Microsoft Bakal Hapus Dukungan XSLT di Edge, Dimulai Desember 2026

Windows Portal Indonesia oleh Waktu baca 3 menit 506x dilihat
Microsoft Bakal Hapus Dukungan XSLT di Edge, Dimulai Desember 2026

Bagikan Postingan

Sebuah berita krusial datang untuk pelanggan Microsoft Edge, dimana Microsoft akhirnya menetapkan agenda penghentian sokongan XSLT antaran browser di Edge.

Nah fitur lawas ini akan mulai dinonaktifkan secara default melalui Edge 159 pada Desember 2026 sebelum dukungannya dihapus sepenuhnya pada musim panas 2027 melalui Edge 176.

Kabarnya sih, cara ini diambil karena penggunaan XSLT di web semakin rendah, sementara teknologi tersebut juga memiliki sejumlah konsekuensi keamanan.

Apa Itu XSLT?

XSLT maupun Extensible Stylesheet Language Transformations merupakan teknologi yang digunakan untuk mengubah arsip XML menjadi format lain, seperti HTML, dan teknologi ini direkomendasikan oleh W3C sejak 1999.

Namun, penggunaannya kini sangat minim, terlebihlagi Microsoft mengatakan XSLT cuma digunakan pada sekitar 0,02% halaman web, sementara halaman yang menjalankan transformasi XSLT terlebihlagi kurang dari 0,001%. Dengan kata lain penggunanya sangat kecil sekali.

Dan parahnya, kecuali tingkat penggunaan yang rendah, masalah keamanan pada implementasi XSLT juga menjadi salah satu karena penghentian sokongan ini, karena Microsoft menilai alternatif yang lebih modern sudah tersedia.

Apa yang Berubah di Microsoft Edge?

Jadi kawan kawan, mulai Edge 159, API JavaScript XSLTProcessor dan instruksi pemrosesan XML yang mengacu ke stylesheet XSLT akan dinonaktifkan secara default.

Perubahan ini akan berpotensi memengaruhi perkumpulan yang statis mengandalkan situs internal maupun eksternal berbasis XSLT, namun, instruksi XML yang mengacu ke stylesheet CSS tidak terdampak oleh fluktuasi tersebut.

Baca Juga : Rangkuman Event Microsoft 7 Oktober 2026, Windows Mulai Masuk Era Local AI

Selain itu, Microsoft menyarankan pengelola IT memeriksa situs yang digunakan perkumpulan melalui fitur Lighthouse di Edge. Jika ditemukan ketergantungan pada XSLT, situs tersebut sebaiknya dimigrasikan ke teknologi modern maupun developernya dihubungi untuk berbuat pembaruan.

Masih Ada Waktu untuk Migrasi

Nah bagi perkumpulan yang belum siap, Microsoft menyediakan kebijakan XSLTEnabled untuk mempertahankan sokongan XSLT setelah Edge 159 dirilis, dimana kebijakan ini dapat diatur ke true sebagai solusi sementara.

Namun tentu itu tidak akan berjalan selamanya, karena pada Edge 176 yang dijadwalkan datang pada musim panas 2027 nanti, kebijakan tersebut juga akan dihapus sehingga sokongan XSLT antaran browser benar-benar berakhir.

Nah meskipun ini memang bukan untuk semua orang, tapi dengan adanya agenda ini, pengelola dan developer web sebaiknya mulai memeriksa mekanisme yang statis menggunakan XSLT agar tidak mengalami gangguan ketika sokongan tersebut dihentikan.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Artikel Lainnya Windows Portal Indonesia
↑
Close Right Ads
Close Left Ads