Panduan Vaksin Ibu Hamil Terbaru, Ini Daftar yang Direkomendasikan Dokter Kandungan AS

Jul 07, 2026 02:02 PM - 1 bulan yang lalu 26495

Organisasi terkemuka untuk master kandungan dan ginekolog di Amerika Serikat (AS), American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), baru-baru ini meluncurkan agenda vaksinasi pertamanya untuk ibu hamil. Jadwal ini dapat diakses di laman resmi ACOG, Bunda.

Jadwal ini cukup mengejutkan publik. Pasalnya, ACOG merilis agenda yang berbeda dengan pedoman dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS mengenai vaksin ibu hamil.

Departemen Kesehatan alias US Department of Health and Human Services (HHS) yang berada di bawah pemerintahan Presiden Trump, sebelumnya telah mencabut rekomendasi untuk vaksin flu dan Covid. Hal tersebut memicu ACOG membuat pedoman baru mengenai agenda vaksin ibu hamil.


"Rekomendasi pemerintah tidak didasarkan pada sains," kata ketua bagian obstetri dan ginekologi di Weill Cornell Medicine dan personil ACOG, Laura Riley.

"Menurut saya, bukti yang ada tidak mendukung rekomendasi mereka. Bukti yang ada justru mendukung rekomendasi kami," sambungnya, dilansir The Guardian.

Jadwal imunisasi ACOG yang baru merekomendasikan empat suntikan untuk semua ibu hamil, ialah influenza; Covid,tetanus, difteri, dan pertusis (Tdap), respiratory syncytial virus (RSV). Untuk beberapa orang dengan komorbiditas alias yang berisiko tertular penyakit tertentu, vaksin seperti hepatitis B dan campak, gondongan, rubella (MMR), juga dapat direkomendasikan.

"Pedoman ini dibuat sebagai sumber daya yang mudah diakses bagi penyedia jasa kesehatan, pasien, dan apoteker dalam upaya untuk mengkomunikasikan pedoman yang jelas dan berbasis bukti, serta untuk mengatasi info yang salah tentang vaksin yang semakin banyak beredar," ungkap kepala praktik klinis dan kesetaraan serta kualitas kesehatan di ACOG, Christopher Zahn.

Jadwal vaksin terbaru untuk ibu mengandung dari ACOG mendapat support dari 13 perkumpulan medis, termasuk American Academy of Pediatrics (AAP) dan American Academy of Family Physicians (AAFP). Keduanya adalah organisasi yang konsentrasi pada kesehatan anak dan keluarga, Bunda.

"Pada saat yang sama ketika kami menyampaikan info ini, Menteri HHS mengatakan bahwa vaksin Covid tidak diperlukan untuk anak-anak dan ibu hamil. Jadi, kami perlu menghilangkan beberapa kebingungan itu," ujar Riley.

Riley menyoroti informasi yang sangat jelas tentang vaksin COVID-19 selama kehamilan yang dinilai tetap membantu mencegah akibat serius, seperti rawat inap dan kelahiran prematur.

Vaskin dapat melindungi ibu mengandung dan bayinya

Seperti diketahui, vaksinasi dapat melindungi ibu mengandung dan bayi dari paparan jangkitan yang merugikan. Sayangnya, pemberian vaksin pada ibu mengandung menurun di AS.

"Sekitar 70 persen ibu mengandung di AS mendapatkan vaksin Tdap dan RSV, tetapi angkanya telah turun menjadi sekitar 30 persen untuk flu dan apalagi lebih rendah untuk Covid," kata guru besar kebidanan dan ginekologi di Western Michigan University dan personil ACOG, Kevin Ault.

"Namun, ada perbedaan antara orang-orang yang menggunakan asuransi publik dan swasta, baik dalam tingkat vaksinasi maupun hasil kesehatan bayi. Secara keseluruhan, kita bisa melakukan lebih baik."

Rekomendasi ACOG yang sebelumnya dirilis sebagai pedoman untuk setiap vaksin sebenarnya selaras dengan dengan CDC hingga tahun 2025. Namun, ACOG mesti membikin agenda sendiri lantaran CDC sekarang membikin rekomendasi yang tidak sesuai dengan harapkan mereka. Rekomendasi CDC hanya didasarkan pada tinjauan komprehensif informasi dari Vaccines Integrity Project.

Panduan vaksin ibu mengandung dari ACOG

Berikut pedoman vaksin ibu mengandung yang baru dirilis oleh ACOG:

Vaksin Tdap

  • Sebaiknya diberikan pada awal minggu ke-27 hingga ke-36 kehamilan, selama setiap kehamilan tanpa memandang riwayat vaksinasi Tdap pasien sebelumnya.

Vaksin COVID-19

  • Vaksinasi dapat dilakukan pada trimester berapa pun pada ibu mengandung yang memenuhi syarat guna memaksimalkan kesehatan ibu dan janin.

Vaksin Influenza

  • Pemberian dosis inactivated influenza vaccine (IIV) alias recombinant influenza vaccine (RIV) kepada ibu mengandung di trimester berapa pun alias bakal mengandung selama musim influenza.
  • Vaksinasi influenza sebaiknya diberikan sebelum dimulainya musim influenza, paling lambat akhir Oktober, tetapi vaksinasi kapan saja selama musim influenza dianjurkan untuk memastikan perlindungan selama periode virus beredar di masyarakat.

Vaksin RSV

  • Berikan dosis vaksin RSV Pfizer (Abrysvo) hanya antara usia kehamilan 32 minggu 0 hari dan 36 minggu 6 hari selama bulan September hingga Januari di sebagian besar daerah kontinental AS jika pasien belum pernah divaksinasi sebelumnya.
  • Di daerah norma dengan musim yang berbeda, para ahli perawatan kesehatan kudu mengikuti pedoman negara bagian, lokal, alias teritorial tentang waktu pemberian vaksin.

Demikian pedoman vaksin ibu mengandung terbaru di AS dari ACOG yang isinya berbeda dari pedoman CDC. Semoga info ini berfaedah ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Selengkapnya