Trik Mengolah Batang Kecombrang, Sensasi Asam Segar Tanpa Aroma Langu

Jan 10, 2026 10:00 AM - 4 bulan yang lalu 133366
Trik mengolah batang kecombrang, sensasi masam segar tanpa aroma langu

foto: Lazada/AW Collection

Batang kecombrang sering kali menjadi rahasia kelezatan masakan tradisional lantaran cita rasa masam segarnya yang khas. Namun, mengolah bagian tumbuhan satu ini memerlukan trik unik agar hasil akhirnya tidak langu. Kunci utamanya ada pada pemilihan bagian batang yang tepat, ialah bagian dalam yang berwarna putih pucat dan bertekstur lembut.

Untuk mendapatkan bagian yang bisa dikonsumsi tersebut, kulit luar yang keras kudu dikupas terlebih dahulu. Jika diolah dengan benar, batang kecombrang bakal memberikan sentuhan rasa yang unik, sangat cocok untuk campuran tumisan, gulai, hingga sambal.

Meski aromanya sangat kuat, jangan sampai rasa langu justru menutupi kelezatan hidangan. Pemilihan bahan yang tetap muda serta penerapan metode perendaman alias perebusan singkat adalah rahasia untuk menciptakan rasa yang seimbang. Berikut adalah pedoman memasak batang kecombrang yang bisa dipraktikkan di dapur rumah dikutip BrilioFood dari Liputan6, Sabtu (10/1).

Cara Memasak Batang Kecombrang Agar Tidak Langu

Trik mengolah batang kecombrang, sensasi masam segar tanpa aroma langu

Batang kembang kecombrang
© 2026 brilio.net/Gemini AI

1. Mengupas Kulit Luar yang Keras

Langkah pertama adalah mengupas kulit luar batang kecombrang hingga menemukan bagian inti yang berwarna putih dan lunak. Kulit luar yang berwarna hijau alias kemerahan biasanya mengandung serat kasar dan aroma langu yang kuat. Pastikan hanya menggunakan bagian hati batang untuk menjaga tekstur masakan tetap lembut.

2. Merendam dengan Air Garam

Setelah dibersihkan, irisan batang sebaiknya direndam dalam larutan air garam selama 10 hingga 15 menit. Garam bakal membantu menarik keluar cairan getah yang menjadi penyebab rasa getir dan aroma langu. Setelah direndam, bilas irisan tersebut dengan air mengalir hingga bersih sebelum dicampurkan ke dalam ramuan masakan.

3. Merebus Singkat Sebelum Ditumis

Perebusan singkat alias blanching adalah metode yang efektif untuk mengurangi aroma tajam. Rebus irisan batang dalam air mendidih selama 1-2 menit, lampau tiriskan dan masukkan ke dalam air es untuk menghentikan proses pemasakan. Metode ini membantu mempertahankan warna cerah dan menghilangkan sisa-sisa getah.

4. Menumis dengan Bumbu Aromatik

Menggunakan ramuan dasar seperti bawang putih, bawang merah, dan terasi yang melimpah bakal membikin aroma masakan lebih menyatu. Tumis ramuan hingga wangi sebelum menambahkan potongan batang kecombrang. Aroma ramuan bakal menutupi sisa aroma langu, menciptakan perpaduan rasa yang harmonis.

5. Menambahkan Unsur Asam Alami

Menambahkan bahan masam seperti masam jawa, jeruk nipis, alias belimbing wuluh dapat membantu menetralkan rasa getir yang tersisa. Reaksi kimia dari unsur masam bakal membikin cita rasa batang menjadi lebih segar dan menonjolkan aroma floral yang lembut. Ini sangat cocok untuk hidangan berkuah seperti sup ikan alias garang asem.

Ciri Kecombrang yang Segar

1. Warna Batang Cerah

Batang kecombrang yang segar mempunyai warna hijau muda alias kemerahan yang cerah, tanpa bercak hitam. Warna yang kusam alias kecokelatan menandakan bahan tersebut sudah mulai membusuk.

2. Tekstur Padat dan Renyah

Batang yang berbobot baik bakal terasa keras dan padat saat ditekan. Jika batang terasa kenyal alias keriput, itu menandakan kadar airnya sudah berkurang.

3. Aroma Floral Segar

Aroma floral yang kuat dan segar adalah karakter utama bahan yang segar. Jika tercium aroma masam alias busuk, sebaiknya jangan digunakan.

4. Ujung Batang Tertutup Rapat

Jika membeli bagian bunga, pastikan kuncupnya tetap tertutup rapat. Ini menandakan bahwa tumbuhan tersebut dipetik pada usia yang tepat.

5. Tidak Ada Lendir pada Irisan

Bagian bawah batang yang dipotong kudu kering dan bersih, tanpa lendir. Lendir menunjukkan adanya kegiatan kuman akibat penyimpanan yang tidak baik.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apakah batang kecombrang kondusif dimakan?

Ya, bagian dalam batang yang lunak kondusif dan umum dikonsumsi dalam beragam masakan tradisional.

Bagaimana langkah masak batang kecombrang agar tidak pahit?

Gunakan teknik perendaman air garam dan kupas bagian kulit luar yang keras sebelum diolah.

Bagian mana dari batang kecombrang yang paling enak?

Bagian dalam alias "hati" batang yang berwarna putih adalah bagian paling lezat dan minim aroma langu.

Bisa dibuat apa saja olahan batang kecombrang?

Batang ini sangat cocok dijadikan tumisan, campuran sambal bongkot, alias penambah aroma pada gulai ikan.

Kenapa masakan kecombrang bisa terasa sangat langu?

Hal ini biasanya terjadi lantaran getah pada batang tidak dibersihkan dengan betul melalui proses pencucian alias perebusan.

(brl/tin)

Selengkapnya