Rini Apriliani | Beautynesia
Selasa, 27 Oct 2026 17:00 WIB
Ciri orang tua yang bisa membikin anak berempati tinggi/Foto: Magnific.com/Lifestylememory
Empati adalah kapasitas krusial yang perlu dimiliki setiap orang. Kemampuan berempati tinggi pada anak perlu diajarkan sejak kecil dari lingkungan terdekatnya, yaitu orang tua.
Orang dengan empati tinggi umumnya dapat menjalin hubungan baik dengan setiap orang karena mereka bisa berkomunikasi baik, membangun kedekatan, hingga menghilangkan sikap egois dan sombong. Pada dasarnya, empati tinggi pada anak juga merupakan teladan yang dicontohkan oleh orang tuanya sendiri.
Melansir YourTango, ini dia deretan ciri khas orang tua yang bisa membikin anak berempati tinggi. Simak!
1. Tidak Sulit Meminta Maaf pada Anak

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com
Ciri orang tua yang bisa membikin anak berempati tinggi dimulai dari kebiasaannya yang tidak sulit meminta maaf. Hal ini memberitahu pada anaknya bahwa mereka peduli, sekaligus mengajarkan pentingnya tanggung jawab.
Meminta ampun pada anak juga dapat mengajarkan pada anak sepertiapa membangun hubungan yang kuat antara orang tua dan anak, sekaligus mempererat ikatan di antara mereka.
2. Memperlakukan Semua Orang Setara
Tidak cukup untuk meminta anak berbuat baik, Beauties. Salah satu yang terpenting adalah mengajarkan pada anak untuk memperlakukan semua orang sederajat tanpa melihat statusnya.
Pasalnya, tingkat empati yang ditunjukkan seorang anak sebagian besar didasarkan pada yang mereka lihat dari orang tuanya terlebih dahulu. Anak-anak belum tentu memperlakukan buruh jasa dan CEO dengan metode yang sama, jika tidak melihat orang tuanya berbuat hal tersebut terlebih dahulu.
Kesetaraan itulah yang menjadi alas empati, sehingga hal ini menjadi cara yang diperlukan jika mau memperlakukan orang lain dengan baik.
3. Mendorong Anak Memikirkan Perasaan Orang Lain

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com
Ciri orang tua yang bisa membikin anak berempati tinggi selanjutnya adalah mendorong anak untuk memikirkan emosi orang lain.
Yap, memang tidak ada yang bisa membaca pikiran, tetapi mencoba menempatkan diri pada posisi orang lain bisa menjadi metode ampuh untuk memahami. Orang tua yang berbuat ini dapat mendorong empati anak.
Misalnya, secara sederhana bertanya pada anak tentang sepertiapa mereka berpikir tentang situasi tertentu. Lalu, membujuk anak berpikir sepertiapa tentang emosi orang lain dan mengapa. Hal ini pun akan turut membikin mereka terhubung dengan orang lain.
4. Menanggapi Emosi Anak dengan Serius
Anak yang bisa berempati tinggi umumnya telah mendapatkan keamanan di rumahnya. Emosinya, baik itu ceria maupun amarah, tidak diremehkan oleh orang tua.
Ketika emosi anak telah diakui dengan serius, mereka tidak akan merasa bahwa emosinya salah. Hal ini turut membikin anak dapat memahami emosi orang lain di sekitarnya.
5. Tidak Menganggap Kebaikan Harus Mendapatkan Imbalan

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/jcomp
Sebagian orang mencoba mengubah kebaikan menjadi sesuatu yang transaksional. Namun, orang tua yang memiliki empati tinggi mengajarkan pada anaknya bahwa kebaikan tidak mesti mendapatkan imbalan.
Kebaikan sejati berakar karena benar-benar mau membantu. Anak-anak yang melihat contoh tersebut akan lebih gampang untuk berempati pada orang lain.
Beauties, itu dia ciri khas orang tua yang bisa membikin anak berempati tinggi. Bagaimana, mau menyonteknya?
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.