Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan diabetes. Berdasarkan International Diabetes Federation (IDF) Atlas 2025, sekitar 90% penyandang glukosuria di Indonesia merupakan penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2), penyakit metabolik yang erat kaitannya dengan pola hidup dan pola makan sehari-hari.
Di sisi lain, pengelolaan glukosuria di Indonesia tetap menghadapi beragam tantangan, mulai dari jasa yang terfragmentasi, minimnya pendampingan nutrisi berkelanjutan, hingga rendahnya keberhasilan pengelolaan jangka panjang.
Metode 3R dalam Penanganan Diabetes Secara Holistik
Penanganan glukosuria kudu dilakukan menyeluruh alias holistik, mulai pendekatan medis, nutrisi, hingga support untuk pasien. Berangkat dari kondisi tersebut, dr. Kelvin Candiago, M.M., MARS., DABRM mengembangkan ekosistem penanganan glukosuria terintegrasi melalui mGanik yang menggabungkan medikasi, nutrisi, dan monitoring.
Seluruh jasa tersebut terintegrasi dalam Metode 3 Pilar yang dikenal denganpendekatan 3R:
- Rescue: tahap awal diagnosa pasien lampau diberikan intervensi medis yang terukur melalui mGanik Care
- Reverse: tahap memperbaiki metabolik dan sensitivitas insulinnya dengan pedoman nutrisi berbasis alami melalui mGanik Nutrition
- Remission: tahap dimana hasil dan style hidup yang terbentuk itu dipertahankan dan dijalankan seterusnya oleh pasien
"Dengan ekosistem yang terintegrasi, dari segi medikasi, nutrisi, hingga monitoring, kami percaya bahwa remisi glukosuria bukan sesuatu yang mustahil." ujar dr. Kelvin Candiago dalam bincang-bincangnya di Program BRAND TALKS.
Dalam Diabetes, Food is Medicine
Tantangan tatalaksana glukosuria adalah pola diet rendah gula, alias membatasi gula. Dengan kata lain, diet adalah pilar yang krusial untuk dipatuhi pasien diabetes. Menurut dr. Kelvin, melalui mGanik Nutrition, makanan adalah obat alias food as medicine.
Pedekatan food is medicine ini menjadi awal dibentuknya mGanik pada 2020 melalui mGanik Nutrition. Hingga kuartal pertama 2026, mGanik Nutrition telah menjangkau lebih dari 1 juta konsumen di Indonesia dengan sekitar 5.000 pengguna aktif setiap bulannya.
Seiring meningkatnya kebutuhan bakal pendampingan medis yang lebih komprehensif, mGanik kemudian menghadirkan mGanik Care pada 2023 sebagai klinik spesialistik glukosuria yang berfokus pada perbaikan kondisi metabolik dan pencapaian remisi diabetes. Berawal dari jasa homecare, mGanik Care sekarang beraksi di Green Lake dan Bintaro serta terus melakukan ekspansi sepanjang 2026.
Hingga kuartal pertama 2026, lebih dari 1.500 penyandang glukosuria telah mendapatkan pendampingan melalui mGanik Care. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15–20 pasien per bulan sukses mencapai tahap Reverse dan sekitar 7–10% memenuhi kriteria klinis remisi diabetes.
Sebagai bagian dari pendampingan jangka panjang, mGanik juga membangun Komunitas Revolusi Diabetes yang sekarang mempunyai nyaris 2.000 personil aktif. Komunitas ini menjadi ruang berbagi, edukasi, dan support bagi sesama penyandang glukosuria dalam menjalani perubahan style hidup secara berkelanjutan.
Inovasi mGanik ini mendapatkan pengakuan dariTop Innovation Choice Award 2026 yang diselenggarakan oleh INFOBRAND.ID. Menurut dr. Kelvin Candiago, penghargaan ini menjadi pengesahan atas pendekatan yang selama ini dikembangkan mGanik dalam membantu penyandang glukosuria mendapatkan pendampingan yang lebih menyeluruh.
"Apa yang kami lakukan sudah di jalan yang tepat. Ke depan, kami bakal terus memperkuat ekosistem 3R: mengembangkan produk mGanik Nutrition dengan formulasi-formulasi terbaru, memperluas bagian mGanik Care agar semakin dekat dengan masyarakat, dan menumbuhkan organisasi agar teman-teman penderita glukosuria merasa tidak sendirian dalam perjuangan ini." tutup dr. Kelvin Candiago.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·