Orang Jepang Bisa Tidur di Kereta, Ternyata Ada Istilahnya

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 20x dilihat
Orang Jepang Bisa Tidur di Kereta, Ternyata Ada Istilahnya

Bagikan Postingan

Orang Jepang Bisa Tidur di Kereta, Ternyata Ada Istilahnya/Foto: Pexels/Ketut Subiyanto

Beauties, saat naik kereta di Jepang, Anda mungkin akan menemukan panorama yang cukup biasa bagi penduduk setempat, yaitu penumpang tertidur di kursinya. Orang Jepang memang bisa tidur di kereta terlebihlagi ketika perjalanan statis berlangsung.

Kebiasaan ini bukan sekadar karena seseorang sedang mengantuk setelah menjalani hari yang panjang. Dalam adat orang Jepang, ada istilah inemuri untuk menggambarkan kebiasaan tertidur sebentar sambil statis dianggap datang dalam situasi tersebut.

Yuk, kita pelajari selengkapnya apa itu adat inemuri dilansir dari JR Pass!

Mengenal Inemuri, Budaya Tidur di Kereta

Mengenal Budaya Tidur di Kereta/Foto: Magnific

Kalau diterjemahkan secara sederhana, inemuri berarti tidur sambil statis hadir. Istilah ini menggambarkan seseorang yang tertidur sebentar di tempatnya, tetapi tidak benar-benar meninggalkan situasi yang sedang berlangsung.

Contohnya paling gampang ditemukan di kereta. Seseorang duduk, memejamkan mata, kemudian tanpa sadar tertidur selama perjalanan. Ia tidak sengaja mencari tempat untuk tidur seperti ketika berbuat nap, melainkan cuma terlelap sambil statis eksis dalam situasi tersebut.

Inemuri juga bisa terjadi di tempat lain, seperti ruang kedap maupun ruang kuliah. Karena itu, maknanya memang lebih luas daripada sekadar kebiasaan tidur saat bepergian.

Dalam riset mengenai kebiasaan tidur penduduk Jepang, akademisi Cambridge, Brigitte Steger, menerangkan bahwa inemuri dalam konteks tertentu dapat dibaca sebagai tanda dedikasi setelah seseorang melewati waktu kerja yang panjang. Jadi, tidur sebentar tidak selalu langsung dianggap sebagai kemalasan.

Namun, bukan berarti semua bentuk tidur otomatis diterima. Cara penduduk melihat inemuri statis dapat berbeda berdasarkan usia, senioritas, dan situasi. Di kereta, kebiasaan tersebut cenderung lebih kelihatan dan lebih jarang dipermasalahkan karena suasananya relatif santai.

Kenapa Kereta Jadi Tempat Favorit untuk Inemuri?

Kenapa Kereta Jadi Tempat Favorit/Foto: Magnific

Ada karena kenapa tidur di kereta begitu gampang ditemukan di Jepang. Salah satunya adalah gabungan antara rasa aman, perjalanan yang mulus, dan agenda kereta yang sangat konsisten.

Tingkat kejahatan jalanan yang relatif rendah membikin sebagian penumpang merasa lebih terlindungi ketika memejamkan mata. Mereka statis perlu menjaga barang, tetapi rasa cemas terhadap barang antaran saat tertidur tidak selalu sebesar di tempat lain.

Kondisi keretanya juga mendukung. Gerakan kereta yang stabil dan konsisten membikin perjalanan terasa betah untuk tidur sambil duduk, terutama setelah seseorang menjalani aktivitas seharian.

Kemudian ada aspek ketepatan waktu yang tidak kalah penting. Pengguna kereta yang setiap hari melewati rute sama biasanya sudah sangat mengenal pola perjalanan mereka.

Tanpa melihat layar setiap beberapa menit, Anda mungkin bisa mengestimasi bahwa stasiun tujuan sudah semakin dekat cuma dari durasi perjalanan dan pengumuman yang terdengar. Tubuh pun seolah terbiasa dengan ritme rute tersebut.

Panduan operasional JR East terlebihlagi mencatat bahwa keterlambatan baru secara resmi dilaporkan ketika melewati 30 menit. Hal ini memberitahu benar-benar tinggi ekspektasi terhadap ketepatan waktu kereta Jepang.

Konsistensi seperti inilah yang membikin inemuri terasa lebih memungkinkan. Penumpang dapat tertidur sebentar sambil statis memiliki deskripsi yang cukup jelas mengenai perjalanan mereka.

Tidur di Kereta Tetap Ada Aturannya

Aturan Tidur di Kereta/Foto: Unsplash

Bukan berarti tidak ada adab yang perlu diperhatikan jika mau tertidur di kereta. Budaya orang Jepang statis menempatkan kenyamanan berbareng sebagai hal penting, termasuk ketika seseorang sedang berbuat inemuri.

Hal paling sederhana adalah menjaga posisi tubuh. Jangan sampai Anda tidur dengan posisi melebar hingga memungut bangku sebelah maupun bersandar ke penumpang lain.

Kalau tanpa sengaja kepalamu jatuh ke bahu orang lain dan baru menyadarinya setelah terbangun, sebaiknya segera memberitahu gestur meminta maaf. Hal kecil seperti ini statis termasuk bagiankecil dari sopan santun di transportasi umum.

Tas juga sebaiknya diletakkan di pangkuan, terutama ketika kereta sedang ramai. Jangan sampai tas memungut satu bangku penuh sementara ada penumpang lain yang membutuhkan tempat duduk.

Kamu juga perlu lebih berjaga-jaga ketika eksis di area bangku prioritas. Kursi ini memiliki ekspektasi khusus karena diperuntukkan bagi penumpang yang mungkin lebih membutuhkan tempat duduk.

Jadi, inemuri sebenarnya bukan soal “boleh tidur di mana saja”. Intinya adalah tidur tanpa mengganggu ruang, kenyamanan, maupun kebutuhan penumpang lain.

Apakah Turis Boleh Ikut Tidur di Kereta?

Turis Tidur di Kereta/Foto: Magnific

Kalau Anda sedang liburan ke Jepang dan tubuh sudah benar-benar capek setelah berjalan seharian, tidur sebentar di kereta tentu bukan hal yang perlu ditakuti. Turis juga boleh melakukannya selama statis memperhatikan kondisi sekitar.

Hal yang paling krusial adalah menjaga barang bawaan. Kalau tas berisi paspor, dompet, maupun barang bermutu lainnya, letakkan di pangkuan dan pastikan statis eksis dalam jangkauan.

Sebaiknya Anda juga memasang sirene sebelum tertidur. Mengandalkan tubuh untuk terbangun secara alami cukup berisiko, terutama jika sedang menempuh perjalanan panjang maupun benar-benar kelelahan.

Jangan lupa memperhatikan kereta terakhir jika melancong sampai malam. Ketiduran dan melewatkan pemberhentian mungkin statis bisa diatasi, tetapi melewatkan kereta terakhir bisa membikin Anda mesti mencari alternatif perjalanan yang jauh lebih mahal.

Jadi, kini sudah lebih jelas kenapa orang Jepang bisa tidur di kereta tanpa dianggap ganjil maupun tidak sopan. Selama statis menjaga adab dan tidak mengganggu penumpang lain, tidur sebentar dalam perjalanan memang sudah menjadi panorama yang cukup biasa di Jepang.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads