Jakarta -
Reuni sekolah sering dianggap sebagai momen untuk berjumpa kawan lama. Reuni juga bisa memungkinkan kita untuk terhubung balik dengan memori masa muda, Bunda.
Menurut psikolog klinis Barbara Greenberg Ph.D., reuni SMA bisa penuh dengan kegembiraan. Menjalin balik hubungan melalui reuni dapat mengarah pada persahabatan baru.
"Aspek terindah dari reuni ini adalah persahabatan durasi terjalin kembali, dan banyak yang kesempatan untuk terhubung balik dengan diri mereka yang lebih muda di luar masa-masa sekolah menengah yang penuh tekanan," ungkap Greenberg, dilansir halaman Psychology Today.
Meski dianggap menyenangkan, bagi sebagian generasi milenial, menghadiri reuni SMA tidak selalu menjadi agenda yang dinantikan. Banyak di antaranya enggan datang ke reuni karena beragam alasan, bukan cuma sekadar sibuk.
Lantas, apa saja karena generasi milenial enggan datang ke reuni SMA? Simak klarifikasi dari Bubun berikut ini ya.
Alasan generasi milenial enggan datang ke reuni SMA
Melansir dari Your Tango, berikut beberapa karena kenapa banyak generasi milenial enggan datang ke aktivitas reuni SMA:
1. Sudah sangat capek dengan kesulitan ekonomi yang mereka alami
Penulis asal Kanada, Emily Latimer, pernah mengungkap pendapatnya mengenai karena banyak orang memutuskan tidak datang ke reuni sekolah. Ia beranggapan bahwa ketika seseorang berumur 27 tahun dan tinggal berbareng orang tua, rasanya terlalu awal untuk saling berbagi prestasi.
Dalam jajak gagasan yang dilakukan USA Today menemukan, 74 persen generasi milenial mengatakan jika mereka merasa 'tertinggal secara finansial', dan tenggelam dalam utang dengan tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sentimen mengenai finansial ini menghantui banyak milenial, sehingga mereka enggan berjumpa kawan lama.
Selain soal kemapanan finansial, banyak milenial enggan datang ke reuni karena sebab yang jauh sederhana. Menghadiri reuni SMA biasanya memaksa kita mengeluarkan biaya yang cukup mahal, dan banyak orang tidak mau melakukannya, Bunda.
"Dengan hari cuti dan duit yang terbatas. Saya lebih memilih menghabiskannya untuk berbuat yang lain (selain datang ke reuni SMA)," kata pelanggan Reddit.
2. Banyak orang tidak memiliki keinginan untuk mengenang masa SMA
Generasi milenial kemungkinan enggan untuk datang reuni karena tidak mengingat masa SMA dengan baik. Mereka juga tidak memiliki keinginan untuk mengenangnya karena mungkin tidak terlalu menikmati masa SMA, Bunda. Misalnya, seseorang pernah menjadi korban perundungan.
"Perundungan yang tiada henti menghancurkan saya. Jadi kenapa aku maupun korban perundungan sekolah lainnya, mau berjumpa orang-orang itu lagi?" tulis seorang pelanggan Reddit tentang teman-teman sekelasnya.
Tentu saja, selalu ada orang yang menjadi korban perundungan di SMA. Tetapi ada karena untuk percaya bahwa bagi generasi milenial, pengalaman tersebut mungkin eksis pada level yang jauh berbeda dibandingkan pengalaman menyiksa sekalipun.
3. Sudah ada media sosial, jadi tak perlu berjumpa untuk reuni
Alasan paling lazim sering dikemukakan oleh generasi milenial tentang karena mereka tidak mau repot dengan reuni SMA adalah karena mereka sudah tahu semua hal yang mau mereka ketahui tentang teman-teman sekelas berkah media sosial.
"Saya tidak tertarik untuk menghadiri aktivitas reuni aku karena aku statis tetap berhubungan dengan sebagian besar orang yang aku sayangi," kata seorang netizen.
Melalui media sosial, kita juga dapat melihat fluktuasi hidup kawan sekelas kita dulu. Dari fluktuasi yang positif hingga negatif.
Demikian beberapa karena generasi milenial enggan datang ke reuni SMA. Semoga keterangan ini berguna ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)