5 Negara Didik Anak Mandiri Sejak Dini, Jepang Izinkan Anak 6 Th ke Sekolah Sendiri

Jul 15, 2026 01:35 PM - 4 minggu yang lalu 16747

Kemandirian anak tidak muncul secara instan, Bunda. Sebagai orang tua, kita dapat mendidik kemandirian anak sejak awal melalui proses belajar, pengalaman, serta pengarahan yang konsisten.

Menanamkan sikap berdikari sejak usia awal bisa menjadi fondasi krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak. Mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, percaya diri, dan siap menghadapi beragam tantangan di masa depan.

"Mengajarkan anak-anak untuk berdikari dimulai sejak usia dini, dan bakal terlihat berbeda serta dibimbing secara berbeda berasas usia anak," kata guru besar perkembangan manusia dan studi family di University of North Carolina Greensboro, Stephanie Irby Coard, PhD, dilansir laman Parents.


Ada beragam langkah untuk mengajarkan kemandirian pada anak. Salah satunya adalah memberikan kesempatan pada anak untuk mengungkapkan perasaannya.

"Mengajari anak-anak untuk berpikir sendiri berfaedah orang tua kudu secara berjenjang melonggarkan kendali agar anak-anak dapat memperoleh kepercayaan diri dan pengalaman berbobot dalam membikin keputusan sendiri," ujar Coard.

"Dukung kebutuhan anak untuk membangun rasa otonomi dengan memberikan nasihat hanya setelah kita mendengar apa yang mereka katakan dan apa arah yang mereka inginkan," sambungnya.

Di beberapa negara, kemandirian anak sudah dikenalkan sejak awal melalui pola asuh sehari-hari, Bunda. Negara-negara ini sukses menanamkan kemandirian sehingga anak bisa percaya diri pada kemampuannya.

Lantas, negara mana saja yang sudah mendidik anak berdikari sejak dini? Simak penjelasan dari Bubun berikut ini ya.

Negara yang sudah mendidik anak berdikari sejak dini

Dilansir laman Times of India, berikut lima negara yang sudah mendidik anak berdikari sejak dini:

Ada beberapa nilai yang memastikan seorang anak tumbuh menjadi perseorangan yang tangguh. Salah satu nilai tersebut adalah kemandirian dan kebebasan. Di beberapa bagian dunia, praktik pengasuhan mendorong kemandirian pada anak sejak usia dini.

Berikut lima negara yang telah membiasakan anak mengenal kemandirian sejak dini:

1. Jepang

Orang-orang Jepang dikenal sangat disiplin dalam mematuhi aturan. Tak heran jika mereka sudah mengenalkan makna kedisiplinan pada anak sejak dini, sebagai bagian dari pola asuh.

Di Jepang, anak-anak berumur enam tahun sudah menggunakan transportasi umum untuk pergi ke sekolah sendirian. Orang Jepang percaya dalam mempromosikan kemandirian sejak mini bakal membikin anak bertanggung jawab.

Sejak anak tetap kecil, mereka sudah diberikan tanggung jawab sehari-hari seperti membawa tas sendiri. Ketika anak-anak tumbuh hingga usia enam tahun, mereka dibiarkan untuk berdikari dengan melangkah di lingkungan sekitar, menggunakan transportasi umum, dan pergi ke sekolah tanpa pengawasan orang dewasa.

2. Finlandia

Finlandia menjadi salah satu negara dengan sistem pendidikan yang terbaik di dunia. Sejak dini, orang tua di negara ini telah mengenalkan kemandirian pada anak-anak. Di usia sekitar tujuh tahun, anak-anak di Finlandia diizinkan melangkah kaki alias bersepeda ke sekolah sendirian.

Orang tua Finlandia menganggap kemandirian sebagai bagian krusial dari tumbuh kembang anak. Orang tua di negara ini juga mendorong anak-anak untuk bermain di luar ruangan guna mengasah kemandirian mereka, Bunda. Para orang tua percaya bahwa anak-anak belajar paling baik ketika diberi ruang untuk berpikir bebas.

3. Denmark

Orang-orang di Denmark mendidik anak berdikari dengan langkah yang cukup unik. Para orang tua yang mengunjungi tempat umum dapat meninggalkan anak mereka di dalam kereta bayi tanpa perlu cemas keselamatannya.

Bagi orang Denmark, pemandangan bayi yang tidur nyenyak sendirian di dalam kereta bayi saat berada di tempat publik adalah perihal yang sepenuhnya normal. Hal tersebut dianggap kondusif dan menyehatkan bagi anak.

Ketika sudah tumbuh dewasa, anak-anak di Denmark bakal diberikan kemandirian penuh oleh orang tuanya. Mereka didorong untuk bermain di luar.

4. Jerman

Pada usia lima tahun, anak-anak di Jerman didorong untuk bermain di luar tanpa pengawasan. Bagi orang Jerman, kemandirian merupakan bagian krusial dari perkembangan masa anak-anak yang sehat.

Saat anak bermain, orang tua bakal duduk di bangku yang jauh untuk terus mengawasi. Selain meninggalkan anak tanpa pengawasan, anak-anak di Jerman juga didorong untuk melangkah kaki ke sekolah sendiri.

5. Belanda

Kemandirian adalah nilai-nilai budaya inti yang ditanamkan sejak usia balita di negara Belanda. Negara ini terkenal dengan style pengasuhan yang tidak terlalu ikut campur.

Pada usia balita, anak-anak didorong untuk mengeksplorasi batas bentuk mereka. Jika seorang balita jatuh di taman bermain, orang tua biasanya bakal menunggu untuk memandang apakah anak tersebut dapat bangun sendiri daripada terburu-buru menyelamatkannya.

Demikian lima negara yang mendidik anak-anak secara berdikari sejak dini. Semoga info ini berfaedah ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya