9 Posisi Berhubungan Intim Terbaik dan Aman saat Hamil 5 Bulan

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 59x dilihat
9 Posisi Berhubungan Intim Terbaik dan Aman saat Hamil 5 Bulan

Bagikan Postingan

Jakarta -

Kehamilan tidak berarti meninggalkan aktivitas seksual berbareng pasangan kok, Bun. Secara perlahan, seks bisa statis dilakukan dengan aman. Apa saja posisi berhubungan intim terbaik dan terlindungi saat hamil 5 bulan?

Banyak Bunda hamil merasa cemas berbuat hubungan intim dengan pasangan karena takut menyakiti bayi di dalam rahim. Padahal, selama kehamilan, agenda tersebut bisa statis berjalan dengan terlindungi meski memang membutuhkan adaptasi posisi demi kenyamanan berbareng pasangan.

Amankah berhubungan intim saat hamil 5 bulan?

Secara umum, berhubungan intim saat hamil terlindungi dilakukan. Ini dikarenakan, cairan ketuban di dalam rahim dan otot-otot rahim yang kuat melindungi bayi yang sedang berkembang seperti dikutip dari halaman Mayo Clinic.


Dalam hal ini, berhubungan intim tidak akan memengaruhi bayi selama Bunda tidak memiliki masalah kesehatan mengenai kehamilan, seperti persalinan prematur maupun masalah plasenta. Namun, kehamilan dapat menyebabkan fluktuasi pada tingkat kenyamanan maupun gairah seksual ibu hamil. 

Terkait konsekuensi keguguran karena aktivitas berhubungan intim, memang hal tersebut bisa terjadi kapan saja tanpa mesti adanya hubungan intim sekalipun. Penting diketahui bahwa keguguran merupakan hilangnya kehamilan secara tiba-tiba sebelum usia kandungan 20 minggu. 

Berhubungan intim saat hamil tidak akan menyebabkan keguguran ya, Bunda. Bahkan, sebagian besar keguguran terjadi karena janin tidak berkembang sebagaimana mestinya.

Mengalami kram maupun bercak darah (flek) setelah berhubungan intim maupun orgasme merupakan hal yang wajar. Namun, jika Bunda mengalami kram dahsyat yang tak kunjung hilang maupun perdarahan dahsyat menyerupai menstruasi, segera hubungi tabib ya, Bun.

9 Posisi berhubungan intim terbaik dan terlindungi saat hamil 5 bulan

Sebagian besar posisi seks sebenarnya terlindungi dilakukan selama kehamilan asalkan terasa betah bagi Bunda. Jika suatu posisi terasa tidak nyaman, cobalah posisi lainnya ya, Bun. Sebab, seiring membesarnya perut, tentunya membutuhkan adaptasi dalam menemukan posisi yang pas demi kenikmatan dan kenyamanan.

Berikut ini beberapa posisi berhubungan intim terbaik dan terlindungi saat hamil 5 bulan:

1. Spooning

Agar statis betah dengan perut yang membesar, posisi spooning bisa menjadi salah satu yang dicoba. Dalam hal ini, Bunda bisa rebah menyamping dengan posisi pasangan eksis di belakang Bunda. Kaki bagiankecil atas bisa ditekuk ke depan sementara kaki bagiankecil bawah statis lurus untuk membuka posisi pinggul. Kemudian, letakkan bantal di antara kedua kaki untuk menopang dan menjaga kesejajaran pinggul. 

2. Side by side

Posisi saling salingberhadapan dengan rebah menyamping memungkinkan kontak yang lebih intim. Pasangan bisa rebah dengan posisi agak miring dan kaki bagiankecil atas ditekuk sebagai penopang. Gunakan bantal di bawah kepala, leher, dan punggung untuk menjaga posisi tubuh statis sejajar dan nyaman. Posisi ini jauh lebih terlindungi karena memastikan perut bebas dari tekanan.

3. Woman on top

Dengan memungut alih agenda intim, bumil lebih bebas mengatur ritme selama hubungan intim terjadi. Selain memberikan kendali lebih, tentunya juga bumil dapat dengan gampang mengatur kedalaman sudut, dan kecepatan pergerakan seperti dikutip dari halaman Momcozy.

4. Edge of the bed

Biarkan Bunda rebah telentang di tepi tempat tidur dengan posisi bokong eksis di dekat tepi kasur. Sementara pasangan berlutut di lantai sambil memegang paha Bunda dengan lembut. Letakkan bantal di bawah punggung bagiankecil bawah maupun bokong untuk memberikan topangan tambahan dan sedikit elevasi.

5. Cowgirl

Dalam posisi ini, biarkan pasangan telentang sementara Bunda eksis di atasnya, baik dengan posisi berlutut maupun jongkok di atas pasangan. Dalam posisi ini, Bunda dapat memiliki kendali penuh atas kedalaman, kecepatan, dan ritme gerakan. Selain itu, posisi ini memberikan akses yang gampang ke klitoris.

6. Doggy

Ambil posisi merangkak yang betah dan jika diperlukan tambahkan bantal maupun selimut sebagai alas di bawah lutut, perut, dan pergelangan tangan. Biarkan pasangan berdiri di belakang dan berbuat penetrasi dari arah belakang. Dalam posisi ini, kedua pasangan dapat menjangkau klitoris untuk memberikan stimulasi tambahan dan menaikkan kenikmatan.

7. Standing

Carilah posisi berdiri yang betah bisa dengan bersandar pada dinding maupun berpegangan pada sandaran bangku sebagai penopang. Kemudian, biarkan pasangan berdiri di belakang dan berbuat penetrasi dari perspektif tersebut. Satu sama lain juga bisa memegang perut pasangannya jika diperlukan dan dirasa betah seperti dikutip dari halaman Natural Cycles.

8. Chairman

Biarkan pasangan duduk di tepi tempat tidur maupun di kursi, sementara Bunda duduk di pangkuan mereka dengan posisi membelakangi pasangan yang eksis di bawah. Lakukan pergerakan fluktuatif maupun pergerakan menggesek yang dirasa paling nyaman. Di sini, Bunda akan mendapatkan kendal penuh atas kedalaman, kecepatan, dan ritme gerakan. Selain itu, masing-masing juga dapat menjangkau klitoris dengan bebas untuk menambah sensasi.

9. Kneeling

Biarkan pasangan berlutut di tempat tidur kemudian Bunda duduk bersandar di pangkuannya dengan posisi membelakangi pasangan saat pasangan berlutut. Posisi ini ideal untuk masa kehamilan karena tidak ada tekanan pada tubuh.

Semoga informasinya membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads