Jakarta -
Meskipun tak muda lagi, menyambut bayi di usia 40-an tentu tetap menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Bunda. Akan tetapi, mungkin Bunda bakal bertanya-tanya tentang pasokan ASI yang tersedia selama menyusui, apakah mencukupi alias tidak.
Menurut Natural Parent Magazine, pasokan ASI yang terdapat pada ibu menyusui tidak bakal berubah seiring waktu. Terlepas dari usia, lama menyusui, alias latar belakang, ASI Bunda tetap berbobot dan kaya bakal nutrisi serta antibodi.
Bahkan, di sejumlah penelitian, ASI kolostrum pada ibu yang berumur lebih tua jauh lebih tinggi dibandingkan ibu yang lebih muda. Maka dari itu, tubuh seorang wanita sangatlah istimewa. Di usia berapapun, ASI tetap menjadi sumber nutrisi yang paling komplit bagi bayi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir dari The Pumping Solution, seorang konsultan laktasi berjulukan Jan Barger menyebut bahwa kualitas ASI tidak bakal rusak, jelek, ataupun menurun. Meskipun terkadang terdapat kesulitan alias tantangan, mutu ASI Bunda tetap terjaga.
Kondisi umum yang terjadi saat menyusui di usia 40-an
Sejumlah penelitian menunjukkan adanya sedikit kemungkinan atas keterlambatan produksi ASI, terutama pada tahap laktogenesis II. Umumnya ini bakal terjadi pada ibu menyusui dengan usia 40-an yang baru pertama kali mempunyai anak alias mengalami kondisi medis tertentu, seperti operasi caesar, obesitas, alias diabetes.
Setelah melahirkan, kadar estrogen dan progesteron menurun drastis, Bunda. Kemudian, hormon prolaktin dan oksitosin pada akhirnya mengambil alih peran kedua hormon tersebut untuk memproduksi dan melepaskan ASI.
Tak ada yang berbeda dengan keahlian hormon tersebut, baik itu pada usia 22 maupun 42 tahun. Hanya saja, yang menjadi perbedaan adalah respons stres yang dapat menghalang pelepasan oksitosin dan membikin proses mengalirkan ASI terasa lebih lambat, Bunda.
Selain itu, krusial untuk diingat bahwa pasokan ASI ditentukan oleh seberapa sering ASI dikeluarkan, bukan usia. Karenanya, semakin rutin mengeluarkan ASI, maka produksi ASI juga bakal menyesuaikan.
Tips melancarkan ASI di usia 40 tahun
Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan Bunda saat mulai menyusui di usia 40 tahun:
- Mulai menyusui alias memompa sedini mungkin: Bunda, usahakan menyusui langsung alias memompa ASI sesering mungkin, sekitar 8-10 kali dalam 24 jam, termasuk di malam hari. Jika terpisah dengan bayi, Bunda dapat mulai memompa ASI dalam 1-6 jam usai melahirkan.
- Kenali tanda produksi ASI mulai meningkat: Payudara biasanya terasa lebih penuh pada hari ke-2 hingga ke-5. Pada kondisi tertentu, seperti operasi caesar, diabetes, alias usia 40-an, proses ini dapat lebih lambat. Tetaplah rutin keluarkan ASI agar produksinya lancar.
- Frekuensi yang menyesuaikan produksi ASI: Setiap ibu mempunyai kebutuhan gelombang menyusui alias memompa yang berbeda. Ada yang cukup 4-5 kali, ada juga yang perlu 9-10 kali per hari. Jika kurang dari kebutuhan tersebut, produksi ASI dapat menurun, Bunda.
Demikian penjelasan gimana proses menyusui yang dilakukan saat Bunda berumur 40 tahun. Semoga info ini berfaedah dan menjawab pertanyaan Bunda, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·