Jakarta -
Bunda yang pertama kali berhadapan dengan spekulum mungkin merasa tegang alias takut. Bunda tak perlu takut, lantaran perangkat berbentuk seperti paruh bebek ini biasa digunakan saat pemeriksaan area kewanitaan. Yuk, ketahui kegunaan spekulum saat pemeriksaan kandungan.
Dokter kandungan menggunakan spekulum untuk memeriksa pertumbuhan abnormal, mengambil sampel cairan untuk pengujian, apalagi ketika melakukan operasi melalui vagina
Apa itu spekulum atau cocor bebek?
Spekulum atau vaginal speculum adalah perangkat yang digunakan tenaga kesehatan untuk memeriksa lubang berliang di tubuh, seperti vagina, anus, telinga, alias lubang hidung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Cleveland Clinic, spekulum memek untuk pemeriksaan panggul mungkin merupakan jenis yang paling dikenal. Selama pemeriksaan, spekulum melebarkan tembok memek secukupnya agar tenaga kesehatan dapat memandang saluran memek dan serviks. Serviks adalah lubang antara memek dan rahim.
Lantas seperti apa corak spekulum? Spekulum datang dalam beragam desain, tergantung pada tujuannya. Selama kunjungan ke master kandungan, kemungkinan besar Bunda bakal memandang spekulum yang mempunyai dua lengan yang berjumpa di engsel.
Lengan tersebut menyerupai paruh bebek. Ini adalah bagian spekulum yang masuk ke dalam vagina. Ketika lengan terbuka, memek melebar. Ketika lengan tertutup, memek kembali ke ukuran normalnya.
Spekulum terbuat dari baja tahan karat alias plastik. Beberapa spekulum plastik mempunyai lampu terintegrasi yang memudahkan master untuk memandang memek dan serviks.
Fungsi spekulum atau cocor bebek saat pemeriksaan kandungan
Berikut beberapa kegunaan spekulum saat pemeriksaan kandungan yang dirangkum dari beragam sumber:
1. Pemeriksaan pap smear
Spekulum memungkinkan master melakukan pap smear, ialah tes untuk mendeteksi perubahan sel serviks yang berisiko menjadi kanker.
Pada pemeriksaan pap smear, master dengan lembut bakal memasukkan bagian spekulum yang berbentuk paruh bebek ke dalam memek dan membuka spekulum untuk melebarkan tembok vagina. Penyedia jasa kesehatan bakal mengambil sel-sel dari leher rahim, yang kemudian bakal diuji untuk mendeteksi tanda-tanda kanker serviks.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa skrining serviks secara rutin dapat menurunkan nomor kematian akibat kanker serviks.
2. Mendeteksi jangkitan alias keputihan abnormal
Spekulum dapat membantu master memandang kondisi tembok memek dan serviks secara langsung. Jika ada tanda jangkitan seperti cairan tidak normal, kemerahan, alias luka maka master dapat segera mengambil sampel untuk pemeriksaan laboratorium.
3. Membantu prosedur medis
Spekulum juga dapat digunakan ketika master melakukan prosedur seperti:
- Pemasangan alias pelepasan IUD.
- Pemeriksaan perdarahan abnormal.
- Pengambilan sampel jaringan (biopsi serviks).
- Dilatasi & Kuretase (D&C).
- Ablasi endometrium.
- Fertilisasi in vitro (IVF).
- Pemasangan IUD.
- Prosedur eksisi elektrosurgikal loop (LEEP).
- Histerektomi vagina.
Untuk pemasangan spekulum dalam waktu lama seperti D&C dan histerektomi, Bunda bakal dibuat tertidur.
Spekulum/ Foto: Getty Images/Tatiana Buzmakova
Pemasangan spekulum kondusif dan menyakitkan tidak?
Berbagai kreasi spekulum telah digunakan selama beratus-ratus tahun untuk membantu mendiagnosis dan mengobati kondisi ginekologis. Penyedia jasa kesehatan bakal mensterilkan spekulum terlebih dulu untuk memastikan tidak ada kuman yang masuk ke tubuh pasien saat dimasukkan.
Bunda tidak perlu cemas tentang pelonggaran memek jangka panjang. Pelebaran selama prosedur berkarakter sementara. Vagina bakal kembali ke ukuran normal setelah pemeriksaan.
Untuk sakit alias tidaknya, pemasangan spekulum biasanya membikin orang merasa tidak nyaman alias tertekan saat tenaga kesehatan memasukkan spekulum dan melebarkannya, tetapi semestinya tidak pernah sakit.
Tenaga kesehatan mungkin bakal menekan ke bawah untuk merilekskan otot di lubang memek saat spekulum masuk untuk mengurangi rasa tidak nyaman.
Jika spekulum terasa sakit, kemungkinan Bunda merasa resah dan tegang. Otot yang tegang dapat membikin pengalaman tersebut lebih menyakitkan daripada seharusnya.
Untuk mencegah rasa sakit, sampaikan kekhawatiran dan info kesehatan yang relevan kepada penyedia jasa kesehatan. Beri tahu tenaga kesehatan jika Bunda merasa sakit.
Bunda juga dapat mencoba latihan pernapasan dan relaksasi agar tidak merasa sakit.
Spekulum atau cocor bebek bisa melukai vagina?
Meskipun banyak orang membayangkan tembok memek dapat meregang secara drastis, biasanya, pelebaran hanya sedikit. Misalnya, hanya perlu dilebarkan satu inci alias kurang untuk pemeriksaan Pap smear rutin.
Jika Bunda cemas terluka lantaran spekulum, sebenarnya jika digunakan dengan benar, spekulum tidak bakal melukai kulit. Memilih ukuran spekulum yang tepat untuk memek bakal mencegah selaput dara (jaringan yang terletak di dekat lubang vagina) robek.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·