Pusing tanda mengandung seperti apa? Banyak wanita yang mempertanyakan perihal tersebut ketika baru merasakan perubahan pada tubuhnya. Rata-rata bingung membedakan pusing apakah tanda hamil, pusing tanda mengandung alias haid.
Pusing tanda mengandung biasanya muncul berbarengan dengan perumahan hormon di awal kehamilan. Alhasil, tak sedikit wanita yang bingung membedakan dengan kondisi lain seperti kelelahan hingga menjelang haid.
Pusing tanda mengandung seperti apa?
Kehamilan sering menyebabkan ketidaknyamanan, salah satunya rasa pusing. Namun, indikasi ini umum terjadi pada ibu hamil.
"Ini umum terjadi, terutama pada trimester pertama," kata Dr. Silvana Ribaudo, seorang master yang bekerja dan asisten guru besar klinis di departemen obstetri dan ginekologi di Universitas Columbia di New York City dilansir dari laman American Heart Association.
Lantas pusing tanda mengandung itu seperti apa? Umumnya pusing tanda mengandung digambarkan sebagai rasa ringan di kepala, seperti melayang, mudah limbung. Atau tiba-tiba mau duduk lantaran tubuh terasa tidak stabil.
Kondisi ini bisa muncul tanpa kegiatan berat dan sering terjadi saat bangun terlalu sigap alias setelah berdiri lama.
Menurut Ribaudo, pada tahap awal kehamilan normal jika Bunda mengalami pusing ringan. Perubahan hormonal yang menyebabkan pembuluh darah melebar dan rileks, menyebabkan tekanan darah turun. Kadar gula darah yang lebih rendah juga mungkin menjadi faktor.
American Heart Association juga menjelaskan bahwa perubahan sirkulasi darah selama kehamilan dapat memicu rasa pusing ringan hingga sedang.
Kapan pusing mulai muncul sebagai tanda kehamilan?
Banyak yang bertanya, 'pusing tanda mengandung terjadi kapan?'. Sebagian wanita merasa indikasi muncul sejak minggu-minggu awal setelah pembuahan. Bahkan, terjadi sebelum telat haid. Namun, ada juga wanita yang baru merasakan di trimester pertama.
Jika Bunda bingung, pusing apakah tanda mengandung alias hanya kelelahan biasa maka bisa jadi ini sebagai tanda awal kehamilan. Tapi, indikasi ini tak bisa berdiri sendiri. Ada indikasi lain yang menyertainya.
Elizabeth Langen, salah satu kepala program kardio-obstetri di Universitas Michigan di Ann Arbor, menjelaskan lantaran itu wanita perlu berkomunikasi dengan baik dengan tim perawatan kesehatan selama kehamilan.
"Jika seorang wanita mempunyai indikasi apa pun yang terasa baru alias berbeda, selalu tepat untuk berbincang dengan penyedia jasa kesehatannya," kata Langen.
Ciri-ciri pusing lantaran mengandung yang perlu dikenali
Bunda perlu mengenali ciri-ciri pusing lantaran mengandung agar tidak salah tafsir. Berikut beberapa karakter pusing yang sering dikaitkan dengan kehamilan.
- Terasa ringan seperti melayang, bukan berputar hebat.
- Muncul saat perubahan posisi tubuh, misalnya terjadi saat bangun terlalu sigap alias setelah berdiri lama.
- Pusing disertai mudah lelah.
- Terkadang muncul berbareng rasa mual.
Karena ciri-ciri di atas, banyak juga yang mempertanyakan pusing dan mual apakah tanda hamil. Sebenarnya, kombinasi keduanya cukup umum terjadi pada awal kehamilan. Ini bisa lantaran pengaruh hormon hCG dan perubahan metabolisme tubuh.
Penyebab pusing pada awal kehamilan
Penyebab utama pusing selama kehamilan, termasuk di awal kehamilan adalah peningkatan hormon yang menyebabkan pembuluh darah Bunda rileks dan melebar. Ini membantu meningkatkan aliran darah ke bayi, tetapi memperlambat kembalinya darah di pembuluh darah ke Bunda.
Kondisi tersebut menyebabkan tekanan darah ibu mengandung lebih rendah dari biasanya, yang dapat mengurangi aliran darah ke otak, sehingga menyebabkan pusing untuk sementara waktu.
Pusing pada ibu mengandung juga bisa disebabkan kadar gula darah rendah yang mungkin terjadi saat tubuh beradaptasi dengan perubahan metabolisme. Perempuan yang menderita anemia alias mempunyai varises mungkin lebih rentan terhadap pusing daripada yang lain.
Pusing pada ibu mengandung juga bisa disebabkan dehidrasi alias kurang asupan cairan. Selama beberapa minggu dan bulan pertama kehamilan, banyak wanita yang mengalami mual dan muntah yang dapat disertai dengan pusing alias menyebabkan dehidrasi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pusing.
Perbedaan pusing tanda mengandung dan pusing biasa
Banyak yang bingung dengan beda pusing mengandung dan pusing biasa. Secara umum, ibu mengandung bisa membedakan dari beberapa perihal ini.
- Pusing mengandung condong muncul lantaran perubahan hormon dan tekanan darah.
- Pusing biasa lebih sering disebabkan kelelahan, kurang tidur, alias stres.
- Pusing mengandung sering disertai indikasi lain seperti mual dan telat haid.
Tak jarang juga muncul pertanyaan apakah pusing tanda mau haid? Jawabannya, bisa iya Bunda. Gejala PMS dan awal kehamilan memang mirip. Karena itu perlu observasi lebih lanjut untuk mengetahui jawabannya.
Tanda-tanda kehamilan lain yang sering muncul berbarengan dengan pusing
Bunda bakal sering mengalami beberapa tanda lain selain pusing sebagai tanda kehamilan, antara lain:
- Telat haid.
- Payudara lebih sensitif.
- Mual alias muntah ringan.
- Merasa mudah lelah.
- Perubahan suasana hati.
Gejala-gejala tersebut dapat membantu memperjelas apakah pusing berangkaian dengan kehamilan alias bukan.
Cara mengatasi pusing saat hamil
Melansir laman American Pregancy, beberapa langkah di bawah ini dapat mengatasi alias mengurangi pusing saat hamil
- Hindari berdiri dalam waktu lama. Jika Bunda kudu berdiri, pastikan kaki tetap bergerak untuk membantu meningkatkan sirkulasi.
- Bangun perlahan dari posisi duduk alias berbaring. Ini sangat krusial saat Bunda keluar dari bak mandi.
- Makan secara teratur. Hindari jarak waktu yang lama antar waktu makan, lebih baik mengemil sepanjang hari.
- Hindari mandi air panas.
- Hindari berebahan telentang setelah Bunda mencapai pertengahan trimester kedua.
- Kenakan busana lenggang dan nyaman untuk menghindari pembatasan sirkulasi.
Pada kondisi tertentu, pusing saat mengandung trimester 2 dan pusing saat mengandung trimester 3 juga dapat terjadi lantaran perubahan tekanan darah, beban tubuh yang meningkat, alias posisi bayi yang menekan pembuluh darah.
Kapan ibu mengandung perlu memeriksakan diri ke dokter?
Ada kondisi yang ibu mengandung perlu waspadai. Ini menentukan kapan ibu mengandung kudu segera memeriksakan diri ke dokter. Ibu mengandung kudu segera menghubungi master jika pusing disertai dengan perdarahan memek dan/atau nyeri di perut. Ini bisa menjadi tanda kehamilan ektopik, plasenta letak rendah, alias abrupsio plasenta.
Selain itu juga mengalami beberapa indikasi di bawah ini:
1. Pusing sangat berat alias sering berulang
2. Pusing yang disertai pingsan menjadi salah satu tanda wanita kudu segera berkonsultasi ke dokter.
"Jika dia betul-betul pingsan, itu sangat mengkhawatirkan," kata Langen.
3. Disertai nyeri dada alias sesak napas
Jika ibu mengandung merasa pusing setelah duduk dan beristirahat alias sesak napas, itu tidak normal. Juga, jika ibu hamil terbangun dengan sesak napas alias tidak bisa berebahan telentang tanpa merasa sesak napas.
4. Tekanan darah sangat rendah alias tinggi.
5. Ada gangguan penglihatan.
Setiap tubuh wanita punya langkah sendiri dalam 'berbicara'. Pusing bisa jadi hanya capek biasa, tapi juga bisa menjadi tanda awal kehamilan.
Semoga Bunda dan calon bayi selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan kebahagiaan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·