5 Kebiasaan di Pagi Hari Bikin Semangat Sepanjang Hari, Stop Langsung Cek HP

Jul 22, 2026 10:00 PM - 3 minggu yang lalu 7710

Kebiasaan yang dilakukan di pagi hari rupanya dapat menentukan gimana seseorang menjalani sisa harinya, Bunda. Misalnya, rutinitas yang positif di pagi hari tidak hanya membantu tubuh menjadi lebih segar, tetapi juga meningkatkan fokus, produktivitas, dan suasana hati.

Sebaliknya, membiasakan style hidup tidak sehat di pagi hari dapat mengganggu kegiatan seharian. Bagi beberapa orang, style hidup dan rutinitas di pagi hari apalagi bisa menimbulkan stres baru.

"Energi pagi hari bukan hanya tentang apa yang dilakukan seseorang setelah sirine berbunyi. Energi pagi hari juga dipengaruhi oleh kualitas tidur, waktu tidur, stabilitas gula darah, tingkat stres, hidrasi menghindari konsumsi alkohol, waktu konsumsi kafein, dan apakah tubuh bisa melewati tahapan tidur normal," kata pendiri dan presiden California Center for Functional Medicine, Dr. Sunjya Schweig, MD, dilansir Parade.


Hal yang sama juga dijelaskan mahir fisiologi performa dan master kesehatan, Dr. Mark Kovacs, Ph.D., FACSM, CSCS. Menurut Kovacs, rutinitas pagi hari sebenarnya sudah dimulai dari malam hari.

"Kesalahan terbesar yang dilakukan orang adalah berpikir jika daya pagi dimulai di pagi hari. Sebenarnya daya pagi dimulai sejak malam sebelumnya. Untuk bangun dengan emosi segar, tubuh memerlukan lama tidur yang cukup, waktu tidur dan bangun yang konsisten, lingkungan tidur yang sejuk dan gelap, serta rutinitas yang membantu sistem saraf rileks sebelum tidur," ujarnya.

Kebiasaan di pagi hari yang bikin semangat sepanjang hari

Ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa menentukan gimana seseorang menjalani sisa harinya. Simak penjelasannya berikut ini:

1. Minum air putih

Meski tampak sederhana, kebiasaan minum segelas air segera setelah bangun tidur bisa membantu kita lebih berenergi sepanjang hari. Minum air apalagi dianggap sebagai pemenuhan nutrisi, Bunda.

"Nutrisi terpenting yang kudu dikonsumsi di pagi hari adalah air," kata mahir biologi klinis, Dr. Jeffrey Bland, PhD, FACN, FACB, CNS.

Perlu diketahui, dehidrasi ringan dapat menyebabkan kelelahan. Menurut Kovacs, tubuh tidak terhidrasi selama beberapa jam saat tidur, itulah sebabnya minum air sangat krusial di pagi hari.

"Dehidrasi ringan pun dapat memengaruhi emosi seseorang. Tak hanya itu, dehidrasi juga bisa mengurangi volume darah, yang berfaedah jantung kudu bekerja sedikit lebih keras untuk mengedarkan darah dan oksigen. Gejalanya dapat berupa kelelahan, sakit kepala, pusing, konsentrasi buruk, alias rasa lesu secara umum," ujar Bland.

Setelah bangun tidur di pagi hari, seseorang disarankan untuk minum sekitar 480 mililiter (ml) air alias setara dengan 2 hingga 2,4 gelas.

2. Melakukan jalan-jalan pagi

Schweig mengatakan bahwa jalan-jalan pagi sangat efektif meningkatkan daya sepanjang hari. Saat jalan pagi, tubuh bakal terpapar sinar matahari, yang secara tak langsung bisa mendukung ritme sirkadian.

"Sinar mentari pagi bisa menjadi salah satu langkah paling efektif untuk meningkatkan daya di pagi hari. Cahaya adalah sinyal utama yang mengatur jam internal tubuh. Ketika sinar terang masuk ke mata di pagi hari, dia memicu reseptor melanopsin dan memberi tahu otak bahwa hari telah dimulai. Ini membantu menekan melatonin, meningkatkan kewaspadaan, dan mengatur waktu hormon serta ritme tidur-bangun," katanya.

Menurut Schweig, semakin konsisten kita mendapatkan sinar mentari alami di pagi hari, maka semakin efektif perihal itu mendukung kesehatan tubuh. Mendapatkan sinar mentari pagi juga dapat memberikan sinyal bangun yang lebih kuat ke otak.

3. Melakukan peregangan ringan

Menemukan langkah yang lembut untuk menggerakkan tubuh di pagi hari juga bisa menjadi langkah lain untuk meningkatkan energi. Gerakan seperti peregangan ringan dapat meningkatkan sirkulasi, meningkatkan suhu tubuh, mengaktifkan sistem saraf, dan membantu mengalihkan tubuh dari mode tidur ke kewaspadaan di siang hari.

"Tidak perlu olahraga maksimal. Bagi kebanyakan orang, sesi pagi yang moderat sudah cukup untuk meningkatkan daya tanpa menimbulkan kelelahan ekstra," ujar Kovacs.

"Gerakan ringan juga membantu memperkuat ritme sirkadian tubuh, terutama jika dipadukan dengan sinar luar ruangan," sambungnya.

4. Mengonsumsi sarapan bernutrisi seimbang

Jika kita melewatkan sarapan di pagi hari, maka tubuh bisa terasa capek sepanjang hari. Pasalnya, tubuh memerlukan nutrisi untuk digunakan sebagai energi.

"Sarapan yang baik untuk mendukung daya kudu mencakup protein, karbohidrat kaya serat, lemak sehat, dan cairan," kata Kovacs.

Menurut Kovacs, protein dapat memberikan rasa kenyang dan memelihara otot. Sementara itu, karbohidrat kaya serat, seperti sayuran, buah, alias roti gandum utuh alias oat, bisa memberikan daya yang stabil daripada lonjakan dan penurunan daya yang cepat. Kemudian, lemak sehat dari makanan seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, alias minyak zaitun, juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

Sebaliknya, sarapan yang tidak sehat alias kurang bernutrisi bisa menyebabkan daya sigap habis. Schweig menyarankan seseorang mesti menghindari makanan manis hingga olahan selama sarapan pagi.

"Sarapan yang sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan alias gula mungkin memberikan daya cepat, tetapi sering kali tidak memperkuat lama. Hal itu dapat menyebabkan kelelahan di pertengahan pagi," ungkap Schweig.

5. Tidak langsung minum kopi

Banyak orang terbiasa minum kopi di pagi hari. Meskipun betul bahwa kafein dalam kopi dapat memberikan ledakan daya singkat, sebaiknya jangan langsung minum kopi setelah bangun tidur.

Kovacs mengatakan bahwa menunggu 30 hingga 90 menit setelah bangun tidur untuk minum kopi adalah yang terbaik untuk memberi tubuh waktu keluar dari kondisi mengantuk setelah bangun tidur. Selain memberi tubuh waktu untuk bertransisi secara alami dari keadaan tidur ke keadaan terjaga, kadar kortisol secara alami meningkat di pagi hari, yang merupakan argumen lain kenapa sebaiknya menunggu untuk minum kopi.

"Menambahkan kafein segera setelah itu mungkin terasa baik-baik saja bagi sebagian orang, tetapi bagi yang lain dapat menciptakan emosi resah alias lebih stres. Kafein telah terbukti meningkatkan sekresi kortisol dalam beberapa kondisi, terutama pada orang yang tidak sepenuhnya toleran alias sedang stres," ujar Kovacs.

Itulah penjelasan tentang kebiasaan di pagi hari yang bikin semangat sepanjang hari. Semoga info ini berfaedah ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

Selengkapnya