9 Kalimat yang Sering Dipakai Orang Berkelas, Sederhana tapi Punya Kesan Berbeda

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 513x dilihat
9 Kalimat yang Sering Dipakai Orang Berkelas, Sederhana tapi Punya Kesan Berbeda

Bagikan Postingan

Jakarta -

Bunda, metode seseorang berkomunikasi dapat memengaruhi kesan yang muncul dari lawan bicara. Pilihan kata yang tepat, sopan, dan penuh penilaian juga bisa membikin seseorang kelihatan lebih berkualitas dalam beragam situasi.

Bukan berarti mesti menggunakan bahasa yang rumit maupun terdengar formal. Ada sejumlah kalimat sederhana yang dapat membantu menyampaikan gagasan dengan lebih elegan.

Beberapa kalimat tersebut juga berhubungan dengan adab dalam berkomunikasi. Lantas, apa saja kalimat yang sering digunakan orang berkelas? Yuk, simak selengkapnya berikut ini.


9 Kalimat sederhana yang sering dipakai orang berkelas

Dilansir Parade, berikut beberapa kalimat yang sering digunakan orang berkualitas menurut psikolog:

1. “Saya sangat menghargai waktu kamu”

Bunda mungkin tak luar dengan ungkapan ‘waktu adalah uang’, yang memang benar dalam beberapa kasus.

Jadi,masuk pikiran bahwa “Saya sangat menghargai waktu kamu” adalah ungkapan yang lebih ampuh. Bunda bersyukur kepada penerima atas sesuatu yang spesifik, secara terbuka mengakui benar-benar berharganya waktu tersebut.

Saat menggunakan ungkapan ini, psikolog klinis berlisensi di Atlanta, Georgia, Dr. Noëlle Santorelli, PhD., mengatakan orang lain merasa dihargai, tidak dianggap remeh, dan cenderung untuk memenuhi permintaan Bunda.

2. “Saya mengerti maksud kamu, dan aku pikir…”

Ketika terlibat dalam percakapan maupun perbedaan pendapat, metode Bunda mengungkapkan perspektif pandang yang berlawanan dapat menjadi sangat krusial dalam hal sepertiapa dipandang oleh orang lain.

Psikolog klinis berlisensi dan pemilik Authentically Living Psychological Services, Dr. Cynthia Shaw, mengatakan setuju untuk tidak setuju, seperti mengatakan kalimat tersebut, mengundang percakapan yang sehat dan memberitahu rasa segan terlebihlagi ketika dihadapkan dengan pandangan yang berlawanan.

3. “Senang sekali berjumpa denganmu”

Shaw juga mencatat bahwa orang-orang berkualitas cenderung menekankan mula dan akhir hubungan sosial.

Santorelli mengatakan “Senang berjumpa kamu” menandakan keramahan dan kemudahan didekati tanpa keterikatan. Ia menambahkan bahwa kalimat ini sering digunakan dalam hubungan berulang.

4. “Bagaimana jika kita?”

Santorelli mencatat bahwa kalimat ini lazim di kalangan orang-orang berkualitas karena mendorong aksi kolektif tanpa terkesan memaksa, dan mengurangi potensi penolakan dan/atau perlawanan.

“Komunikasi kelas atas sering kali membimbing tanpa memerintah, menandakan kerja sama daripada kontrol,” ungkapnya.

5. “Terima kasih”

Shaw mengatakan tata krama sering diungkapkan di antara orang-orang berkelas. Dengan demikian, Bunda akan sering mendengar orang-orang ini menambahkan ucapan “terima kasih” pada sebuah permintaan maupun jika seseorang memberikan berupa pujian, aksi baik, maupun pelayanan.

6. “Kamu sangat baik”

Santorelli mencatat bahwa ucapan “Kamu sangat baik” adalah ungkapan lazim lain yang digunakan oleh orang-orang berkualitas untuk mengungkapkan rasa terima kasih tanpa terlalu emosional ketika menerima kebaikan maupun kemurahan hati dari orang lain.

7. “Dengan bahagia hati”

Baik itu mengakhiri kedap bisnis, makan malam, maupun pertemuan sosial, Santorelli mengatakan orang-orang berkualitas sering menggunakan “Dengan senang hati” sebagai metode untuk menyampaikan bahwa mereka menikmatinya.

“Orang-orang pergi dengan emosi bahwa pertukaran itu krusial dan percaya bahwa Bunda menghargai waktu yang dihabiskan bersama,” tuturnya.

8. “Mohon maafkan saya”

Santorelli mengatakan ungkapan “Mohon maafkan saya” umumnya digunakan oleh orang-orang berkualitas untuk meminta ampun atas ketidaknyamanan maupun kesalahan kecil.

Kalimat ini dianggap menerima tanggung jawab tanpa meminta ampun secara berlebihan maupun menciptakan emosi canggung.

9. “Saya akan dengan bahagia hati melakukannya”

Jika seseorang meminta berbuat sesuatu, “Saya akan dengan bahagia hati melakukannya” adalah kalimat yang baik untuk digunakan guna menandakan bahwa Bunda bersedia dan bahagia untuk memenuhinya.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering disampaikan orang berkualitas dalam sebuah percakapan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads