Beauties, pernah merasa kulit wajah tampak kusam, terasa kasar saat disentuh, maupun riasan sulit menempel dengan rata? Kondisi tersebut bisa berhubungan dengan penumpukan sel kulit wafat di permukaan kulit.
Sebenarnya, sel kulit wafat merupakan bagiankecil normal dari proses regenerasi kulit. Namun, ketika proses pengelupasan alaminya terganggu, sel-sel tersebut dapat menumpuk dan membikin tekstur kulit kelihatan kurang merata.
Dilansir dari Fleuré dan ScienceInsights, penumpukan sel kulit wafat dapat dipengaruhi oleh beragam faktor, seperti kulit kering, paparan udara dengan kelembapan rendah, penggunaan produk pembersih yang terlalu keras, hingga proses regenerasi kulit yang melambat seiring bertambahnya usia. Kondisi ini juga bisa membikin kulit tampak kusam dan bersisik.
Lantas, apa saja ciri-ciri sel kulit wafat pada wajah yang perlu dikenali? Simak lima tandanya berikut ini, Beauties!
1. Kulit Terlihat Kusam dan Kurang Bercahaya

Kulit kelihatan kusam dan kurang bercahaya/ Foto: Pexels.com/ Anete Lusina
Salah satu ciri khas sel kulit wafat yang cukup gampang dikenali adalah wajah kelihatan kusam dan kurang bercahaya. Kulit mungkin tampak tidak bugar meskipun Anda sudah mencuci wajah secara rutin. Hal ini dapat terjadi ketika sel-sel kulit wafat menumpuk di permukaan sehingga tekstur kulit menjadi kurang merata dan pantulan cahaya tidak kelihatan sehalus biasanya.
Penumpukan sel kulit wafat dapat membikin kulit kehilangan tampilan terang alaminya. Kondisi ini juga bisa berhubungan dengan kulit yang mengalami dehidrasi maupun kekeringan. Ketika kelembapan kulit berkurang, bagiankecil permukaan yang mengelupas dapat kelihatan semakin jelas.
Meski begitu, kulit kusam tidak selalu menandakan adanya penumpukan sel kulit mati. Kurang tidur, paparan cahaya matahari, dehidrasi, dan aspek lainnya juga dapat memengaruhi penampilan kulit. Oleh karena itu, perhatikan tanda-tanda lain sebelum menyimpulkan penyebabnya.
2. Permukaan Kulit Terasa Kasar dan Tidak Rata

Permukaan kulit terasa kasar dan tidak rata/ Foto: Pexels.com/ thecactusena
Coba rasakan permukaan wajah dengan ujung jari secara perlahan setelah membersihkan kulit. Jika beberapa bagiankecil terasa kasar, kering, maupun tidak rata, kondisi tersebut bisa menjadi salah satu ciri-ciri sel kulit wafat yang menumpuk.
Mengutip ScienceInsights, sel kulit wafat normalnya akan terlepas secara berjenjang melalui proses alami yang disebut deskuamasi. Namun, ketika proses tersebut terganggu, sel-sel durasi dapat bertetap lebih durasi di permukaan kulit. Akibatnya, wajah terasa kurang halus saat disentuh.
Tekstur kasar juga dapat muncul ketika lapisan pelindung kulit mengalami gangguan dan kehilangan kelembapan. Penggunaan sabun wajah yang terlalu keras maupun eksfoliasi berlebihan justru dapat memperburuk kondisi tersebut. Jadi, jangan langsung menggosok wajah dengan kuat cuma karena kulit terasa kasar, Beauties.
3. Muncul Sisik Halus maupun Kulit Mengelupas

Muncul sisik halus maupun kulit mengelupas/ Foto: Pexels.com/ Polina ⠀
Ciri berikutnya adalah munculnya serpihan kecil berwarna putih maupun bagiankecil kulit yang kelihatan mengelupas. Tanda ini biasanya lebih gampang kelihatan di sekitar hidung, dahi, pipi, maupun area lain yang mengalami kekeringan.
Sel kulit wafat dapat kelihatan seperti serpihan ketika proses pelepasan alami kulit tidak terjadi dengan baik. Udara kering, kebiasaan mencuci wajah menggunakan air terlalu panas, serta penggunaan produk perawatan tertentu juga dapat membikin pengelupasan semakin terlihat.
Namun, kulit mengelupas tidak selalu disebabkan oleh penumpukan sel kulit wafat biasa. Eksim, dermatitis seboroik, iritasi akibat produk perawatan, dan kondisi kulit lainnya juga bisa menimbulkan gejala serupa. Jika pengelupasan disertai kemerahan, rasa gatal, perih, maupun terjadi terus-menerus, sebaiknya konsultasikan dengan tabib kulit.
4. Riasan Terlihat Pecah dan Tidak Menempel Merata

Riasan kelihatan pecah dan tidak menempel merata/ Foto: Pexels.com/ Polina Tankilevitch
Beauties yang gemar menggunakan riasan mungkin pernah mengalami foundation kelihatan pecah, menggumpal, maupun menonjolkan bagiankecil wajah yang kering. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah tekstur permukaan kulit yang tidak merata akibat penumpukan sel kulit mati.
Sel kulit wafat yang menumpuk dapat membikin produk perawatan maupun riasan seolah cuma eksis di permukaan kulit. Ketika kulit juga mengalami kekeringan, serpihan halus bisa semakin kelihatan setelah penggunaan foundation maupun bedak.
Meski demikian, riasan yang tidak menempel dengan baik bukan bukti pasti adanya penumpukan sel kulit mati. Pemilihan produk yang kurang sesuai, persiapan kulit yang tidak tepat, dan gabungan produk yang digunakan juga bisa menjadi penyebabnya.
Untuk membantu menjaga tampilan riasan, gunakan pembersih yang halus dan pelembap sesuai jenis kulit. Hindari mengelupas kulit secara menyerang demi mendapatkan permukaan wajah yang lebih halus.
5. Pori-pori Terlihat Tersumbat dan Komedo Bermunculan

Pori-pori kelihatan tersumbat dan komedo bermunculan/ Foto: Pexels.com/ MART PRODUCTION
Ciri terakhir yang bisa diperhatikan adalah pori-pori tampak lebih tersumbat maupun komedo mulai bermunculan. Sel kulit wafat yang bercampur dengan sebum maupun minyak alami kulit dapat berkontribusi pada penyumbatan pori-pori.
Akibatnya, komedo putih maupun komedo hitam dapat terbentuk. Penumpukan sel kulit wafat yang bercampur dengan minyak di permukaan kulit bisa membikin pori-pori kelihatan lebih padat. Kondisi ini dapat lebih gampang kelihatan pada area wajah yang menghasilkan minyak lebih banyak, seperti hidung dan dahi.
Namun, komedo tidak selalu disebabkan oleh sel kulit wafat saja. Produksi sebum, fluktuasi hormon, serta aspek lain juga berpartisipasi dalam pembentukannya. Karena itu, jangan menganggap semua pori-pori yang kelihatan besar maupun bintik hitam sebagai tanda pasti penumpukan sel kulit mati.
Jika Anda menemukan beberapa ciri-ciri sel kulit wafat pada wajah di atas, jangan buru-buru menggunakan produk eksfoliasi secara berlebihan. Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut, memakai pelembap secara rutin, dan menggunakan tabir surya pada pagi hingga siang hari. Eksfoliasi dapat membantu mengadopsi sel kulit mati, tetapi pilih metode yang sesuai dengan kondisi kulit. Jika mau mencoba produk eksfoliasi kimia, gunakan sesuai instruksi produk dan mulai secara bertahap. Hindari menggabungkan terlalu banyak bahan aktif sekaligus maupun menggosok wajah terlalu keras karena dapat memicu iritasi dan merusak lapisan pelindung kulit.
___
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)