ash-Shaffat di malam Jumat, Allah bakal mengabulkan permintaannya.” (HR. Abu Daud).
Tradisi membaca Yasin pada malam Jumat yang hidup di tengah masyarakat Muslim mempunyai dasar kuat dari sabda ini. Malam Jumat memang mempunyai kedudukan unik sebagai hari raya mingguan umat Islam, sehingga dianjurkan memperbanyak amalan, termasuk membaca Yasin.
Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim(Juz VI, laman 561 mengutip pandangan sebagian ustadz mengenai Surah Yasin:
ولهذا قال بعض العلماء : من خصائص هذه السورة : أنها لا تقرأ عند أمر عسير إلا يسره الله . وكأن قراءتها عند الميت لتنزل الرحمة والبركة ، وليسهل عليه خروج الروح ، والله أعلم .
Artinya; Di antara kekhususan Surah Yasin adalah bahwa dia tidak dibaca pada suatu urusan yang susah melainkan Allah bakal memudahkannya. Seakan-akan, dibacakannya surah ini di sisi orang yang sedang sekarat bermaksud agar turun rahmat dan keberkahan, serta untuk memudahkan keluarnya ruhnya. Dan Allah-lah yang lebih mengetahui.”
Membacanya secara rutin dengan niat yang tulus menjadi ibadah yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT. Karena itu, sudah sepantasnya umat Islam menjadikan Surah Yasin sebagai bagian dari ibadah harian maupun mingguan. Selain berpahala, dia juga sarat dengan keberkahan dan ketenangan jiwa.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·