Jika orang sekitar menyadari senyuman Bunda tampak berbeda, jangan abaikan. Perubahan pada ekspresi wajah ini dapat menjadi salah satu sinyal stroke yang memerlukan penanganan medis segera.
Serangan otak adalah keadaan darurat yang memerlukan penanganan segera. Stroke terjadi ketika suplai darah ke otak tiba-tiba terganggu, menyebabkan kerusakan sel otak yang cepat. Tanpa oksigen dan nutrisi, sel-sel otak mulai meninggal dalam hitungan menit.
Stroke tidak terjadi begitu saja, dia berkembang secara diam-diam. Kebiasaan sehari-hari dan kondisi kesehatan yang tidak terkontrol dapat meningkatkan akibat dari waktu ke waktu tanpa peringatan.
Faktor akibat stroke otak sendiri meliputi style hidup kurang gerak, hipertensi, obat-obatan, makanan berlemak, diabetes, penyakit jantung, obesitas, hingga kolesterol tinggi.
Bahayanya mungkin tidak terlihat sampai terlambat. Jadi, krusial untuk mengenali tanda-tanda peringatannya.
Tanda senyum menjadi tanda stroke
Dilansir THE TIMES OF INDIA, salah satu indikasi stroke yang umum adalah senyum yang aneh. Banyak orang kandas memperhatikan tanda ini.
Senyum yang tiba-tiba ‘aneh’ alias tidak simetris dapat terlihat pada pasien stroke ketika stroke memengaruhi area otak yang mengontrol otot wajah, satu sisi wajah mungkin menjadi lemah alias terkulai, menyebabkan senyum tampak miring alias asimetris.
Jika seseorang tiba-tiba mengalami senyum yang tidak simetris, berbarengan dengan kelemahan pada lengan, kesulitan berbicara, alias kehilangan keseimbangan, perihal itu kudu dianggap sebagai keadaan darurat medis.
Jika senyum tiba-tiba terasa berbeda alias orang lain memperhatikan bahwa salah satu sisi wajah tidak bergerak normal, perhatikanlah. Senyum yang asing jika disertai dengan kesulitan berbicara, ketidakstabilan saat berjalan, alias kelemahan mendadak, mungkin merupakan langkah otak memberi sinyal adanya stroke.
Waktu sangat berbobot bagi otak, jadi segera cari pengobatan untuk mengatasi stroke dan meningkatkan kualitas hidup.
Pengobatan stroke
Pengobatan stroke sangat sensitif terhadap waktu dan setiap detik juga sangat berharga. Trombolisis IV, ialah suntikan pelarut bekuan darah, kudu diberikan dalam waktu 4,5 jam.
Bahkan, perawatan canggih, seperti trombektomi, dapat menyelamatkan sel-sel otak dan meningkatkan pemulihan, tetapi hanya jika pasien tiba di rumah sakit tepat waktu, beberapa kasus hingga 24 jam.
Tanda-tanda stroke
Melansir dari Medical News Today, stroke memengaruhi bagian bawah salah satu sisi wajah dan bukan dahi. Namun, jika terjadi di batang otak, perihal itu dapat memengaruhi dahi. Stroke mungkin dapat menyebabkan beberapa perihal berikut ini:
- Menarik kelopak mata, pipi, alias perspektif mulut ke bawah
- Kesulitan tersenyum
- Senyum yang muncul secara tidak sengaja
- Ngiler
- Bicara mulai cadel
Adapun beberapa indikasi stroke lainnya yang dapat Bunda kenali. Berikut di antaranya:
- Mati rasa alias kelemahan pada satu sisi tubuh
- Kebingungan mendadak alias susah memahami ucapan
- Sulit memandang secara tiba-tiba pada satu alias kedua mata
- Sulit melangkah secara tiba-tiba alias kehilangan keseimbangan
- Sakit kepala yang tiba-tiba dan parah
Apa yang kudu dilakukan?
Semakin sigap seseorang mendapatkan perawatan medis, semakin sigap pengobatan dapat dimulai. Ini dapat menyelamatkan nyawa seseorang dan mengurangi akibat jangka panjang dari stroke tersebut.
Sembari menunggu jasa darurat tiba, ada beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan. Berikut di antaranya:
- Memastikan bahwa area di sekitar orang tersebut aman.
- Melihat jam untuk mengetahui kapan indikasi mulai muncul.
- Berbicara dengan mereka dan meminta untuk menggenggam tangan jika mereka tidak dapat merespons.
- Melonggarkan busana ketat.
- Menjaga mereka tetap hangat jika kedinginan.
- Memastikan mereka tidak makan alias minum apa pun.
Nah, itulah senyuman asing yang menjadi sinyal stroke hingga langkah mengatasinya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·