Memahami Akhlak Nabi Muhammad sebagai Cerminan Alquran

Intisari Islam Aug 10, 2026 06:15 AM 1013

Kincai Media, Jakarta - Akhlak Nabi Muhammad SAW merupakan gambaran nyata dari aliran Alquran. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa beragam sifat, sikap, adab, dan cara Rasulullah SAW menghadapi kehidupan merupakan gambaran dari nilai-nilai yang diajarkan Alquran.

Ulama bergelar Hujjatul Islam Zainuddin al-Thusi menjelaskan bahwa Allah SWT menurunkan Alquran kepada Rasulullah SAW yang mengajarkan sifat, cara, etika dan sikap terbaik menghadapi kehidupan. Maka adab Rasulullah SAW adalah Alquran.

Sa'ad bin Hisyam berkata, "Pada suatu hari saya datang ke tempat Aisyah Radhiyallahu anha dan ayahnya (Abu Bakar), lampau saya bertanya kepada mereka tentang adab Rasulullah SAW."

Aisyah Radhiyallahu anha berkata, "Apa Anda tidak membaca Alquran?"

Aku (Sa'ad bin Hisyam) menjawab, "Aku membacanya."

Aisyah Radhiyallahu anha berkata, "Sesungguhnya adab Rasulullah SAW adalah Alquran."

Dalam Ihya Ulumuddin dijelaskan bahwa Alquran mengajarkan kepada Rasulullah SAW agar beradab baik sebagaimana firman Allah SWT.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَاَعْرِضْ عَنِ الْجٰهِلِيْنَ

Jadilah pemaaf, perintahlah (orang-orang) pada yang makruf, dan berpalinglah dari orang-orang bodoh. (QS Al-A‘raf Ayat 199)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

۞ اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Sesungguhnya Allah menyuruh bertindak adil, melakukan kebajikan, dan memberikan support kepada kerabat. Dia (juga) melarang perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pelajaran kepadamu agar Anda selalu ingat. (QS An-Nahl Ayat 90)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

يٰبُنَيَّ اَقِمِ الصَّلٰوةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوْفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلٰى مَآ اَصَابَكَۗ اِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ

Wahai anakku, tegakkanlah sholat dan suruhlah (manusia) melakukan yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar serta bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (harus) diutamakan. (QS Luqman Ayat 17)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ اِنَّ ذٰلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ ࣖ

Akan tetapi, sungguh siapa yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan. (QS Asy-Syura Ayat 43)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

فَبِمَا نَقْضِهِمْ مِّيْثَاقَهُمْ لَعَنّٰهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوْبَهُمْ قٰسِيَةً ۚ يُحَرِّفُوْنَ الْكَلِمَ عَنْ مَّوَاضِعِهٖۙ وَنَسُوْا حَظًّا مِّمَّا ذُكِّرُوْا بِهٖۚ وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلٰى خَاۤىِٕنَةٍ مِّنْهُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْهُمْ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ ۗاِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

(Namun,) lantaran mereka melanggar janjinya, Kami melaknat mereka dan Kami menjadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka mengubah firman-firman (Allah) dari tempat-tempatnya dan mereka (sengaja) melupakan sebagian pesan yang telah diperingatkan kepada mereka. Engkau (Nabi Muhammad) senantiasa bakal memandang pengkhianatan dari mereka, selain sekelompok mini di antara mereka (yang tidak berkhianat). Maka, maafkanlah mereka dan biarkanlah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang muhsin (muhsin adalah prilaku ihsan alias manusia sempurna alias insan kami). (QS Al-Ma'idah Ayat 13)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَلَا يَأْتَلِ اُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ اَنْ يُّؤْتُوْٓا اُولِى الْقُرْبٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَالْمُهٰجِرِيْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۖوَلْيَعْفُوْا وَلْيَصْفَحُوْاۗ اَلَا تُحِبُّوْنَ اَنْ يَّغْفِرَ اللّٰهُ لَكُمْ ۗوَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan (rezeki) di antara Anda berjanji (tidak) bakal memberi (bantuan) kepada kerabat(nya), orang-orang miskin, dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah. Hendaklah mereka mengampuni dan berlapang dada. Apakah Anda tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS An-Nur Ayat 22)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ

(yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang mengampuni (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang melakukan kebaikan. (QS Ali ‘Imrān Ayat 134)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara Anda yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara Anda yang suka menyantap daging saudaranya yang sudah mati? Tentu Anda merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang. (QS Al-Ḥujurāt Ayat 12)

Demkian Imam Al Ghazali berjulukan komplit Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad al-Ghazali menjelaskan gambaran adab Nabi Muhammad SAW adalah adab Alquran.

Rasulullah SAW menerangkan kepada umat manusia bahwa Allah SWT menyukai adab yang mulia dan membenci adab yang tercela.

Allah SWT juga memuji adab Nabi Muhammad SW dengan firman-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ

Sesungguhnya engkau betul-betul beradab pekerti yang agung. (QS Al-Qalam Ayat 4)

Selengkapnya
Memahami Akhlak Nabi Muhammad sebagai Cerminan Alquran
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting