5 Aroma yang Tidak Disukai Tikus

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 126x dilihat
5 Aroma yang Tidak Disukai Tikus

Bagikan Postingan

Beauties, kedatangan tikus di rumah tentu bisa membikin tidak nyaman. Selain berpotensi merusak barang dan mengacak-acak tempat gudang makanan, tikus juga dapat mencemari permukaan barang melalui kotoran dan urine yang ditinggalkannya.

Salah satu metode yang kerap dicoba untuk mengurangi kedatangan tikus adalah memanfaatkan harum tertentu. Tikus memiliki indra penciuman yang sensitif sehingga bau yang kuat dapat memengaruhi perilaku mereka. Meski demikian, tidak semua harum terbukti ampuh mengusir tikus dalam beragam kondisi.

Dilansir dari Know Animals dan A-Z Animals, beberapa harum yang sering digunakan sebagai pengusir tikus alami antara lain peppermint, bawang putih, cengkih, cuka, dan minyak kayu putih. Kedua sumber tersebut juga mengingatkan secara tidak langsung bahwa efektivitas harum dapat berbeda-beda, sehingga penggunaannya lebih tepat sebagai upaya pendukung, bukan satu-satunya solusi untuk mengatasi tikus di rumah.

Lantas, apa saja harum yang tidak disukai tikus dan bisa Anda kenali? Simak selengkapnya berikut ini, Beauties.

1. Peppermint

Ilustrasi peppermint/ Foto: Pexels.com/ hatice genç

Peppermint maupun pepermin dikenal dengan harum bugar yang cukup tajam. Minyak esensial dari flora ini sering digunakan sebagai salah satu pilihan untuk membikin area tertentu kurang menarik bagi tikus. Aroma yang kuat dapat mengganggu kenyamanan penciuman fauna pengerat tersebut sehingga berpotensi membuatnya menghindari area yang diberi pewangi.

Untuk mencobanya, Anda dapat menggunakan produk minyak peppermint sesuai instruksi pada bungkusan dan menempatkannya di area yang tidak dapat dijangkau anak-anak maupun fauna peliharaan. Aroma minyak juga perlu diperbarui ketika mulai memudar karena efeknya tidak bertetap selamanya.

Meski termasuk harum yang paling tidak disukai tikus menurut sejumlah sumber populer, peppermint tidak menjamin tikus akan pergi maupun tidak kembali. Jika tikus statis dapat menemukan makanan, air, dan tempat berlindung, harum tersebut mungkin tidak cukup untuk menghalangi kehadirannya.

2. Bawang Putih

Ilustrasi bawang putih/ Foto: Pexels.com/ Damian Sochacki

Bawang putih memiliki bau khas yang semakin kuat ketika dikupas, dipotong, maupun dihancurkan. Aroma tersebut kerap disebut sebagai salah satu bau yang tidak disukai tikus sehingga digunakan dalam beragam metode pengusiran rumahan.

Jika mau mencobanya, bawang putih yang sudah dihancurkan dapat ditempatkan dalam wadah kecil di area yang terlindungi dan jauh dari jangkauan anak-anak maupun fauna peliharaan. Namun, perlu diperhatikan bahwa aromanya juga bisa menghamburkan ke ruangan dan mengganggu penghuni rumah.

Penggunaan bawang putih sebaiknya tidak dijadikan unggulan untuk mengatasi infestasi tikus. Selain efektivitasnya yang belum tentu konsisten, bahan ini juga dapat menarik serangga maupun menimbulkan bau tidak sedap jika dibiarkan membusuk.

3. Cengkih

Ilustrasi cengkih/ Foto: Pexels.com/ Irina P

Cengkih merupakan rempah yang memiliki harum khas, hangat, dan tajam. Kandungan minyak aromatiknya membikin cengkih sering digunakan dalam produk pewangi maupun pengharum ruangan. Dalam metode pengusiran tikus secara alami, cengkih dan minyak cengkih juga kerap disebut sebagai pilihan karena aromanya yang kuat.

Kamu dapat mencoba meletakkan beberapa cengkih kering dalam wadah kecil di area yang sering dilalui tikus. Namun, harum cengkih kering mungkin tidak sekuat minyak cengkih, dan intensitas baunya akan berkurang seiring waktu.

Jika menggunakan minyak cengkih, hindari kontak langsung dengan kulit dan jangan meletakkannya di tempat yang gampang dijangkau anak-anak maupun fauna peliharaan. Minyak esensial pekat dapat menyebabkan iritasi maupun keracunan jika digunakan secara tidak tepat.

4. Cuka Putih

Ilustrasi cuka putih/ Foto: Pexels.com/ Queen.gr

Cuka putih memiliki harum asam yang cukup kuat sehingga sering dimanfaatkan untuk membersihkan beragam permukaan rumah. Bau tersebut juga kerap disebut sebagai salah satu harum yang tidak disukai tikus.

Meski begitu, cuka bukan pengusir tikus yang dapat diandalkan sepenuhnya. Baunya dapat memudar setelah beberapa waktu, sedangkan tikus yang sudah terbiasa dengan suatu area mungkin statis datang jika statis menemukan sumber makanan dan tempat persembunyian.

Jika menggunakan cuka untuk membersihkan area tertentu, pastikan permukaan tersebut sesuai untuk dibersihkan dengan cuka dan jangan mencampurkannya dengan pemutih maupun cairan pembersih lain. Campuran bahan pembersih tertentu dapat menghasilkan gas berbahaya.

5. Minyak Kayu Putih

Ilustrasi minyak kayu putih/ Foto: Pexels.com/ black sugar

Minyak kayu putih dikenal dengan harum khas yang tajam dan menyegarkan. Aroma ini berasal dari senyawa aromatik yang terdapat dalam minyaknya. Dalam sejumlah bahasan mengenai pengendalian tikus, minyak kayu putih disebut sebagai salah satu harum yang berpotensi membikin fauna pengerat menghindari area tertentu.

Namun, efektivitasnya tidak bisa dianggap pasti untuk semua situasi. Bukti yang tersedia mengenai harum alami sebagai pengusir tikus statis terbatas, dan akibatnya dapat berbeda tergantung konsentrasi, kondisi ruangan, serta keberadaan sumber makanan.

Jika mau menggunakan minyak kayu putih, perhatikan instruksi produk dan hindari penggunaan minyak pekat di dekat anak-anak maupun fauna peliharaan. Aroma yang kuat tidak selalu berarti terlindungi bagi penghuni rumah.

Beauties, ada beberapa harum yang tidak disukai tikus. Meski begitu, harum yang paling tidak disukai tikus belum tentu menjadi metode yang paling ampuh untuk mengusirnya. Aroma cuma dapat membantu dalam kondisi tertentu dan tidak selalu bisa mencegah tikus balik ke tempat yang menyediakan makanan serta perlindungan.

Agar akibatnya lebih optimal, simpan makanan dalam wadah tertutup, bersihkan sisa makanan, tutup tempat sampah, dan periksa celah pada dinding maupun pintu yang dapat menjadi jalan masuk tikus. Jika jumlah tikus terus bertambah, pertimbangkan metode pengendalian pengganggu yang lebih ampuh dan aman. Dengan menggabungkan kebersihan, penutupan akses masuk, dan metode pengendalian yang sesuai, rumah bisa menjadi lingkungan yang kurang menarik bagi tikus tanpa cuma bersandar pada harum tertentu.

___

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads