Windows 11 Lebih Kencan Di Steam Machine, Tapi Apakah Layak Dipasang?

Jul 17, 2026 05:23 PM - 11 jam yang lalu 548

Nah bagi Anda yang ketinggalan berita nih, beberapa waktu lalu, Valve akhirnya merilis driver resmi Windows untuk Steam Machine, banyak pengguna langsung penasaran. Apakah sekarang Windows 11 menjadi pilihan yang lebih baik dibanding SteamOS?

Nah, serangkaian pengetesan terbaru rupanya memberikan jawaban yang cukup menarik, lantaran di atas kertas, Windows 11 memang sukses unggul di beberapa benchmark dan apalagi memenangkan seluruh pengetesan gaming pada resolusi 4K, namun ketika memandang pengalaman penggunaan secara keseluruhan, jawabannya rupanya tidak sesederhana itu.

Apa Itu Steam Machine?

Bagi yang belum familiar, Steam Machine merupakan sebuah PC gaming berbentuk konsol yang pertama kali diperkenalkan Valve pada tahun 2015. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain game PC langsung di ruang family dengan sistem operasi berbasis Linux berjulukan SteamOS.

Sayangnya, proyek Steam Machine saat itu kurang sukses lantaran support game Linux yang tetap terbatas dan produsen hardware yang beragam. Akibatnya, perangkat ini perlahan menghilang dari pasaran.

Namun beberapa tahun terakhir Valve kembali menghidupkan konsep tersebut lewat Steam Deck dan SteamOS generasi terbaru. Bahkan sekarang SteamOS mulai mendukung beragam perangkat lain, termasuk Steam Machine generasi baru yang akhirnya mendapatkan driver resmi Windows dari Valve.

Benchmark Memang Menang, Tapi Selisihnya Tipis

Jadi, berasas pengetesan yang dilakukan oleh ETA Prime, mereka membandingkan SteamOS dengan Windows 11 menggunakan hardware Steam Machine yang sama, hasilnya, Windows memang menunjukkan performa yang sedikit lebih baik pada beberapa benchmark sintetis.

Misalnya pada Geekbench 6, Windows memperoleh skor multi-core sekitar 22% lebih tinggi dibanding SteamOS. Pada beberapa game seperti Cyberpunk 2077 di resolusi 4K, Windows juga sukses unggul tipis.

Namun ketika semua hasil benchmark digabungkan mulai dari 1080p, 1440p hingga 4K, perbedaannya sebenarnya sangat kecil.

Bahkan pada banyak game, selisih performanya hanya berkisar 1 hingga 2 FPS, yang tentu saja nyaris tidak bakal terasa saat dimainkan.

SteamOS Masih Menang di Pengalaman Pengguna

Selaini tu, yang jadi masalah justru bukan soal performa, lantaran saat ini driver Windows untuk Steam Machine tetap berstatus “as-is”. Valve apalagi secara terang-terangan mengatakan bahwa mereka tidak memberikan support resmi andaikan pengguna menjalankan Windows pada perangkat tersebut.

Misalkan, saat ini penggunaan Windows di perangkat tersebut tetap mempunyai banyak batasan, seperti :

  • Belum mendukung dual boot dengan SteamOS.
  • Harus menghapus SteamOS jika mau memasang Windows.
  • Untuk kembali ke SteamOS kudu melakukan reinstall penuh.
  • Instalasi Windows memerlukan hubungan Ethernet pada proses awal lantaran driver Wi-Fi baru bisa dipasang setelah Windows aktif.

Dengan kata lain, pengalaman memasang Windows tetap jauh dari semudah menggunakan SteamOS bawaan.

Selain itu, salah satu argumen kenapa Windows tidak bisa unggul jauh adalah lantaran driver yang digunakan tetap belum sepenuhnya matang. SteamOS menggunakan driver Mesa yang terus dikembangkan Valve berbareng organisasi Linux, sementara Windows hanya menggunakan paket driver unik yang disediakan Valve untuk perangkat tersebut.

Akibatnya, kelebihan Windows sebagai sistem operasi native untuk game Windows tidak betul-betul bisa menghasilkan peningkatan performa yang signifikan.

Nah Apakah Windows Layak Dipasang?

Meskipun memang bisa dan performanya cukup baik, tentu ada beberapa kondisi dimana Windows memang menjadi pilihan yang lebih masuk akal, misalnya jika Anda mau memainkan game yang menggunakan anti-cheat seperti Riot Vanguard alias Call of Duty yang hingga saat ini tetap belum mendukung Linux maupun Proton.

Selain itu, Windows juga tetap unggul untuk penggunaan di luar gaming seperti menjalankan aplikasi produktivitas, software tertentu, hingga beragam jasa yang memang belum tersedia di SteamOS.

Sementara itu, disisi lain SteamOS sendiri sekarang sudah semakin matang, Valve apalagi mulai membuka support SteamOS untuk PC biasa sehingga pengalaman unik Steam Machine sekarang tidak lagi eksklusif hanya untuk perangkat Valve.

Sehingga dengan beragam optimasi tersebut, banyak pengguna justru menilai SteamOS menjadi pilihan yang lebih nyaman andaikan tujuan utamanya memang hanya untuk bermain game.

Nah jika kita lihat hasil benchmark yang dibagikan ETA Prime ini memang terlihat menarik, lantaran Windows 11 sukses unggul di beberapa pengujian. Namun jika memandang selisih performanya yang sangat mini dibanding beragam kompromi yang kudu dilakukan, memasang Windows di Steam Machine saat ini rasanya tetap belum menjadi pilihan terbaik.

Bagaimana menurutmu guys? sepertinya menarik juga jika kita telaah perangkat ini ya, next kita telaah deh.

Via : ETA Prime


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya