Pengobatan Radang Sendi: Ini Jenis-Jenisnya!

Jul 15, 2026 09:00 AM - 4 minggu yang lalu 16800

Artikel ini bakal menjelaskan jenis pengobatan radang sendi secara lengkap, mulai dari cara-cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah hingga tindakan medis yang lebih serius.

Radang sendi (arthritis) adalah salah satu keluhan yang paling sering membikin orang datang ke dokter, baik pada usia lanjut maupun usia yang tetap tergolong muda.

Kondisi ini membikin sendi terasa nyeri, bengkak, kaku, dan susah digerakkan seperti biasanya, sehingga lama-kelamaan dapat mengganggu mobilitas tubuh secara keseluruhan.

Karena penyebabnya bisa berbeda-beda, pengobatan radang sendi juga tidak bisa disamakan untuk semua orang.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri dengkul dan sendi dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi radang dengkul dan radang sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Apa Itu Radang Sendi

Arthritis bukan hanya satu jenis penyakit, melainkan julukan umum untuk banyak sekali kondisi yang membikin sendi meradang.

Empat jenis yang paling sering ditemukan adalah:

  • Osteoarthritis
  • Rheumatoid Arthritis
  • Gout Arthritis
  • Septic Arthritis alias radang sendi akibat infeksi
  • Psoriatic arthritis yang berangkaian dengan penyakit kulit psoriasis.

Osteoarthritis terjadi lantaran tulang rawan alias kartilago yang berfaedah seperti alas di ujung tulang mengalami penipisan sedikit demi sedikit seiring bertambahnya usia.

Kondisi kerusakan tulang rawan ini lambat laun memicu munculnya osteofit alias taji tulang mini di sekitar sendi.

Karena prosesnya bertahap, kondisi ini sering disebut sebagai corak degenerasi sendi, dan itulah sebabnya pengobatan radang sendi degeneratif biasanya lebih menekankan pada pencegahan agar kerusakan tidak semakin meluas.

Sedangan, rheumatoid arthritis terjadi lantaran sistem kekebalan tubuh yang semestinya melindungi tubuh justru salah menyerang sinovium, ialah lapisan pembungkus sendi, sehingga menimbulkan inflamasi sendi yang bisa merusak sendi jika tidak segera ditangani.

Sementara itu, gout arthritis muncul lantaran penumpukan kristal masam urat di dalam sendi, yang biasanya menimbulkan nyeri dahsyat secara tiba-tiba.

Ada pula radang sendi akibat infeksi, ialah ketika kuman alias virus masuk ke cairan sendi dan menyebabkan peradangan yang butuh penanganan cepat.

Beberapa keluhan yang paling umum dirasakan penderita antara lain nyeri lutut, nyeri di tangan alias kaki, sendi terasa kaku terutama saat bangun tidur, pembengkakan sendi yang terlihat jelas, dan area sekitar sendi terasa hangat.

Kekakuan sendi dan pembengkakan yang muncul berbarengan sebaiknya tidak dianggap sepele, terutama jika kekakuan pagi hari berjalan lebih dari 30 menit.

Bagaimana Pengobatan Radang Sendi Ditentukan

Banyak orang bertanya gimana pengobatan radang sendi dilakukan. Jawabannya, semua berjuntai pada jenis dan tingkat keparahan yang dialami masing-masing pasien.

Karena itu, pengobatan radang sendi sesuai penyebab menjadi prinsip yang selalu dipegang dokter.

Osteoarthritis

Sebagai contoh, pengobatan osteoarthritis lebih menitikberatkan pada melindungi tulang rawan yang tersisa dan memperkuat otot di sekitar sendi.

Rheumatoid Arthritis

Pengobatan rheumatoid arthritis lebih berfokus mengendalikan sistem kekebalan tubuh agar tidak terus-menerus merusak sendi.

Gout Arthritis

Pengobatan gout arthritis diarahkan untuk menurunkan kadar masam urat sekaligus meredakan peradangan akibat kristal yang sudah terbentuk.

Arthritis akibat Infeksi

Sedangkan pengobatan arthritis akibat jangkitan memerlukan obat antibiotik alias antivirus secepatnya agar sendi tidak mengalami kerusakan permanen.

Selain jenis penyebabnya, master juga bakal memandang apakah kondisi ini termasuk pengobatan radang sendi kronis alias pengobatan radang sendi akut.

  • Kondisi kronis seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis biasanya memerlukan penanganan yang panjang dan terus-menerus.
  • Kondisi akut seperti serangan gout mendadak alias jangkitan sendi memerlukan penanganan sigap agar indikasi tidak semakin parah.

Pilihan Pengobatan Radang Sendi Tanpa Operasi

Kabar baiknya, sebagian besar pasien bisa merasakan perbaikan lewat pengobatan radang sendi tanpa operasi terlebih dahulu.

Sebab beragam terapi konservatif seperti perubahan style hidup, obat-obatan, dan fisioterapi terbukti cukup efektif meredakan gejala, sebelum akhirnya master mempertimbangkan tindakan bedah.

1. Mengubah Gaya Hidup dan Rutin Berolahraga

Menjaga berat badan tetap ideal adalah langkah paling dasar yang bisa dilakukan siapa saja, lantaran berat badan ideal membantu mengurangi beban berlebih pada sendi.

Sebab, berat badan berlebih membikin sendi penopang tubuh seperti dengkul dan pinggul bekerja lebih keras dari seharusnya.

Olahraga untuk radang sendi yang dianjurkan adalah jenis olahraga low impact, seperti berenang, bersepeda santai, alias jalan kaki, lantaran gerakannya lembut namun tetap membantu memperkuat otot di sekitar sendi.

Fisioterapi untuk radang sendi juga sangat membantu proses pemulihan sebagai bagian dari rehabilitasi medis secara menyeluruh.

Fisioterapis biasanya bakal merancang latihan sendi dan program kegiatan bentuk yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, sehingga kegunaan sendi dan keahlian bergerak bisa berangsur membaik.

2. Obat-Obatan

Jenis obat radang sendi yang diberikan tentu disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan kondisi.

Parasetamol

Obat anti nyeri sendi seperti parasetamol biasanya digunakan untuk meredakan nyeri ringan, meski obat ini sebenarnya tidak bekerja langsung pada peradangannya.

NSAID

Ada juga obat antiinflamasi non steroid alias yang biasa disebut NSAID, seperti ibuprofen dan diklofenak, yang bisa meredakan nyeri sekaligus mengurangi bengkak pada sendi.

Hanya saja, pemakaian jangka panjang obat ini perlu diawasi master lantaran bisa berakibat pada lambung dan ginjal.

Kortikosteroid

Selanjutnya ada kortikosteroid, ialah obat antiradang yang cukup kuat dan bisa diminum alias disuntikkan langsung ke sendi, biasanya digunakan untuk pengobatan radang sendi akut yang terasa berat.

DMARD

Khusus untuk rheumatoid arthritis, master umumnya meresepkan DMARD alias golongan biologics yang bekerja menenangkan sistem imun sehingga penyakit tidak berkembang lebih jauh dan sendi terhindar dari kerusakan permanen.

Kolkisin

Sementara untuk gout arthritis, kolkisin menjadi obat yang cukup efektif untuk meredakan peradangan akibat penumpukan kristal masam urat.

3. Terapi Injeksi ke Sendi

Terapi injeksi radang sendi sekarang menjadi salah satu terapi radang sendi terbaru yang mulai banyak dipilih lantaran tindakannya minim sayatan.

Injeksi Viskosuplemen

Injeksi ini dilakukan dengan menyuntikkan cairan masam hialuronat ke dalam sendi, yang berfaedah seperti pelumas dan alas tambahan pengganti cairan sinovial yang berkurang.

Cara ini sangat membantu terutama pada pengobatan radang sendi dengkul yang cairan sendinya sudah berkurang.

Platelet Rich Plasma (PRP)

Ada pula PRP untuk radang sendi, ialah terapi regeneratif yang memanfaatkan plasma darah milik pasien sendiri yang kaya bakal trombosit.

Kemudian disuntikkan kembali ke sendi yang meradang untuk membantu memperbaiki jaringan dan merangsang tumbuhnya tulang rawan baru.

Terapi Stem Cell dan Secretome

Sementara itu, terapi stem cell dan secretome menggunakan sel punca alias unsur aktif turunannya untuk mendorong perbaikan jaringan sendi yang sudah rusak, sekaligus membantu meredakan peradangan.

Secara umum, beragam injeksi sendi ini menjadi pengganti yang menjanjikan sebelum mempertimbangkan operasi.

4. Radiofrekuensi Ablasi

Selain obat dan suntikan, ada juga teknologi Radiofrekuensi Ablasi yang digunakan untuk meredakan nyeri sendi, baik yang sudah berjalan lama maupun yang baru muncul.

Pengobatan Radang Sendi Secara Medis Lanjutan

Jika cara-cara di atas belum memberikan hasil yang memuaskan, pengobatan radang sendi secara medis bisa dilanjutkan ke tindakan medis yang lebih serius:

  • Richard Wolf adalah salah satu prosedur dengan sayatan mini yang digunakan untuk memperbaiki alias membersihkan bagian dalam sendi yang bermasalah.
  • Operasi penggantian sendi, ialah mengangkat sendi yang sudah rusak parah dan menggantinya dengan sendi buatan.

Dua tindakan ini biasanya menjadi solusi untuk pengobatan radang sendi lutut, pinggul, alias bahu yang sudah pada tahap lanjut.

Selain itu, ada prosedur penggabungan sendi yang umumnya dilakukan pada sendi-sendi mini seperti jari alias pergelangan tangan untuk menghilangkan rasa sakit secara permanen.

Pertanyaan apakah radang sendi kudu operasi memang sering muncul di akal pasien. Jawabannya, operasi bukanlah pilihan pertama dan biasanya baru dipertimbangkan jika cara-cara yang lebih sederhana sudah tidak lagi membantu, alias ketika kerusakan sendi sudah cukup parah.

Pengobatan Sesuai Letak Sendi yang Bermasalah

Setiap sendi di tubuh mempunyai anatomi dan kegunaan yang berbeda, sehingga langkah penanganannya pun disesuaikan.

Pengobatan radang sendi dengkul biasanya menggabungkan:

  • Injeksi Viskosuplemen
  • Terapi PRP
  • Terapi Stem Cell
  • Terapi Secretome
  • Radiofrekuensi Ablasi
  • Prosedur Richard Wolf
  • Fisioterapi

Terkadang disertai penggunaan brace dengkul untuk menopang sendi saat beraktivitas, lantaran dengkul adalah sendi yang menahan beban tubuh paling besar.

Pengobatan radang sendi tangan lebih banyak menggunakan brace alias belat serta obat oles agar aktivitas tangan yang lembut tetap terjaga.

Pengobatan radang sendi kaki mempertimbangkan langkah melangkah dan gimana beban tubuh terdistribusi.

Sementara pengobatan radang sendi bahu, pengobatan radang sendi pinggul, dan pengobatan radang sendi panggul disesuaikan dengan luas aktivitas serta peran masing-masing sendi tersebut dalam kegiatan sehari-hari.

Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter

Mengetahui kapan kudu ke master sangat krusial agar penanganan tidak terlambat.

Sebagai pertolongan awal sebelum sempat diperiksa, prinsip PRICE (Protection, Rest, Ice, Compression, Elevation) bisa membantu meredakan nyeri sementara.

Namun, sebaiknya segera periksakan diri jika nyeri sendi tidak kunjung membaik meski sudah beristirahat, sendi tampak bengkak disertai kemerahan alias terasa hangat, sendi terasa sangat kaku di pagi hari, alias kegiatan sehari-hari menjadi susah dilakukan lantaran nyeri.

Untuk memastikan pemeriksaan arthritis, master biasanya melakukan pemeriksaan bentuk terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan radiologi untuk memandang kondisi tulang rawan, ligamen, dan meniskus di dalam sendi seperti:

  • Foto X-ray
  • MRI
  • CT Scan
  • Ultrasonografi (USG) muskuloskeletal yang  tergolong kondusif dan tidak memerlukan persiapan khusus.

Selain itu, tes darah seperti CRP, ESR, Rheumatoid Factor, dan Anti CCP juga membantu master membedakan jenis arthritis yang sedang dialami, terutama untuk mengetahui apakah peradangan tersebut disebabkan oleh gangguan autoimun alias bukan.

Kesimpulan tentang Pengobatan Radang Sendi

Radang sendi mempunyai banyak jenis dengan langkah penanganan yang berbeda-beda, mulai dari perubahan style hidup sehari-hari, obat-obatan, terapi suntik yang berkarakter regeneratif, hingga tindakan operasi pada kasus-kasus tertentu.

Memahami beragam pilihan pengobatan radang sendi yang ada bisa membantu menentukan langkah penanganan yang paling sesuai dengan kondisi yang dialami.

Jika nyeri lutut, sendi kaku, alias keluhan arthritis lainnya mulai mengganggu aktivitas, sebaiknya jangan menunda untuk berkonsultasi dengan master ahli berilmu di Klinik Patella agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri dengkul dan sendi dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi radang dengkul dan radang sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Klinik Patella: Klinik Spesialis Nyeri Lutut dan Sendi Terbaik

“Deteksi awal nyeri dengkul adalah langkah terpenting untuk mencegah kerusakan permanen lutut, dan memastikan penyebab nyeri hilang,” ujar salah satu master ahli Klinik Patella, dr. Windi Martika, Sp.OT.

Bagi yang sedang mencari rekomendasi master nyeri dengkul terbaik di Jakarta, Klinik Patella datang sebagai klinik nyeri dengkul dan sendi terbaik dengan jasa yang komplit dalam satu atap.

Klinik Patella mempunyai tindakan modern untuk nyeri dengkul ialah Arthroscopy Richard Wolf sebagai solusi minimal invasif.

Prosedur ini menggunakan kamera serat optik mini (arthroscope) yang dimasukkan melalui sayatan kecil, sehingga master dapat memandang langsung kondisi di dalam sendi dengkul sekaligus menanganinya tanpa perlu sayatan besar.

Tindakan Arthroscopy Richard Wolf ini umumnya berjalan sekitar satu jam dan dilakukan secara rawat jalan, artinya pasien bisa pulang di hari yang sama dan menjalani pemulihan dengan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) di rumah.

Sebagai Arthroscopy Richard Wolf, Klinik Patella juga menyediakan beragam pilihan pengobatan lainnya seperti:

  • Fisioterapi
  • Hidroterapi
  • Injeksi Viskosuplemen
  • Injeksi PRP (Platelet Rich Plasma)
  • Terapi Secretome
  • Terapi Stem Cell
  • Radiofrekuensi Ablasi
  • Total Knee Replacement

Tim master Klinik Patella adalah:

  • dr. Nelfidayani, Sp.KFR, M.S.(K), FIPM (USG)
  • dr. Windi Martika, Sp.OT
  • dr. Sri Wahyuni, Sp.KFR
  • dr. Rifalisanto, Sp.KFR, FIPM (USG)
  • Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn,TI.Subs.An.Reg.
  • dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS

Yang membikin Klinik Patella berbeda adalah pendekatan tim yang melibatkan Dokter Spesialis Ortopedi, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dan Dokter Spesialis Anestesiologi yang bekerja bersama-sama.

Jadi, pasien mendapatkan penanganan yang menyeluruh, bukan hanya dari satu perspektif pandang.

Ini sangat penting, terutama bagi pasien lansia alias mereka yang mempunyai kondisi kesehatan lain yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan jenis pengobatan.

FAQ Seputar Pengobatan Radang Sendi

Apakah radang sendi bisa sembuh?

Sampai saat ini, sebagian besar jenis arthritis, terutama osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, memang belum bisa disembuhkan sepenuhnya.

Meski begitu, dengan penanganan yang tepat, gejalanya dapat dikendalikan sehingga penderita tetap bisa menjalani kegiatan sehari-hari dengan nyaman.

Berapa lama pengobatan radang sendi berlangsung?

Pengobatan arthritis umumnya memerlukan waktu yang panjang dan berkelanjutan, terutama pada pengobatan radang sendi kronis yang perlu dipantau secara rutin agar peradangan tetap terkendali.

Apa obat radang sendi yang efektif?

Tidak ada satu obat yang cocok untuk semua orang, lantaran semuanya berjuntai pada jenis arthritis yang dialami. NSAID dan kortikosteroid umumnya digunakan untuk meredakan peradangan secara umum.

Sementara DMARD lebih dikhususkan untuk rheumatoid arthritis, dan kolkisin untuk gout arthritis.

Bagaimana mencegah radang sendi bertambah parah?

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain menjaga berat badan tetap ideal, rutin berolahraga dengan aktivitas low impact, disiplin minum obat sesuai rekomendasi dokter, dan konsisten menjalani fisioterapi alias rehabilitasi jika diperlukan.

Mengenali indikasi sejak awal juga sangat membantu menjaga kualitas hidup penderita arthritis dalam jangka panjang.

Selengkapnya