Pundak Sebelah Kanan Sakit: Inilah Penyebabnya!

May 18, 2026 05:11 PM - 2 bulan yang lalu 74221

Ringkasan: Pundak sebelah kanan sakit adalah keluhan yang sangat umum dan bisa dialami oleh siapa saja. Meski terasa biasa, nyeri bahu sebelah kanan yang tidak ditangani bisa semakin parah dan mengganggu.

Mulai dari tenaga kerja yang seharian duduk di depan komputer, ibu rumah tangga yang sering mengangkat beban, hingga orang yang baru bangun tidur pun bisa merasakan nyeri ini.

Oleh lantaran itu, krusial untuk memahami apa saja penyebabnya, kapan perlu khawatir, dan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri dengkul dan sendi dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Apa Saja Penyebab Pundak Sebelah Kanan Sakit?

Nyeri di area pundak kanan bisa berasal dari banyak hal, mulai dari otot yang kelelahan hingga gangguan pada saraf. Berikut penjelasannya satu per satu.

1. Otot Pundak yang Tegang

Ini adalah penyebab yang paling sering terjadi. Sakit pundak kanan lantaran otot tegang biasanya muncul setelah:

  • Duduk terlalu lama dengan posisi yang salah
  • Terlalu lama menatap layar ponsel alias komputer
  • Setelah melakukan kegiatan bentuk yang berat

Otot bahu tegang, terutama otot trapezius yang membentang dari leher hingga pundak, bakal terasa pegal, kaku, dan nyeri saat disentuh.

Pundak sebelah kanan sakit dan pegal seperti ini umumnya membaik dengan istirahat, namun bisa kambuh jika kebiasaan jelek tidak diperbaiki.

2. Cedera pada Tendon Bahu (Rotator Cuff)

Di dalam sendi bahu terdapat sekumpulan otot dan tendon yang disebut rotator cuff. Tendon rotator cuff bekerja menjaga bahu tetap stabil saat lengan digerakkan.

Ketika terjadi gangguan rotator cuff berupa robekan alias peradangan akibat cedera rotator cuff, maka pundak kanan terasa nyeri mendalam, terutama saat mengangkat lengan.

Inilah kenapa banyak orang merasakan pundak kanan sakit saat mengangkat barang. Selain nyeri, lengan juga bisa terasa lemas dan susah digerakkan sepenuhnya.

Jika cedera otot bahu ini tidak segera ditangani, kondisinya bisa berkembang menjadi sakit bahu kronis yang susah pulih.

3. Tendon alias Bursa yang Meradang

Tendinitis adalah peradangan pada tendon bahu, sedangkan bursitis bahu adalah peradangan pada kantung mini berisi cairan yang berfaedah sebagai alas sendi.

Keduanya sering muncul berbarengan dan menyebabkan nyeri yang terasa saat mengangkat lengan, apalagi saat malam hari.

Peradangan tendon bahu dan bursitis bahu ini sering dialami oleh orang yang pekerjaannya banyak melibatkan kegiatan berulang pada bahu, seperti mengangkat barang, memukul, alias mendorong secara berulang.

4. Pundak Terjepit (Shoulder Impingement Syndrome)

Bayangkan tendon alias alas sendi terjepit di antara tulang-tulang bahu setiap kali lengan diangkat. Itulah yang terjadi pada Shoulder Impingement Syndrome.

Kondisi ini menjadi penyebab umum pundak sebelah kanan sakit saat diangkat, terutama saat tangan diangkat melewati kepala.

Nyeri biasanya terasa tajam dan mendadak saat bergerak, dan bisa disertai rasa lemas pada lengan.

5. Bahu Membeku (Frozen Shoulder)

Frozen Shoulder alias adhesive capsulitis adalah kondisi di mana sendi bahu menjadi sangat kaku sehingga aktivitas bahu terbatas secara drastis.

Selain terasa nyeri, penderita juga kesulitan menggerakkan lengan ke samping, ke atas, alias ke belakang.

Kondisi ini berkembang secara berjenjang dan sering menjadi penyebab pundak kanan sakit berkepanjangan yang tidak kunjung membaik meski sudah diistirahatkan.

6. Pengapuran Sendi Bahu (Osteoarthritis Bahu)

Seiring bertambahnya usia, tulang rawan di dalam sendi bahu bisa aus dan menipis. Kondisi ini disebut osteoarthritis bahu.

Akibatnya, tulang-tulang di dalam sendi bersenggolan langsung satu sama lain sehingga menimbulkan nyeri bahu kronis, inflamasi sendi, dan kekakuan yang semakin terasa seiring waktu.

Sakit bahu kanan akibat osteoarthritis umumnya terasa lebih berat setelah beraktivitas dan sedikit membaik saat istirahat, namun tidak betul-betul hilang.

7. Saraf Kejepit di Leher

Inilah penyebab yang sering luput dari perhatian.

Pundak kanan sakit lantaran saraf kejepit sebenarnya bukan masalah pada bahu itu sendiri, melainkan berasal dari saraf kejepit leher alias yang dalam istilah medis disebut Cervical Radiculopathy.

Kondisi Saraf Kejepit Servikal ini  terjadi saat saraf di tulang belakang leher tertekan alias teriritasi.

Nyerinya tidak hanya terasa di pundak, tapi juga menjalar ke bawah. Inilah kenapa banyak pasien mengeluhkan pundak kanan sakit sampai lengan, pundak kanan sakit sampai leher, hingga pundak kanan sakit dan kesemutan di jari-jari tangan.

Kondisi saraf terjepit seperti ini perlu segera dievaluasi agar tidak berkembang semakin parah.

Apa bedanya dengan nyeri pundak biasa? Perbedaan nyeri pundak biasa dan saraf kejepit cukup jelas jika diperhatikan.

Nyeri muskuloskeletal biasa terasa lokal di area pundak, pegal, dan berangkaian langsung dengan aktivitas bahu.

Sementara nyeri akibat saraf kejepit leher terasa menjalar seperti aliran listrik dari leher ke pundak, lengan, hingga tangan, dan sering disertai rasa kesemutan alias meninggal rasa.

Gejala Tambahan yang Perlu Diperhatikan

Selain nyeri utama di pundak kanan, ada beberapa indikasi lain yang perlu dikenali lebih lanjut.

Pundak kanan sakit sampai lengan

Pundak kanan sakit sampai lengan menandakan kemungkinan adanya keterlibatan saraf. Kondisi ini tidak boleh diabaikan dan perlu diperiksa oleh dokter.

Pundak kanan sakit saat tidur

Pundak kanan sakit saat tidur sering terjadi pada penderita bursitis, cedera rotator cuff, alias impingement lantaran tekanan pada sisi yang sakit memperburuk peradangan.

Posisi tidur miring ke kanan dalam waktu lama juga bisa memicu sakit pundak kanan akibat posisi tidur yang salah.

Pundak kanan sakit saat bernapas

Pundak kanan sakit saat bernapas perlu diwaspadai, terutama jika nyeri terasa semakin kuat saat dada mengembang.

Meski sering berasal dari nyeri muskuloskeletal yang menjalar, kondisi ini tetap perlu dievaluasi oleh tenaga medis untuk memastikan tidak ada kondisi lain yang mendasarinya.

Pundak kanan sakit pada wanita

Pundak kanan sakit pada wanita dan pundak kanan sakit pada usia muda tidak selalu berfaedah kondisi yang ringan.

Postur tubuh jelek saat bekerja alias bermain gawai, kegiatan olahraga yang berlebihan, serta kebiasaan membawa tas berat di satu sisi tubuh bisa memicu nyeri bahu apalagi pada orang yang tetap muda dan sehat.

Selain itu, penyebab pundak kanan sakit tiba-tiba juga perlu diwaspadai, terutama jika muncul tanpa pemicu yang jelas lantaran bisa mengindikasikan kondisi yang memerlukan penanganan segera.

Pundak Kanan Sakit, Apakah Berbahaya?

Pertanyaan ini wajar muncul, apalagi jika nyeri sudah berjalan lama. Jawabannya tergantung pada indikasi yang menyertai.

Sebagian besar kasus nyeri pundak berkarakter muskuloskeletal dan bisa pulih dengan penanganan yang tepat. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu segera mendapat perhatian medis, antara lain:

  • Pundak kanan sakit dan kesemutan alias meninggal rasa yang tidak hilang, lantaran bisa menandakan saraf terjepit yang memerlukan penanganan segera
  • Lengan terasa makin lemah dari hari ke hari
  • Nyeri disertai demam, pembengkakan hebat, alias kemerahan hangat di area bahu yang bisa menandakan infeksi
  • Pundak kanan sakit tiba-tiba dengan intensitas sangat tinggi tanpa karena yang jelas
  • Nyeri bahu berkepanjangan yang tidak membaik meski sudah beristirahat selama beberapa minggu

Jika salah satu dari tanda-tanda di atas muncul, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter.

Pemeriksaan Apa yang Biasanya Dilakukan Dokter?

Untuk mengetahui penyebab pasti nyeri pundak, master ahli ortopedi bakal melakukan serangkaian pemeriksaan, di antaranya:

  • Pemeriksaan fisik, ialah master bakal mengecek sejauh mana bahu bisa digerakkan, bagian mana yang nyeri saat ditekan, dan apakah ada tanda gangguan saraf
  • Rontgen, untuk memandang kondisi tulang selangka, tulang belikat, dan sendi bahu secara umum
  • USG muskuloskeletal, untuk memandang kondisi tendon bahu dan bursa secara lebih detail
  • MRI bahu, yang merupakan pemeriksaan paling jeli untuk mendeteksi cedera rotator cuff dan kerusakan jaringan lunak di sekitar bahu
  • CT Scan, andaikan dibutuhkan gambaran tulang yang lebih detail
  • Evaluasi saraf, jika dicurigai ada Cervical Radiculopathy alias gangguan saraf servikal

Cara Mengatasi Pundak Sebelah Kanan Sakit

Yang Bisa Dilakukan di Rumah

Untuk nyeri ringan hingga sedang, ada beberapa langkah awal yang bisa dicoba sebagai langkah mengatasi pundak sebelah kanan sakit:

  • Istirahatkan bahu dari kegiatan yang memicu nyeri. Hindari aktivitas mengangkat tangan melewati kepala alias membawa beban berat
  • Perbaiki posisi duduk dan ergonomi kegiatan harian, pastikan posisi layar sejajar dengan mata dan bahu tidak terangkat saat mengetik
  • Kompres es selama 20 menit beberapa kali sehari pada fase nyeri akut untuk mengurangi peradangan, dilanjutkan dengan kompres hangat setelah beberapa hari.
  • Konsumsi obat antiinflamasi seperti ibuprofen sesuai petunjuk untuk membantu mengurangi inflamasi bahu dan nyeri
  • Lakukan stretching bahu ringan secara rutin agar sendi tidak semakin kaku. Jangan biarkan bahu sama sekali tidak bergerak lantaran justru bisa memperburuk kekakuan

Fisioterapi Bahu

Fisioterapi bahu adalah salah satu terapi bahu yang paling efektif untuk beragam kondisi, mulai dari tendinitis, impingement, hingga nyeri akibat postur tubuh buruk.

Sebagai bagian dari terapi konservatif yang direkomendasikan dokter, program rehabilitasi medis yang dirancang oleh fisioterapis mencakup:

  • Latihan penguatan otot rotator cuff
  • Latihan fleksibilitas
  • Koreksi postur yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Terapi ini biasanya berjalan selama beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung tingkat keparahan kondisi.

Tindakan Minimal Invasif

Jika peradangan tidak kunjung membaik dengan fisioterapi, master dapat merekomendasikan pengobatan nyeri bahu melalui tindakan minimal invasif berupa Endoskopi Richard Wolf.

Endoskopi Richard Wolf dipertimbangkan pada kasus-kasus tertentu, seperti Rotator Cuff Tear yang besar alias Frozen Shoulder yang tidak merespons rehabilitasi jangka panjang.

Prosedur ini dilakukan secara minimal invasif menggunakan kamera mini sehingga pemulihan lebih sigap dibandingkan operasi terbuka.

Kapan Sakit Pundak Harus ke Dokter?

Kapan sakit pundak kudu ke dokter? Segera kunjungi master ahli jika:

  • Nyeri sangat parah alias muncul tiba-tiba tanpa karena yang jelas
  • Ada rasa kesemutan, meninggal rasa, alias kelemahan pada lengan yang tidak membaik
  • Bahu tampak bengkak, kemerahan, alias terasa panas, disertai demam
  • Nyeri bahu berkepanjangan tidak membaik setelah dua hingga empat minggu meski sudah dirawat sendiri di rumah
  • Gerakan bahu semakin terbatas dan mengganggu kegiatan sehari-hari

Penanganan di Klinik Nyeri Lutut dan Sendi

Jika pundak sebelah kanan sakit yang Anda alami tidak kunjung membaik, sebaiknya segera periksakan diri ke klinik nyeri dengkul dan sendi terbaik yang mempunyai akomodasi komplit dan master ahli berpengalaman.

Klinik Patella menyediakan jasa komprehensif untuk menangani beragam gangguan sendi bahu, mulai dari:

  • Pemeriksaan bentuk ortopedi dan pencitraan medis
  • Fisioterapi bahu terstruktur
  • Tindakan minimal invasif yang tepat sasaran

Dengan penanganan yang tepat sejak dini, proses pemulihan bisa melangkah lebih sigap dan akibat komplikasi jangka panjang dapat diminimalkan.

Pundak sebelah kanan sakit memang terdengar sepele, namun bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius jika disertai gejala-gejala tertentu.

Kenali penyebabnya, perhatikan gejalanya, dan jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan master jika nyeri tidak kunjung membaik.

Jika mau berkonsultasi tentang nyeri dengkul dan sendi dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!

Klinik Patella: Klinik Spesialis Nyeri Lutut dan Sendi Terbaik

Bagi yang sedang mencari rekomendasi master nyeri dengkul terbaik di Jakarta, Klinik Patella datang sebagai klinik nyeri dengkul dan sendi terbaik dengan jasa yang komplit dalam satu atap.

Sebagai klinik ahli nyeri dengkul dan sendi, Klinik Patella menyediakan beragam pilihan pengobatan mulai dari:

  • Fisioterapi
  • Hidroterapi
  • Injeksi Viskosuplemen
  • Injeksi PRP (Platelet Rich Plasma)
  • Terapi Secretome
  • Terapi Stem Cell
  • Radiofrekuensi Ablasi
  • Endoskopi Richard Wolf
  • Total Knee Replacement

Tim master Klinik Patella adalah:

  • dr. Nelfidayani, Sp.KFR, M.S.(K), FIPM (USG)
  • dr. Windi Martika, Sp.OT
  • dr. Sri Wahyuni, Sp.KFR
  • dr. Rifalisanto, Sp.KFR, FIPM (USG)
  • Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn,TI.Subs.An.Reg.
  • dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS

Yang membikin Klinik Patella berbeda adalah pendekatan tim yang melibatkan Dokter Spesialis Ortopedi, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dan Dokter Spesialis Anestesiologi yang bekerja bersama-sama.

Jadi, pasien mendapatkan penanganan yang menyeluruh, bukan hanya dari satu perspektif pandang.

Ini sangat penting, terutama bagi pasien lansia alias mereka yang mempunyai kondisi kesehatan lain yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan jenis pengobatan.

FAQ: Pundak Sebelah Kanan Sakit

Apa saja penyebab paling umum pundak sebelah kanan sakit?

Pundak sebelah kanan sakit paling sering disebabkan oleh tujuh kondisi utama:

  • Otot tegang akibat postur tubuh jelek alias kegiatan berlebihan
  • Cedera rotator cuff berupa robekan alias peradangan pada tendon bahu
  • Tendinitis dan bursitis bahu akibat kegiatan berulang pada bahu
  • Shoulder Impingement Syndrome alias pundak terjepit
  • Frozen Shoulder yang menyebabkan aktivitas bahu terbatas drastis
  • Osteoarthritis Bahu akibat penipisan tulang rawan sendi
  • Cervical Radiculopathy alias saraf kejepit servikal di leher yang menyebabkan nyeri menjalar dari leher hingga lengan.

Kapan pundak kanan sakit perlu segera ditangani dokter?

Pundak kanan sakit perlu segera ditangani master andaikan muncul salah satu tanda berikut:

  • Nyeri sangat parah alias tiba-tiba tanpa karena jelas
  • Kesemutan alias meninggal rasa pada lengan yang tidak membaik
  • Lengan terasa semakin lemah dari hari ke hari
  • Bahu tampak bengkak, kemerahan, alias terasa panas disertai demam
  • Nyeri bahu berkepanjangan yang tidak membaik setelah dua hingga empat minggu meski sudah diistirahatkan

Gejala-gejala ini bisa mengindikasikan kondisi serius seperti saraf terjepit, jangkitan sendi, alias Rotator Cuff Tear yang memerlukan penanganan medis segera.

Apa perbedaan nyeri pundak biasa dengan nyeri akibat saraf kejepit?

Nyeri pundak biasa berkarakter lokal di area bahu, terasa pegal, dan berangkaian langsung dengan aktivitas alias kegiatan fisik.

Sementara itu, nyeri akibat saraf kejepit leher (Cervical Radiculopathy) terasa menjalar seperti aliran listrik dari leher ke pundak, lengan, hingga jari tangan, dan sering disertai kesemutan alias meninggal rasa.

Perbedaan utamanya terletak pada pola penyebaran nyeri: nyeri muskuloskeletal biasa tidak menjalar melewati bahu, sedangkan nyeri saraf kejepit servikal menjalar mengikuti jalur saraf hingga ke tangan.

Apa saja pilihan pengobatan untuk pundak sebelah kanan sakit?

Pengobatan nyeri bahu disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi. Untuk nyeri ringan hingga sedang, penanganan awal meliputi:

  • Istirahat
  • Perbaikan ergonomi kegiatan harian
  • Terapi panas dan dingin
  • Stretching bahu
  • Konsumsi obat antiinflamasi

Jika tidak membaik, terapi konservatif berupa fisioterapi bahu direkomendasikan untuk memperkuat otot rotator cuff dan memperbaiki postur.

Apabila peradangan tetap berlanjut, master dapat melakukan tindakan minimal invasif seperti injeksi steroid.

Pada kasus berat seperti Rotator Cuff Tear alias Frozen Shoulder yang tidak merespons terapi, prosedur Endoskopi Richard Wolf menjadi pilihan terakhir.

Selengkapnya