Sambangi PP Muhammadiyah, Habib Umar bin Hafiz Ingin Perkuat Persatuan Umat

Intisari Islam oleh Waktu baca 2 menit 508x dilihat
Sambangi PP Muhammadiyah, Habib Umar bin Hafiz Ingin Perkuat Persatuan Umat

Bagikan Postingan

Kincai Media, JAKARTA — Ulama terkemuka dari Tarim, Yaman, sekaligus ketua Darul Musthafa, Habib Umar bin Hafiz, berbareng delegasi Majelis Muwasholah Ulama Muslimin berbuat lawatan silaturahmi ke Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada Senin (12/10/2026).

Dalam pernyataannya seusai pertemuan, Habib Umar bin Hafiz menegaskan bahwa agenda utama perjumpaan tersebut adalah menguatkan persatuan umat Islam dan memperluas kerja sama dalam pelayanan terhadap kepercayaan dan umat.

"Pembicaraan kita berkisar pada tugas-tugas besar kita dalam mempersatukan umat Nabi Muhammad SAW semampu kita, serta saling tolong-menolong dalam memberikan pelayanan dan khidmat bagi hukum ini dan bagi umat ini,” kata Habib Umar bin Hafiz melalui pesan tertulis yang diterima Republika, Senin (12/10)

Ia menyampaikan harapan agar pintu-pintu kerja sama yang terbuka dapat melibatkan beragam perkumpulan dan institusi Islam, tidak cuma di Indonesia, tetapi juga di beragam bagian dunia.

Habib Umar bin Hafiz turut menyampaikan penghargaan kepada ketua dan seluruh jajaran Muhammadiyah atas sambutan yang diberikan. Ia mengharapkan dapat mengunjungi instansi pusat Muhammadiyah di Yogyakarta pada kesempatan mendatang.

“Kami sangat bahagia dengan arah tujuan, ketulusan, serta tekad kuat mereka untuk memberikan khasiat bagi umat ini dengan metode yang mempersatukan,”kata dia.

Ia menutup pernyataannya dengan doa agar Allah SWT menyempurnakan taufik, menjaga keikhlasan, menghimpun umat di atas keridhaan-Nya, serta mempertemukan mereka berbareng rombongan Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak.

Kunjungan Habib Umar bin Hafiz dan delegasi Majelis Muwasholah Ulama Muslimin ke PP Muhammadiyah menegaskan pentingnya membangun hubungan antarlembaga Islam yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Pertemuan ini mempertemukan kekuatan tradisi keilmuan dan tarbiyah dengan pengalaman Muhammadiyah dalam pendidikan, pelayanan sosial, dakwah, dan pergerakan kemanusiaan.

Ke depan, kesempatan kerja sama yang dibahas dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi kelembagaan, pematangan rancangan program, verifikasi mitra pelaksana, serta penyusunan mekanisme pendanaan dan penilaian yang transparan.

Dengan demikian, silaturahim ini diharapkan tidak selesai sebagai perjumpaan figur dan pertukaran gagasan, tetapi berkembang menjadi kemitraan konkret dalam membina generasi Muslim, memperluas dakwah yang mencerahkan, serta memperjuangkan hak pendidikan dan hayat yang bermartabat bagi rakyat Palestina.

Artikel Lainnya Intisari Islam
↑
Close Right Ads
Close Left Ads