Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk: Cek Penyebabnya Di Sini!

May 05, 2026 10:53 AM - 3 bulan yang lalu 90140

Ringkasan: Pergelangan kaki sakit saat ditekuk adalah keluhan yang sangat sering terjadi. Rasa nyeri ini bisa muncul ketika kaki digerakkan ke atas, ke bawah, alias saat sekadar melangkah.

Kondisi ini tentu sangat mengganggu, apalagi jika muncul tiba-tiba saat berjalan, berolahraga, alias apalagi saat bangun dari tempat duduk.

Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari cedera ringan hingga kondisi medis yang sudah berjalan lama.

Oleh lantaran itu, krusial untuk memahami kondisi ini agar bisa ditangani dengan langkah yang tepat.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri dengkul dan sendi dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Apa Saja Penyebab Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk?

Ada beberapa kondisi yang menjadi penyebab pergelangan kaki sakit saat digerakkan. Masing-masing punya tanda dan langkah penanganan yang berbeda.

1. Keseleo (Ankle Sprain)

Ini adalah penyebab paling umum. Ankle sprain (keseleo) terjadi ketika kaki tiba-tiba terpelintir ke arah yang tidak wajar, misalnya menginjak tanah yang tidak rata alias mendarat salah setelah melompat.

Inilah yang disebut sistem cedera pergelangan kaki.

Akibatnya, ligamen robek sebagian alias seluruhnya. Tanda-tanda keseleo yang umum meliputi bengkak pada pergelangan kaki, kaku pada sendi kaki, memar, dan tentu saja rasa nyeri saat bergerak.

Pergelangan kaki nyeri saat menekuk setelah cedera seperti ini biasanya langsung terasa sejak kejadian, dan makin nyeri ketika kaki dicoba digerakkan.

2. Radang Tendon (Tendonitis)

Tendonitis adalah peradangan pada tendon akibat penggunaan yang berlebihan alias aktivitas yang terus-menerus diulang.

Bentuk yang paling sering dijumpai adalah tendonitis Achilles, ialah radang pada tendon di bagian belakang tumit.

Gejalanya antara lain pergelangan kaki terasa kaku saat baru bangun tidur, nyeri saat menapak, serta pergelangan kaki sakit saat ditekuk ke atas maupun ke bawah.

Kondisi ini tergolong nyeri muskuloskeletal yang sering dialami oleh pelari, atlet, alias siapa saja yang tiba-tiba meningkatkan intensitas kegiatan fisiknya.

Pergelangan kaki sakit saat olahraga yang muncul berulang kali tanpa cedera jelas bisa menjadi tanda awal tendonitis yang perlu segera ditangani.

3. Radang Sendi (Arthritis) dan Bursitis

Tidak semua nyeri pergelangan kaki disebabkan oleh cedera fisik. Pergelangan kaki sakit tanpa cedera yang berkembang perlahan bisa jadi disebabkan oleh arthritis alias bursitis.

Arthritis adalah kondisi di mana lapisan pelindung tulang rawan di dalam sendi aus alias rusak, sehingga terjadi peradangan sendi (inflamasi) yang menimbulkan peradangan sendi kaki secara kronis.

Akibatnya, range of motion terbatas, artinya pergelangan kaki tidak bisa digerakkan seluas biasanya.

Bursitis adalah peradangan pada kantong cairan mini yang berfaedah sebagai alas di sekitar sendi.

Kedua kondisi ini sama-sama mengurangi mobilitas vs elastisitas sendi secara berjenjang dan umumnya makin parah jika dibiarkan.

4. Kerusakan Jaringan Lunak dan Sendi Tidak Stabil

Cedera jaringan lunak seperti robekan ringan pada otot alias ligamen di sekitar sendi bisa menyebabkan instabilitas ankle, kondisi di mana pergelangan kaki terasa “tidak mantap” saat berdiri alias berjalan.

Inilah salah satu jawaban dari pertanyaan kenapa pergelangan kaki sakit saat berjalan, lantaran tubuh berupaya mengompensasi ketidakstabilan tersebut dengan langkah yang justru membebani bagian lain dari sendi.

Bagaimana Pergelangan Kaki Bekerja?

Sebelum membahas penyebab nyeri, ada baiknya memahami dulu gimana pergelangan kaki bekerja. Dalam bumi medis, ini dikenal sebagai anatomi pergelangan kaki.

Pergelangan kaki terdiri dari beberapa tulang yang saling berjumpa dan membentuk sebuah sendi berjulukan sendi talocrural.

Sendi inilah yang mengatur mobilitas kaki ke atas dan ke bawah saat berjalan. Supaya sendi ini tidak goyah, ada jaringan pengikat yang disebut ligamen.

Salah satu yang paling krusial adalah ligamen talofibular anterior (ATFL), yang menjaga stabilitas ligamen agar kaki tidak mudah terkilir.

Di bagian belakang tumit, ada tendon Achilles, jaringan kuat yang menghubungkan otot betis ke tulang tumit. Tendon ini bekerja keras setiap kali kaki mendorong tanah saat melangkah alias berlari.

Fungsi sendi ankle dalam pergerakan ada dua aktivitas utama:

  • Dorsifleksi: kaki ditekuk ke atas (seperti saat menarik ujung kaki ke arah lutut)
  • Plantarfleksi: kaki ditekuk ke bawah (seperti saat berjinjit)

Kedua aktivitas ini menjadi inti dari biomekanik melangkah & berlari sehari-hari. Kalau salah satu aktivitas ini terasa nyeri, kegiatan paling dasar pun bisa terganggu.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala nyeri pergelangan kaki bisa berbeda-beda tergantung penyebabnya. Berikut tanda-tanda yang umum muncul:

  • Pergelangan kaki sakit saat ditekuk ke atas maupun pergelangan kaki sakit saat ditekuk ke bawah adalah indikasi paling khas. Keduanya menandakan adanya masalah pada sendi alias tendon di area tersebut.
  • Muncul rasa nyeri. Pada kasus ankle pain when bending akibat tendonitis, nyeri biasanya terasa tumpul namun menetap, terutama di pagi hari alias setelah rehat lama. Pada arthritis, kekakuan dan nyeri condong memburuk setelah kegiatan berat.
  • Bengkak dan memar. Jika bengkak pada pergelangan kaki muncul disertai memar dan nyeri dahsyat setelah cedera, kemungkinan besar terjadi ankle sprain alias apalagi patah tulang yang memerlukan pemeriksaan segera.

Cara Mengatasi Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk

Pilihan penanganan tergantung pada tingkat keparahan dan penyebab nyeri. Berikut tahapan yang umumnya dilakukan:

1. Pertolongan Pertama: Metode RICE

Untuk cedera mendadak, langkah pertama yang bisa dilakukan di rumah adalah metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation):

  • Rest (Istirahat): hentikan kegiatan yang memicu nyeri
  • Ice (Es): kompres area yang nyeri dengan es selama 15–20 menit, beberapa kali sehari
  • Compression (Perban): balut pergelangan kaki dengan perban elastis untuk mengurangi bengkak
  • Elevation (Tinggikan): posisikan kaki lebih tinggi dari jantung saat berbaring

Metode ini terbukti efektif untuk mengurangi peradangan sendi (inflamasi) dan bengkak pada tahap awal cedera.

2. Obat Pergelangan Kaki Sakit dan Bengkak

Obat pergelangan kaki sakit dan bengkak yang umum digunakan adalah obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen, alias parasetamol untuk meredakan nyeri.

Keduanya bisa membantu mengurangi peradangan sendi kaki dan rasa tidak nyaman dalam jangka pendek.

Meski demikian, konsultasikan dengan master sebelum mengonsumsinya dalam waktu lama.

3. Fisioterapi dan Rehabilitasi

Rehabilitasi & fisioterapi adalah langkah krusial yang sering diabaikan. Padahal, tanpa program pemulihan yang tepat, cedera pergelangan kaki bisa kambuh berkali-kali.

Program fisioterapi biasanya mencakup latihan untuk memperkuat otot-otot di sekitar sendi, melatih keseimbangan, dan memulihkan stabilitas ligamen secara bertahap.

Latihan ini juga membantu mengembalikan range of motion agar kaki bisa bergerak normal kembali.

4. Terapi Lanjutan di Klinik Spesialis

Jika penanganan berdikari dan fisioterapi belum memberikan hasil yang cukup, ada beragam pilihan terapi lanjutan yang tersedia di klinik ahli nyeri lutut dan sendi seperti Klinik Patella:

  • Terapi PRP (Platelet Rich Plasma) menggunakan komponen darah pasien sendiri untuk mempercepat pengobatan cedera jaringan lunak.
  • Injeksi Viskosuplemen berfaedah sebagai pelumas sendi yang aus akibat arthritis
  • Injeksi Stem Cell dan Injeksi Secretome adalah terapi regeneratif yang membantu memperbaiki jaringan sendi dari dalam.

Untuk kasus yang lebih kompleks, master mungkin merekomendasikan prosedur seperti:

  • Endoskopi Richard Wolf (juga dapat dilakukan pada sendi pergelangan kaki)
  • Radiofrekuensi Ablasi (RFA) untuk meredakan nyeri saraf kronis
  • Total Knee Replacement (TKR) pada kasus arthritis sendi yang sudah sangat parah.

Cara Diagnosis Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk?

Agar penanganan bisa tepat sasaran, master perlu melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Selain pemeriksaan bentuk untuk menilai stabilitas dan rentang mobilitas sendi, biasanya diperlukan pemeriksaan penunjang seperti:

  • Rontgen (X-ray) untuk memandang apakah ada tulang yang retak alias patah
  • MRI (Magnetic Resonance Imaging) untuk memeriksa kondisi jaringan lunak, termasuk ligamen robek dan tendonitis yang tidak terlihat pada rontgen biasa
  • USG muskuloskeletal untuk mendeteksi peradangan sendi kaki dan gangguan pada tendon secara lebih detail.

Kapan Harus ke Dokter untuk Nyeri Pergelangan Kaki?

Kapan kudu ke master untuk nyeri pergelangan kaki adalah pertanyaan yang sering muncul. Jawabannya: jangan tunda jika mengalami kondisi berikut.

Segera periksakan diri apabila:

  • Nyeri sangat dahsyat dan kaki sama sekali tidak bisa menahan berat badan
  • Pergelangan kaki tampak berubah corak alias sangat bengkak setelah cedera
  • Nyeri tidak membaik setelah 2–3 hari meskipun sudah ditangani dengan metode RICE
  • Muncul demam dan kemerahan di sekitar sendi yang bisa mengindikasikan infeksi.

Penanganan awal di klinik ahli nyeri dengkul dan sendi seperti Klinik Patella sangat dianjurkan untuk mencegah kondisi berkembang menjadi instabilitas ankle kronis yang susah ditangani di kemudian hari.

Tips Mencegah Cedera Pergelangan Kaki

Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan pergelangan kaki antara lain:

  • Lakukan pemanasan yang cukup sebelum berolahraga untuk mempersiapkan sendi dan tendon
  • Latih kekuatan otot-otot di sekitar pergelangan kaki agar ligamen talofibular anterior (ATFL) tidak bekerja sendirian dalam menjaga stabilitas sendi
  • Gunakan sepatu yang sesuai dengan jenis aktivitas, lantaran dasar kaki yang tidak tepat dapat mengganggu biomekanik melangkah & berlari secara keseluruhan
  • Hindari peningkatan intensitas olahraga yang terlalu mendadak untuk mencegah cedera olahraga (sports injury) dan tendonitis.

Kesimpulan tentang Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk

Pergelangan kaki sakit saat ditekuk bisa disebabkan oleh banyak hal, dari keseleo ringan, tendonitis Achilles, hingga arthritis dan bursitis.

Penanganannya pun bertahap, mulai dari metode RICE di rumah, konsumsi obat antiinflamasi, fisioterapi, hingga terapi lanjutan di Klinik Ortopedi alias Klinik Patella.

Yang paling krusial adalah tidak mengabaikan indikasi yang muncul.

Semakin sigap kondisi didiagnosis dan ditangani, semakin besar kesempatan untuk pulih sepenuhnya tanpa komplikasi jangka panjang.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri dengkul dan sendi dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Kenapa Klinik Patella Adalah Klinik Ortopedi Terbaik?

Bagi yang sedang mencari rekomendasi klinik ortopedi terbaik di Jakarta, Klinik Patella datang sebagai klinik nyeri dengkul dan sendi terbaik dengan jasa yang komplit dalam satu atap.

Sebagai klinik ahli nyeri dengkul dan sendi, Klinik Patella menyediakan beragam pilihan pengobatan mulai dari:

  • Fisioterapi
  • Hidroterapi
  • Injeksi Viskosuplemen
  • Injeksi PRP (Platelet Rich Plasma)
  • Terapi Secretome
  • Terapi Stem Cell
  • Radiofrekuensi Ablasi
  • Endoskopi Richard Wolf
  • Total Knee Replacement

Yang membikin Klinik Patella berbeda adalah pendekatan tim yang melibatkan Dokter Spesialis Ortopedi, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dan Dokter Spesialis Anestesiologi yang bekerja bersama-sama.

Tim master Klinik Patella adalah:

  • dr. Nelfidayani, Sp.KFR, M.S.(K), FIPM (USG)
  • dr. Windi Martika, Sp.OT
  • dr. Rifalisanto, Sp.KFR, FIPM (USG)
  • Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn,TI.Subs.An.Reg.
  • dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS

Jadi, pasien mendapatkan penanganan yang menyeluruh, bukan hanya dari satu perspektif pandang.

Ini sangat penting, terutama bagi pasien lansia alias mereka yang mempunyai kondisi kesehatan lain yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan jenis pengobatan.

FAQ: Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk

Apa penyebab paling umum pergelangan kaki sakit saat ditekuk?

Penyebab paling umum pergelangan kaki sakit saat ditekuk adalah ankle sprain (keseleo), ialah kondisi di mana ligamen robek akibat kaki terpelintir secara mendadak.

Selain itu, tendonitis Achilles, arthritis, dan bursitis juga sering menjadi penyebabnya.

Pada tendonitis, nyeri muncul akibat peradangan pada tendon yang dipicu oleh penggunaan berlebih, sedangkan arthritis disebabkan oleh kerusakan tulang rawan sendi yang terjadi secara bertahap.

Pergelangan kaki sakit tanpa cedera sekalipun bisa merupakan tanda arthritis alias bursitis yang perlu segera diperiksa oleh dokter.

Bagaimana langkah mengatasi pergelangan kaki sakit saat ditekuk di rumah?

Cara mengatasi pergelangan kaki sakit saat ditekuk yang bisa dilakukan di rumah adalah dengan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation), yaitu:

  • Mengistirahatkan kaki
  • Mengompres dengan es selama 15–20 menit beberapa kali sehari
  • Membalut pergelangan kaki dengan perban elastis
  • Memposisikan kaki lebih tinggi dari jantung saat berbaring

Obat pergelangan kaki sakit dan bengkak seperti ibuprofen alias parasetamol juga dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan sendi dalam jangka pendek.

Jika nyeri tidak membaik setelah 2–3 hari, segera konsultasikan ke master alias klinik ahli nyeri dengkul dan sendi.

Kapan pergelangan kaki sakit saat ditekuk kudu ditangani oleh dokter?

Pergelangan kaki sakit saat ditekuk kudu segera ditangani oleh master apabila:

  • Kaki tidak bisa menahan berat badan sama sekali
  • Pergelangan kaki tampak berubah corak alias bengkak parah setelah cedera
  • Nyeri tidak membaik setelah 2–3 hari meski sudah dilakukan penanganan berdikari dengan metode RICE
  • Muncul demam dan kemerahan di sekitar sendi yang bisa mengindikasikan infeksi

Penanganan awal di klinik ahli nyeri dengkul seperti Klinik Patella sangat dianjurkan untuk mencegah komplikasi jangka panjang seperti instabilitas ankle kronis.

Apa saja pilihan terapi lanjutan untuk pergelangan kaki sakit saat ditekuk yang tidak membaik dengan pengobatan biasa?

Jika penanganan berdikari dan fisioterapi belum memberikan hasil yang memadai, tersedia beberapa pilihan terapi lanjutan di klinik ahli nyeri dengkul dan sendi seperti Klinik Patella.

Pilihan tersebut meliputi:

  • Terapi PRP (Platelet-Rich Plasma) untuk mempercepat pengobatan cedera jaringan lunak
  • Injeksi viskosuplemen sebagai pelumas sendi yang aus
  • Injeksi stem cell dan injeksi secretome untuk membantu regenerasi jaringan sendi

Pada kasus yang lebih kompleks, master dapat merekomendasikan prosedur:

  • Endoskopi Richard Wolf
  • Radiofrekuensi Ablasi untuk nyeri saraf kronis
  • Total Knee Replacement (TKR) pada kondisi arthritis stadium lanjut.

Selengkapnya