Apa yang Terjadi jika Makan Telur Rebus Setiap Hari? Ini 5 Efeknya pada Tubuh

Aug 06, 2026 01:10 PM - 1 jam yang lalu 4

Jakarta -

Telur rebus memang sudah menjadi bahan makanan yang bisa diolah menjadi beragam sajian yang lezat untuk keluarga, ya Bunda. Tak mengherankan jika telur rebus sering dianggap sebagai menu praktis yang sehat.

Makanan ini juga tinggi protein dan kerap menjadi pilihan untuk sarapan maupun program diet. Tak sedikit orang yang akhirnya rutin makan telur rebus nyaris setiap hari.

Manfaat makan telur rebus setiap hari

Namun, apa sebenarnya yang terjadi pada tubuh jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus? Apakah betul bisa membantu menjaga kesehatan, alias justru ada pengaruh tertentu yang perlu diperhatikan?


1. Tubuh bisa kenyang lebih lama dan enggak mudah ngemil

Telur rebus dikenal tinggi protein, nutrisi yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dibanding makanan tinggi karbohidrat sederhana. Karena itu, banyak orang memilih telur sebagai menu sarapan agar tidak sigap lapar alias ngemil berlebihan di siang hari.

Sejumlah penelitian juga menemukan konsumsi telur saat sarapan dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu mengontrol asupan kalori harian. Salah satunya studi yang dimuat di Nutrients menemukan sarapan dengan telur memberikan respons kenyang yang lebih baik dibanding sarapan sereal pada sebagian peserta penelitian.

2. Fokus dan daya tubuh bisa lebih terjaga

Kuning telur mengandung kolin, nutrisi krusial yang berkedudukan dalam kegunaan otak dan sistem saraf. Kolin dibutuhkan tubuh untuk membentuk asetilkolin, ialah senyawa yang terlibat dalam proses memori dan konsentrasi.

Sebuah studi random terkontrol yang dipublikasikan di Lipids in Health and Disease menemukan konsumsi kolin dari kuning telur selama 12 minggu berangkaian dengan perbaikan kegunaan memori verbal pada orang dewasa dan lansia sehat. Telur juga termasuk salah satu sumber kolin alami yang cukup tinggi.

3. Mata bisa lebih terlindungi seiring bertambahnya usia

Telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan yang banyak ditemukan di retina mata. Nutrisi ini diketahui membantu melindungi mata dari stres oksidatif dan paparan sinar berlebih yang dapat memengaruhi kegunaan penglihatan seiring bertambahnya usia.

Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi telur dapat meningkatkan kadar lutein dan zeaxanthin dalam tubuh. Studi dalam The Journal of Nutrition menemukan makan satu telur per hari selama beberapa minggu dapat meningkatkan kadar kedua antioksidan tersebut dalam darah tanpa perubahan signifikan pada profil kolesterol peserta sehat.

Menariknya, lutein dan zeaxanthin pada telur, terutama di bagian kuningnya, juga dinilai lebih mudah diserap tubuh. Karena itu, telur sering dianggap sebagai salah satu sumber lutein dan zeaxanthin yang cukup baik untuk membantu menjaga kesehatan mata.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya