Jakarta -
Pasangan suami istri berjulukan Mina dan Yusuf baru-baru ini viral di media sosial. Pasangan asal Dusun Sumur Kramat, Sumenep, Madura ini dikaruniai sepasang anak kembar setelah 22 tahun menanti momongan.
Kisah Mina dan Yusuf ini dibagikan oleh master ahli obstestri dan ginekologi, dr. Benediktus Arifin, MPH. Sp.OG (K). HaiBunda telah diizinkan untuk mengutip kisahnya. Dalam unggahan di akun IG miliknya, master yang berkawan disapa Benny ini menceritakan perjuangan Mina dan Yusuf sejak awal program mengandung hingga dikaruniai sepasang anak kembar.
Peluang mengandung sangat kecil
Sebelum hamil, Mina menjalani pemeriksaan di mana hasil AMH (Anti-Mullerian Hormone) yang rendah. Tes AMH dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang persediaan ovarium alias sel telur perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil AMH yang rendah dapat berfaedah persediaan sel telur rendah. Perempuan dengan kadar AMH yang rendah mempunyai kesempatan mengandung yang kecil, Bunda.
Pada tes AMH yang dijalani Mina, hasil yang didapatkan adalah AMH 0,1. Menurut Benny, kesempatan mengandung yang dimiliki Mina sangat kecil.
Namun, keajaiban itu muncul saat Mina dan suaminya Yusuf memutuskan untuk menjalani program bayi tabung. Mina sukses mendapatkan kehamilan kembar dan melahirkan kedua anaknya pada Kamis, 2 Juli 2026.
"Hari ini, 2 Juli 2026, menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam hidup saya. Sambil berlinang air mata saya melahirkan sepasang bayi kembar ini. Saya menjadi saksi lahirnya dua bayi kembar, laki-laki dan perempuan, setelah 22 tahun penantian orang tuanya, Mina & Yusuf," tulis Benny, dikutip dari IG @drbennyarifin.
"Mereka datang jauh dari Dusun Sumur Kramat, Sumenep, Madura. Perjalanan mereka bukanlah perjalanan yang mudah. Ada angan yang panjang, air mata yang tidak sedikit, dan perjuangan yang hanya mereka dan Tuhan yang betul-betul tahu. Dengan kondisi AMH 0,1, angan itu pernah terasa sangat kecil. Namun hari ini, Yang Maha Kuasa menunjukkan bahwa tidak ada angan dan upaya yang sia-sia," sambungnya. Tim HaiBunda telah mendapatkan izin untuk mengutip konten ini.
Dokter Benny ikut menjadi saksi perjuangan Mina dan Yusuf untuk mendapatkan momongan. Saat sepasang anak kembar pasangan ini lahir, master Benny ikut merasakan kebahagiaan.
"Saat tangis pertama kedua bayi terdengar di ruang operasi, hati saya ikut bergetar. Saya memandang sendiri gimana penantian panjang itu berubah menjadi tangis syukur," katanya.
"Selamat datang, anak-anak hebat. Kalian lahir dari cinta, kesabaran, dan angan yang sangat panjang."
Dokter Benny sengaja membagikan kisah ini di media sosial. Ia mau kisah Mina dan Yusuf bisa membangkitkan angan bagi pasangan yang telah lama menantikan kehadiran anak.
"Berbagi kisah ini BUKAN untuk pujian/pameran, tapi semata untuk membangkitkan harapan, membujuk kita untuk bertekun, berdoa, berusaha. Tidak kudu dengan saya, dengan semua pun bisa. Tuhan bekerja pada & melalui siapa saja, tetaplah #SPREADKINDESS #NEVERLOSEHOPE," ungkapnya.
Banyak netizen ikut terharu dengan kisah Mina dan Yusuf
Unggahan master Benny ini banyak menuai komentar positif dari netizen. Beberapa di antaranya mengaku ikut terharu dan senang dengan kisah Mina dan Yusuf yang berhujung manis.
"Rencana allah pasti lebih bagus mashallah. Selamat buat kedua ortu penantian yang enggak terjadi lagi, Dr benny hebat," tulis akun @be***.
"Ikut senang unt kelahiran bayi kembarnya, Tuhan memulihkan kondisi ibu baby dan memberikan pertumbuhan yg sempurna untuk baby2nya. Terima kasih unt pelayanan dan kerja keras master Benny, dan semua master di seluruh dunia. Tuhan membantu, dan terus memakai master unt menjadi saluran berkah bagi pasien semua," ujar @en***.
"Ya maaf dok ga kebayang gmn emosi orgtuanyaa, Penantian 22 tahun, saya yg penantian 9 tahun ajaaa terasa sangat lamaa sekali, waktu Tuhan pasti yg terbaik dengan perpanjangan tangan Tuhan ialah dok Benny," ungkap akun @yo***.
Dokter Benny sering membagikan kisah pasiennya yang berjuang mendapatkan momongan. Menurut Benny, selama menjalani tahapan program bayi tabung, pasangan suami istri perlu mengikuti protokol dengan baik. Benny percaya bahwa perjuangan yang tak pantang menyerah pasti tidak bakal mengingkari hasil.
"Jangan putus asa, rencana Yang Maha Kuasa bakal bagus pada waktunya," ujarnya saat dihubungi HaiBunda beberapa waktu lalu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·