Anak Begadang Nonton Piala Dunia Bisa Ganggu Tumbuh Kembang, Dokter Jelaskan Risikonya

Jul 15, 2026 02:00 PM - 4 minggu yang lalu 16883

Bunda, euforia Piala Dunia 2026 membikin family rela begadang demi menyaksikan pertandingan bersama, termasuk membujuk Si Kecil ikut menonton hingga larut malam. Namun, master mengingatkan bahwa kebiasaan begadang pada anak tidak boleh dianggap sepele lantaran dapat berakibat pada konsentrasi, suasana hati, hingga proses tumbuh kembangnya.

Dampak begadang terhadap tumbuh kembang anak

dr. Citra Raditha, Sp.A(K) dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa pada anak, tidur bukan sekadar waktu untuk beristirahat. Saat tidur, lanjutnya, otak tetap aktif menjalankan beragam proses, termasuk memperkuat hubungan antarsel saraf, memproses info yang diperoleh sepanjang hari, serta mendukung keahlian belajar dan pengaturan emosi.

Ketika waktu tidur anak berkurang, dampaknya dapat terlihat dalam kegiatan sehari-hari. Anak dapat menjadi lebih susah berkonsentrasi, mudah lelah, dan lebih sensitif secara emosional. Berbeda dengan orang dewasa, kebutuhan tidur anak juga lebih besar lantaran beragam kegunaan tubuh dan otaknya tetap terus berkembang.


"Kebutuhan tidur anak berbeda pada setiap tahap usia. Anak usia prasekolah umumnya memerlukan tidur sekitar 10-14 jam per hari, anak usia sekolah sekitar 9-11 jam, sedangkan remaja memerlukan 8-10 jam tidur setiap malam. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi secara berulang, anak dapat mengalami gangguan konsentrasi, mudah lelah, perubahan suasana hati, hingga penurunan keahlian belajar," ujar dr. Citra.

Tips agar anak tetap sehat saat Piala Dunia

Meski kurang tidur yang terjadi sesekali mungkin tidak langsung menimbulkan akibat serius, kebiasaan begadang yang berjalan berulang dan mengganggu kebutuhan tidur harian dapat memengaruhi kesehatan bentuk maupun perkembangan kognitif anak dalam jangka panjang.

"Momen seperti Piala Dunia dapat menjadi kesempatan bagi family untuk membangun kedekatan dengan anak. Namun, orang tua tetap perlu menjaga keseimbangan agar perubahan agenda tidur tidak mengganggu pola alami tubuh anak dalam mengatur waktu tidur dan aktivitas. Pola tidur yang konsisten membantu anak mempunyai kebiasaan rehat yang sehat," ungkap dr. Eddy Fadlayana, Sp.A(K), M.Kes dari Mayapada Hospital Bandung.

Pentingnya memantau tumbuh kembang anak

Selain menjaga kebiasaan sehat sehari-hari, pemantauan tumbuh kembang secara berkala juga krusial untuk mendukung kesehatan anak secara menyeluruh dan mengenali potensi masalah sejak dini. Menjawab perihal tersebut, Pediatric Center Mayapada Hospital menyediakan jasa kesehatan anak yang komprehensif dengan support master ahli dan subspesialis berpengalaman, mencakup beragam kondisi mulai dari alergi, gangguan pencernaan, ginjal, jantung, infeksi, hingga kebutuhan unik seperti autisme dan disleksia.

Untuk kondisi kegawatdaruratan medis, Pediatric Emergency siaga 24 jam melalui Emergency 150990 alias tombol Emergency Call pada aplikasi MyCare. Layanan ini didukung oleh Tim Dokter Spesialis Anak dengan kerjasama berbareng Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Dokter Spesialis Anestesi untuk penanganan lanjutan jika diperlukan.

Bagi Bunda yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya, Mayapada Hospital Bandung (MHBD) mempunyai Klinik Tumbuh Kembang & Neurobehavior sebagai jasa untuk mendukung kesehatan dan perkembangan anak secara menyeluruh. Layanan yang tersedia meliputi Terapi Okupasi, Terapi Wicara, Terapi Sensori Integrasi, Fisioterapi Anak, Psikotes, Tes Minat & Bakat, Tes Kesiapan Sekolah, serta konseling pola asuh dan konseling keluarga. Seluruh jasa dirancang untuk membantu memetakan kebutuhan perkembangan anak sekaligus mendampingi orang tua memahami setiap tahapan tumbuh kembang anak secara lebih menyeluruh.

Informasi lebih lanjut, Bunda dapat menghubungi Call Center 150770, WA 0817-17-150770, alias melalui aplikasi MyCare. Selain itu, Bunda juga dapat memantau kebugaran tubuh melalui fitur Personal Health untuk menghitung debar jantung, langkah kaki, kalori terbakar, hingga Body Mass Index (BMI).

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Selengkapnya