Porsi Makan Anak 2 Tahun dan Cara Menghitung Kandungan Gizinya

Si Kecil sekarang telah tumbuh menjadi balita yang lebih berdikari dan sudah bisa menyantap makanan yang sama dengan personil family lainnya. Hal ini menjadikan waktu makan sebagai momen kebersamaan family yang menyenangkan. Betul ya, Bunda?

Dengan daya yang melimpah dan rasa mau tahu yang besar terhadap bumi sekitarnya, anak 2 tahun yang sedang dalam masa pertumbuhan. Oleh lantaran itu, Si Kecil pun memerlukan asupan daya dan nutrisi yang cukup dari makanan sehari-hari untuk mendukung style hidupnya yang aktif.

Saat menginjak usia dua tahun, anak sebaiknya mengonsumsi tiga kali makanan utama yang sehat setiap harinya, ditambah dengan satu alias dua kali camilan. Secara umum, anak usia 2 tahun memerlukan sekitar 1.000 hingga 1.400 kalori per hari, tergantung pada tingkat aktivitasnya.


Namun, cobalah untuk tidak terlalu terpaku pada jumlah makanan yang disantap anak dalam satu kali makan sebaliknya. Bunda juga perlu konsentrasi pada pertumbuhan anak secara keseluruhan serta total asupan makanannya selama satu minggu.

Meski demikian, perhatikan juga apa yang disajikan di meja makan. Hal ini lantaran Bunda tentu tidak mau memberikan makanan secara berlebihan kepada anak saat waktu makan tiba.

Aturan porsi dan waktu makan anak usia 2 tahun

Di usia 2 tahun, gelombang makan sama seperti usia 1 tahun, Bunda. Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, anak berumur 2 tahun biasanya memerlukan tiga kali makan utama, ialah sarapan, makan siang, dan makan malam. Tak hanya itu, Si Kecil di usia ini juga memerlukan dua kali camilan sehat yang diberikan dengan jarak waktu setiap 2 hingga 3 jam sepanjang hari.

1. Makanan utama

Makanan utama kudu mempunyai isi piring yang lengkap. Misalnya dalam satu piring, kudu mengandung:

  • 7 sdm alias 125 gram makanan pokok alias sumber karbohidrat
  • 50 gram protein hewani
  • 1/2 mangkok mini alias 50 gram sayur
  • 1 pangkas sedang (30 gram) protein nabati
  • 5 sdm alias 50 gram lemak tambahan seperti santan
  • 2 pangkas mini alias 75 gram buah

Prinsip makanan anak usia 2 tahun ialah cukup kandungan gizi, memperhatikan kebersihan, dan cukup cairan (5-7 gelas per hari)

2. Makanan ringan

Untuk makanan ringan alias camilan, dikutip dari Healthy Eating Research, camilan sebaiknya mencakup jenis makanan dari dua golongan pangan (misalnya, buah-buahan dan produk susu). Contoh satu kali porsi camilan mengandung:

  • 1/4 cangkir buah potong
  • 1/2 cangkir susu alias turunannya

Apa yang perlu dibatasi dalam mengonsumsi camilan adalah makanan dan minuman dengan tambahan gula, seperti kue kering dan minuman buah. Lalu, makanan tinggi lemak jenuh dan natrium, seperti kentang goreng dan makaroni keju kemasan

Contoh porsi makan anak usia 2 tahun yang ideal

Porsi makan anak usia 2 tahun bisa merujuk pada isi piringku Kemenkes RI. Namun, untuk penjabaran yang lebih lengkap, berikut contoh porsi makan anak usia 2 tahun yang ideal sesuai dengan golongan pangan!

1. Makanan pokok

Makanan bertepung dan sumber karbohidrat seperti roti, sereal sarapan, kentang, ubi, nasi, pasta menyediakan energi, nutrisi, serta sejumlah serat.

Bunda bisa memberikan makanan biji-bijian utuh (whole grain) kepada anak, seperti roti gandum utuh, pasta, dan beras merah. Namun, sebaiknya jangan hanya memberikan makanan bertepung dari biji-bijian utuh kepada anak yang berumur di bawah dua tahun.

Untuk anak berumur 2 tahun, porsi sekali makan karbohidrat bertepung (seperti nasi, pasta, kentang, alias roti) sebaiknya sekitar 1/4 hingga 1/3 cangkir (dalam kondisi sudah matang) per waktu makan alias kira-kira seukuran kepalan tangan mini anak tersebut. Usahakan untuk memberikan sekitar 3 hingga 4 porsi mini karbohidrat yang dibagi sepanjang hari.

2. Protein hewani

Anak-anak usia awal memerlukan protein dan unsur besi untuk tumbuh kembangnya. Ikan, telur, serta daging merupakan sumber protein dan unsur besi yang sangat baik.

Usahakan selalu menyertakan protein hewani dalam isi piring, misalnya dalam satu porsi, 5 ekor udang ukuran sedang (90 gr), 3 butir telur (150 gr), potongan ikan, daging tanpa lemak, alias daging unggas tanpa kulit seukuran telapak tangan (90 gr).

3. Protein nabati

Usahakan untuk memberikan setidaknya 2 porsi protein nabati seperti kacang-kacangan, tempe, dan tahu kepada anak. Misalnya, dalam satu porsi makan, anak disuguhkan dua blok alias 170 gram mini tahu sutra, 3/4 cangkir alias 120 gram kacang-kacangan matang misalnya lentil, kacang polong, dan lainnya.

4. Sayur dan buah

Buah dan sayuran mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat. Sebaiknya kita mulai memperkenalkan beragam jenis buah dan sayuran sejak anak berumur sekitar 6 bulan. Karena setiap jenis buah dan sayuran mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang berbeda, semakin banyak jenis yang dikonsumsi balita, semakin baik.

Dalam satu porsi makan, isi piring 1/4 bagian dengan sayuran matang. Bisa juga pada saat makan camilan, Bunda bisa tawarkan seperti 1 buah apel, jeruk, pir, alias mangga ukuran mini alias 1 pangkas nanas, pepaya, alias semangka, 10 butir anggur/lengkeng, alias 1 buah pisang ukuran sedang.  

Jangan cemas jika pada awalnya mereka hanya mau makan satu alias dua jenis saja. Teruslah tawarkan buah dan sayuran lain dalam porsi mini agar mereka bisa belajar menyukai beragam rasa dan tekstur.

Mengapa mengukur porsi makan anak itu penting?

Mengukur porsi makan anak itu krusial lantaran kita juga membantu memastikan pertumbuhan bentuk yang optimal, perkembangan otak yang sehat, serta pencegahan masalah kesehatan di masa depan seperti obesitas pada anak alias malnutrisi.

Mengukur nilai gizi makanan anak yang berumur dua tahun di rumah tidak memerlukan laboratorium ataupun uji kimia yang rumit. Hal ini dapat dilakukan dengan kondusif melalui pemantauan golongan makanan harian dan pengukuran porsi seperti yang dijelaskan sebelumnya, Bunda.

Bahkan, dalam beberapa kasus, seperti diagram pertumbuhan anak menurun alias berat badannya bertambah terlalu cepat, lampau kebiasaan memilih-milih makanan dan punya penyakit kronis orang tua perlu menghitung kalori makan yang anak dapatkan. Untuk pengukuran seperti ini, perlu ada master dan mahir gizi untuk memantau.

Contoh agenda makan anak 2 tahun

anak makanIlustrasi/Foto: Getty Images/M-image

Berikut contoh agenda makan dan contoh menu anak 2 tahun seperti dikutip dari laman Healthy Children:

Sarapan (07.00)

  • ½ cangkir susu rendah lemak alias tanpa lemak
  • 1 lembar roti gandum utuh
  • ⅓ cangkir buah misalnya pisang, melon jingga yang dipotong-potong alias stroberi
  • 1 butir telur

Camilan pagi (09.00)

  • 4 keping biskuit/crackers dengan keju alias ½ cangkir buah yang dipotong-potong alias buah beri
  • ½ cangkir air

Makan siang (12.00)

Berikut porsi makan siang yang bisa jadi referensi Bunda menurut patokan isi piringku Kemenkes RI:

  • 7 sdm nasi putih
  • 50 gr paha ayam goreng
  • ½ mangkok mini alias 50 gr tumis labu siam wortel
  • 1 pangkas tahu ukuran sedang

Camilan sore (15.00)

  • ½ cangkir susu
  • ½ buah apel (diiris tipis), ⅓ cangkir anggur (dipotong-potong) alias ½ buah jeruk

Makan malam (18.00)

  • ±57 gram ikan alias daging
  • 7 sdm nasi putih
  • ½ mangkok mini sayuran
  • 1 pangkas tempe
  • 2 pangkas mini pepaya

Cara agar anak lahap makan sesuai porsinya

Berikut langkah agar anak lahap sesuai porsinya seperti dikutip beragam sumber:

1. Jadilah panutan yang baik

Anak tentu menjadikan Bunda dan Ayah sebagai teladan. Jadi, selalu praktikkan kebiasaan makan sehat di hadapan anak-anak dan teruslah menjadi contoh yang baik bagi mereka.

2. Berikan waktu baginya untuk makan

Tidak perlu terburu-buru saat anak sedang makan. Berikan waktu baginya untuk mengunyah dengan baik dan menikmati cita rasa makanannya. Pujian dan kata-kata penyemangat biasanya sudah cukup untuk menunjukkan bahwa kita menghargai usahanya saat makan. Jangan memaksa anak menghabiskan semua makanan di piringnya alias memarahinya lantaran tidak mau menyantap sesuatu.

3. Ajarkan anak tentang kesehatan dan gizi kapan pun kita bisa

Gizi bukanlah topik yang hanya terbatas di meja makan. Ajaklah Si Kecil membantu di dapur saat menyiapkan makanan, dia bisa membantu mencuci buah dan sayuran sementara kita menjelaskan tentang serat dan vitamin. Bunda juga bisa melibatkan Si Kecil berbelanja ke supermarket dan tunjukkan langkah memilih makanan yang lebih sehat.

4. Jangan jadikan makanan sebagai bingkisan alias hukuman

Menawarkan sepotong cokelat sebagai hadiah jika anak berkelakuan baik, tidak bakal membantu anak membangun hubungan yang sehat dengan makanan. Hal ini justru bisa membuatnya mengaitkan makanan yang tinggi gula, lemak, dan kalori dengan emosi senang alias menganggap makanan tersebut lebih menarik dibandingkan pilihan yang lebih sehat.

Seberapa sering anak berumur 2 tahun merasa lapar?

Anak berumur dua tahun biasanya merasa lapar dan perlu makan setiap 2 hingga 3 jam. Hal ini berfaedah mereka umumnya memerlukan makanan sekitar 5 hingga 6 kali sehari, yang terbagi menjadi 3 waktu makan utama dan 2 hingga 3 kali camilan sehat, lantaran mereka mempunyai ukuran lambung yang mini serta tingkat kegiatan yang tinggi.

Itulah penjelasan tentang porsi makan anak dan langkah menghitung kandungan gizinya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya
Porsi Makan Anak 2 Tahun dan Cara Menghitung Kandungan Gizinya
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting