Tren lego lunch sedang ramai dibicarakan di media sosial lantaran tampilannya yang unik dan rapi. Bekal ini disusun dalam kotak berdinding kecil, sehingga setiap makanan terlihat seperti potongan lego yang menarik.
Banyak orang mulai mencoba lego lunch lantaran dinilai praktis sekaligus membantu mengatur porsi makan. Selain tampak estetik, langkah ini juga membikin proses meal prep terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Tak heran jika konsep lego lunch membikin banyak orang jadi lebih giat menyiapkan bekal sendiri. Lalu, sebenarnya apa itu lego lunch dan kenapa tren ini bisa begitu viral?
Tren lego lunch muncul sebagai langkah baru untuk menata meal prep agar lebih praktis dan menarik. Metode ini melibatkan pembekuan makanan yang sudah dimasak dalam potongan keci berbentuk balok.
Konsep lego lunch membikin beragam jenis makanan dibekukan dalam wadah berbentuk persegi panjang. Setelah membeku, potongan makanan tersebut terlihat seperti balok lego yang bisa disusun rapi di kotak makan.
Tren lego lunch ini dijelaskan oleh Taylor Ann Spencer, seorang food penyunting di situs Delish. Dalam pengalamannya mencoba lego lunch, dia menyebut metode ini memudahkan menyiapkan makan siang yang praktis sepanjang minggu.
Dalam praktiknya, makanan berbentuk lego yang telah dibekukan bisa langsung diambil dari freezer. Potongan lego lunch tersebut tinggal disusun Kembali di wadah makan sebelum dipanaskan.
Berkat tampilannya yang rapi dan unik, lego lunch sigap menjadi tren di kalangan fans meal prep. Banyak orang yang merasa langkah ini membikin proses menyiapkan bekal terlihat lebih menyenangkan.
Konsep lego lunch
Salah satu kelebihan lego lunch adalah konsep mix and match saat waktu makan tiba. Berbagai komponen makanan dapat digabungkan sesuai selera pribadi masing-masing di setiap harinya.
Dalam melakukan lego lunch, Bunda bisa memasak beberapa menu sekaligus dalam jumlah besar. Makanan tersebut kemudian bakal dibagi ke dalam porsi yang lebih mini sebelum dilakukan.
Setelah beku, potongan lego lunch dapat diambil satu per satu sesuai dengan kebutuhan. Cara ini memungkinkan Bunda untuk menciptakan menu makan siang yang berbeda-beda setiap harinya.
Berdasarkan pengalaman Taylor Ann Spencer, lego lunch sangat memudahkan rutinitas makan siang. Ia hanya perlu mengambil beberapa blok makanan dari freezer dan memanaskannya kembali.
Karena fleksibel, lego lunch juga membantu untuk menghindari rasa jenuh saat makan menu yang sama. Kombinasi bahan bisa berubah setiap hari meskipun berasal dari persiapan yang sama.
Cara membikin lego lunch untuk bekal harian
Membuat lego lunch sangatlah mudah, Bunda. Langkah pertama yang bisa Bunda lakukan untuk membikin lego lunch adalah memasak makanan dalam jumlah besar. Setelah itu, makanan dibagi ke dalam wadah unik yang mempunyai sekat berbentuk kotak.
Bunda dapat menggunakan silicone freezer tray untuk membikin lego lunch. Wadah ini membantu makanan membeku dalam corak balok yang rapi.
Setelah makanan membeku, potongan lego lunch dapat dilepaskan dari tray dan disimpan di freezer. Saat bakal dimakan, balok makanan tinggal dipindahkan ke wadah makan lampau dipanaskan.
Metode ini bakal membikin lego lunch sangat praktis untuk orang sibuk. Bekal makan siang bisa disiapkan hanya dalam beberapa menit tanpa perlu memasak dari awal.
Jenis makanan yang cocok untuk lego lunch
Dalam eksperimennya mencoba lego lunch, Taylor Ann Spencer membikin beberapa jenis makanan sekaligus. Ia menyiapkan white-bean and tomato stew bergaya Mediterania sebagai salah satu menu utama.
Selain itu, dia juga menambahkan blanched kale sebagai bagian dari menu lego lunch. Sayuran tersebut rupanya tetap segar dan mempunyai tekstur yang baik setelah dibekukan.
Menu lain yang digunakan dalam dalam penelitian mencoba lego lunch adalah quinoa. Biji-bijian ini dapat dibekukan dengan baik dan mudah dipanaskan kembali.
Melalui percobaan tersebut, Spencer menyadari bahwa lebih banyak jenis makanan yang bisa dibekukan daripada yang dia kira. Bahkan, sayur matang dan biji-bijian rupanya tetap berbobot setelah disimpan di freezer dan dipanaskan kembali.
Dengan ragam bahan tersebut, lego lunch memungkinkan menu makan siang bisa datang dengan lebih beragam dengan langkah yang baru. Bunda bisa lebih mengombinasikan protein, sayuran, hingga karbohidrat dalam satu bekal yang praktis.
Tips agar lego lunch membeku sempurna dan tidak hancur
Bunda, ada beberapa perihal krusial agar lego lunch yang dibuat dapat terbentuk dalam balok yang rapi. Salah satunya adalah memastikan makanan dipadatkan dengan baik sebelum dibekukan.
Taylor Ann Spencer menyarankan agar makanan ditekan seperti saat memadatkan gula merah di gelas ukur. Cara ini bisa membantu makanan bisa membeku menjadi balok yang solid.
Jika tidak dipadatkan dengan benar, potangan lego lunch bisa mudah hancur saat dikeluarkan dari tray sillicon. Oleh lantaran itu, tahap penataan makanan sebelum pembekuan menjadi perihal yang sangat krusial untuk dilakukan.
Dengan teknik yang tepat, balok meal prep untuk lego lunch bakal terbentuk rapi dan mudah disusun di kotak makan. Hal ini membikin proses meal prep menjadi lebih efisien.
Bunda, itulah penjelasan, fakta-fakta, hingga tips-tips yang bisa dilakukan untuk membikin lego lunch. Bagaimana, Bunda? Apakah Bunda semakin tertarik untuk menyiapkan bekal dan meal prep dengan langkah baru seperti ini?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·