Penjelasan Syekh Nawawi Al-bantani Soal Nikah Dan Rezeki  

Jan 20, 2026 08:05 PM - 3 bulan yang lalu 115777

Kincai Media , JAKARTA -- Di era sekarang, tidak sedikit anak muda yang merasa takut untuk menikah. Fenomena ini apalagi dikenal dengan istilah gamophobia, ialah rasa takut membangun rumah tangga lantaran memandang banyaknya kisah rumah tangga yang gagal.

Namun, ustadz besar Nusantara, Syekh Nawawi al-Bantani, justru menegaskan bahwa menikah adalah sumber berkah dan jalan datangnya rezeki.

Pesan ini tertuang dalam karya monumentalnya, Tanqih al-Qaul al-Hatsits fi Syarhi Lubab al-Hadits, yang sekarang diterbitkan kembali oleh Wali Pustaka dengan terjemahan Fuad Syaifuddin Nur.

Dalam Bab 25 kitab tersebut, Syekh Nawawi mengutip sabda Nabi Muhammad SAW:

"Nikah itu berkah dan anak merupakan rahmat. Karena itu, muliakan anak-anak kalian, lantaran sesungguhnya memuliakan anak adalah corak ibadah.”

Bagi Syekh Nawawi, menikah bukan hanya soal pasangan, tetapi juga sarana menjaga diri dari dosa. Ia mengutip sabda riwayat Ibnu Majah dari Anas bin Malik: 

“Siapa yang mau berjumpa Allah swt dalam keadaan suci dan disucikan, maka hendaklah menikahi wanita-wanita merdeka” (HR Ibnu Majah dari Anas bin Malik).

Lebih dari itu, menikah apalagi diyakini sebagai pintu datangnya rezeki. Nabi SAW bersabda:

اِلْتَمِسُوا الرِّزْقَ بِالنِّكَاحِ

 “Carilah kaya (rezeki) dengan menikah.” (HR Dalimi dari Ibnu Abbas). Dalam riwayat lain disebutkan: “Kawinlah kalian, lantaran wanita mendatangkan kekayaan benda.”

 Yang menarik, nafkah seorang suami kepada istrinya pun berbobot sedekah. Hal ini sesuai dengan sabda shahih yang diungkapkan Syekh Nawawi, di mana Rasulullah SAW bersabda: 

وَمَا أَطْعَمْتَ زَوْجَتَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ

Artinya: “Apa saja yang Anda jadikan makanan untuk istrimu, maka itu bakal menjadi infak bagimu.” (HR Ahmad dan Thabrani).

Dengan begitu, menikah bukanlah beban seperti yang dikhawatirkan sebagian orang, melainkan jalan untuk meraih keberkahan hidup.

Selengkapnya