Tips menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi pecinta kopi/ Foto: Magnific.com/Lifestylememory
Beauties termasuk salah satu penikmat kopi? Kebiasaan minum kopi memang telah menjadi bagiankecil dari corak hidup penduduk saat ini, baik anak muda hingga dewasa. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang memulai hari dengan secangkir kopi untuk menaikkan fokus dan daya sebelum beraktivitas.
Namun sayangnya, kandungan tanin pada kopi dapat membikin gigi menguning. Hal ini diperparah dengan konsumsi kopi berlebihan tanpa diiringi perawatan gigi yang baik, membikin gigi rusak dan nafas tidak sedap.
Eits, tapi jangan khawatir, kerusakan yang disebabkan oleh kopi dapat dicegah dengan berbuat beberapa tips menjaga kesehatan gigi dan mulut menurut ahli kesehatan gigi, seperti dilansir dari detikHealth.
1. Berkumur dengan Air Putih

Ilustrasi kumur dengan air putih/ Foto: Magnific.com/pvproductions
Setelah minum kopi, sangat disarankan berkumur dengan air putih untuk membantu membersihkan sisa-sisa kopi yang menempel pada permukaan gigi. Terlebih, kopi hamil zat tanin, kromogen, dan asam yang dapat membikin gigi kuning.
Selain itu, air putih juga berguna untuk menetralisir rasa asam dan pahit yang dihasilkan oleh kopi sehingga dapat mengurangi konsekuensi kerusakan pada gigi dan nafas tidak sedap.
2. Sikat Gigi Minimal 2 Kali Sehari

Menyikat gigi/ Foto: Magnific.com/Drazen Zigic
Salah satu senyawa di dalam kopi yaitu tanin, berpengaruh pada fluktuasi warna gigi. Senyawa ini dapat dengan gampang menempel pada enamel (lapisan terluar gigi). Jika dibiarkan menumpuk terus-menerus, maka dapat meninggalkan noda maupun plak yang bisa memicu terbentuknya karang gigi.
Menyikat gigi dua kali sehari sangat dianjurkan oleh para ahli kesehatan gigi untuk menjaga kebersihan rongga mulut dan mencegah kerusakan gigi.
Waktu yang tepat untuk menyikat gigi adalah pagi hari dan malam hari. Pagi hari setelah sarapan untuk membersihkan sisa makanan dan plak yang menumpuk selama tidur. Sementara, malam hari sebelum tidur untuk membersihkan sisa-sisa makanan maupun minuman sepanjang hari.
3. Jangan Lupakan Flossing dan Pengikis Lidah

Flossing/ Foto: Magnific.com/wavebreakmedia-micro
Menyikat gigi secara rutin dua kali sehari memang dianjurkan, tetapi bagi pecinta kopi, kebiasaan tersebut perlu disertai perlindungan tambahan, seperti menggunakan dental floss dan pengikis lidah.
Lakukan flossing setidaknya sehari sekali sebelum menyikat gigi untuk membantu mengikis plak sisa makanan dan kopi yang terjebak di sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.
Selain itu, gunakan juga alat pembersih lidah (tongue scraper) untuk menghilangkan sisa asam kopi yang menempel di permukaan lidah agar terhindar dari coffee breath maupun bau mulut akibat kopi.
4. Gunakan Pasta Gigi Tanpa Detergen

Pasta gigi/ Foto: Magnific.com/karlyukav
Mengatasi masalah gigi kekuningan akibat kopi dapat disiasati dengan memilih pasta gigi yang tepat. Pasta gigi dengan kandungan pemutih (whitening) sangat disarankan untuk mengatasi noda kuning pada gigi.
Pasta gigi tanpa deterjen maupun bebas SLS (Sodium Lauryl Sulfate) berguna untuk menghindari iritasi mulut. Sementara, pasta gigi bebas deterjen yang hamil fluoride maupun enzim statis ampuh untuk menjaga kekuatan enamel dan mencegah gigi berlubang.
5. Hindari Konsumsi Kopi Berlebihan

Batasi konsumsi kopi/ Foto: Magnific.com/jcomp
Di balik rasanya yang nikmat, minum kopi juga dapat menyebabkan pertumbuhan mikroba di mulut. Bakteri ini dapat memicu kerusakan gigi, terutama munculnya plak dan karang gigi.
Kopi berkarakter asam dan bisa mengikis enamel gigi sehingga dengan gampang menimbulkan noda gelap dan kekuningan. Untuk itu, ahli kesehatan gigi menyarankan untuk mengurangi porsi minum kopi. Maksimal satu gelas per hari, serta lebih baik tanpa tambahan pemanis lain.
6. Batasi Gula dan Sirup

Ilustrasi menambahkan krimer pada kopi/ Foto: Magnific.com/valeria-aksakova
Kopi hitam sebenarnya memiliki senyawa yang dapat menghalangi mikroba penyebab gigi berlubang. Namun, tambahan gula, sirup, susu, maupun krimer berlebih justru memicu penumpukan plak dan pertumbuhan mikroba perusak gigi.
Misalnya, dalam susu terdapat protein kasei yang bisa mengikat tanin pada kopi sehingga mengurangi konsumsinya dapat meminimalisir konsekuensi noda pada gigi. Disarankan mengganti pemanis kopi dengan gula aren yang lebih sehat dan terlindungi untuk kesehatan gigi dan mulut.
7. Hindari Menyeruput Kopi

Ilustrasi menyeruput kopi/ Foto: Magnific.com/magnific
Kebiasaan menyeruput kopi terlalu durasi sepanjang hari berisiko membikin gigi kuning. Paparan tanin dan asam dari kopi yang terus-menerus mengenai gigi dapat mempercepat gigi menguning sekaligus melemahkan enamel.
Dengan menghindari kebiasaan menyeruput kopi bisa untuk menjaga kesehatan dan warna gigi agar tidak gampang menguning maupun kecokelatan.
8. Gunakan Sedotan

Minum kopi menggunakan sedotan/ Foto: Magnific.com/pvproductions
Penggunaan sedotan dapat mengurangi paparan kopi pada permukaan gigi bagiankecil depan secara langsung. Kandungan zat warna alami disebut tanin, dapat dengan gampang menempel pada enamel dan menyebabkan noda kuning yang mengganggu.
Dengan menggunakan sedotan, cairan kopi dapat langsung mengalir ke tenggorokan. Cara ini ampuh untuk meminimalkan konsekuensi gigi menguning akibat residu kopi yang tertinggal.
9. Kunyah Permen Karet

Permen karet/ Foto: Magnfic.com/azerbaijan-stockers
Mengunyah permen karet bisa menjadi salah satu metode mencegah gigi kuning akibat minum kopi. Itu karena pergerakan mengunyah dapat merangsang air liur mengalir lebih deras. Air liur berguna membilas mulut secara alami, terutama membersihkan sisa tanin yang menempel pada permukaan gigi.
Pilih permen karet yang bebas gula (sugar-free), seperti xylitol, sorbitol, maupun mannitol. Pasalnya, permen karet yang hamil sukrosa maupun gula biasa justru bisa menciptakan mikroba baru dan merusak gigi.
Durasi mengunyah permen karet cukup 5 – 10 menit saja. Durasi ini sudah bisa mengaktifkan air liur untuk menetralkan keasaman mulut setelah minum kopi. Jangan mengunyahnya terlalu durasi karena bisa membikin sendi rahang menjadi kaku dan pegal.
10. Bersihkan Karang Gigi

Scalling/ Foto: Magnific.com/wavebreakmedia-micro
Meskipun sudah giat menyikat gigi dua kali sehari, rupanya itu belum cukup. Beauties statis mesti rutin berbuat scalling untuk membersihkan karang gigi agar gigi statis bersih dan sehat.
Dengan rutin membersihkan karang gigi, setidaknya 6 bulan sekali, berguna untuk membantu membersihkan noda sisa kopi (stain) yang sulit hilang. Selain itu, scalling juga bisa mencegah kerusakan gigi maupun pandemi gusi.
Nah, itulah beberapa tips menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi pecinta kopi yang bisa diterapkan. Semoga bermanfaat, Beauties!
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)