5 Kebiasaan Orang Kaya Yang Membuatnya Hidup Semakin Sukses

Jun 28, 2026 03:30 PM - 2 jam yang lalu 113

Jakarta -

Bunda, kesuksesan mungkin tampak seperti rahasia yang hanya dapat diungkap oleh mereka yang ‘mengetahui’. Namun, menurut penasihat pekerjaan Harvard, Gorick Ng, ada patokan tidak tertulis yang nyaris selalu diikuti oleh orang-orang paling sukses dalam hidup.

Pada titik tertentu dalam hidup, banyak orang mulai mencari pekerjaan daripada sekadar pekerjaan. Beberapa orang mungkin mempunyai dorongan pekerjaan bawaan ini sejak usia dini. Sementara bagi yang lain, perihal itu datang kemudian alias apalagi tidak pernah.

Dari wawancara hingga diterima bekerja, jalan menuju kesuksesan berkarakter pribadi dan sering kali, Bunda mungkin merasa terlalu banyak bekerja dan kurang dibayar. Jalan menuju kesuksesan mungkin tampak panjang dan sulit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Menurut Ng, penulis kitab ‘The Unspoken Rules: Secrets to Starting Your Career Off Right’, ada beberapa kebiasaan kesuksesan pekerjaan yang diungkap secara gamblang dan mungkin dapat Bunda ikuti untuk mendatangkan kekayaan dan kesuksesan.

5 Kebiasaan orang kaya yang membikin hidupnya sukses

Dilansir Your Tango, berikut beberapa kebiasaan yang kerap dilakukan orang-orang kaya, yang membikin hidupnya semakin sukses.

1. Berpikir seperti seorang pemilik

Pengusaha Will Jeakle berbagi bahwa ketika memandang bumi sebagai seorang pemilik, Bunda tidak bakal pernah memandangnya dengan langkah yang sama lagi.

Cara sederhana memandang suatu tempat upaya membedakan Bunda dari seorang pemilik dan seorang karyawan, yang merupakan poin krusial dalam kepemimpinan. Itulah kenapa Ng memasukkan, ‘Berpikir seperti seorang pemilik’ sebagai salah satu langkah untuk memajukan pekerjaan Bunda.

Ini adalah perubahan pola pikir yang krusial lantaran membikin Bunda mulai memandang bumi dari perspektif yang berbeda.

2. Meniru orang lain

Ini bukan sekadar upaya untuk meniru orang lain, melainkan sebuah rayuan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Metode yang dikenal sebagai peniruan linguistik dapat membikin Bunda lebih meyakinkan dan membikin orang menyukai Bunda. Peniruan ini hanyalah meniru rekan kerja dan pemimpin dalam daya dan bahasanya.

Ini adalah langkah strategis untuk pekerjaan Bunda dan memberi tahu orang-orang di lingkungan ahli bahwa Bunda mudah didekati dan diajak bergaul. Bukan hanya tentang meniru bahasa dan energi, ini juga tentang meniru perjalanan hidup orang-orang yang dikagumi.

3. Mengelola niat dan dampak

Nat kudu selaras dengan hasil alias dampaknya. Jika bermaksud membantu, tetapi malah menunda hasil, Bunda dapat menciptakan akibat negatif.

Mengangkat tangan untuk setiap tugas adalah perihal yang mulia, tetapi jika tidak tahu apa yang dilakukan, perihal itu hanya bakal berakibat jelek pada diri sendiri dan rekan kerja.

4. Mulai bekerja mundur dari tujuan akhir

Menurut Ng, ada langkah-langkah yang kudu diambil untuk mencapai tujuan, dan ini paling baik didekati dengan bekerja dari tujuan akhir kembali ke awal.

Selain itu, kebiasaan ini mungkin bukan langkah yang intuitif untuk mengerjakan sebuah proyek, tetapi Ng memastikan bahwa langkah ini mencegah kesibukan dan mengisi celah yang menyebabkan kebuntuan.

Kebiasaan tersebut merupakan langkah yang bagus untuk tetap konsentrasi pada tujuan. Tujuan tidak bakal pernah lenyap jika itu adalah titik awal.

5. Hemat waktu dan kurangi stres

Pekerjaan Bunda semestinya tidak menghalang orang lain. Ng mengatakan jika mempunyai pertanyaan dan merasa buntu, jangan hanya berkata, “Saya buntu, bisakah Anda membantuku?”.

Sebaliknya, Bunda kudu melakukan riset tentang masalah dan menemukan solusi untuk dipresentasikan sembari meminta bimbingan. Itulah langkah Bunda belajar dan juga menunjukkan inisiatif.

Nah, itulah beberapa kebiasaan yang sering dilakukan orang kaya yang membikin hidupnya semakin sukses. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Selengkapnya