Pernahkah Bunda memimpikan orang yang sudah wafat tiba-tiba hidup kembali? Pengalaman ini tentunya membikin siapa pun yang mengalaminya akan merasa kebingungan dan bertanya-tanya, apa arti dari mimpi tersebut dan apakah ada pesan tertentu di baliknya?
Bermimpi tentang seseorang yang telah wafat sering kali menjadi bagiankecil alami dari proses mengatasi kehilangan, termasuk emosi dan kenangan. Mimpi ini dapat mencerminkan kesedihan, kerinduan, dan emosi yang belum terselesaikan. Meskipun maknanya bervariasi, mimpi tersebut sering kali dianggap sebagai tanda bahwa seseorang sedang memproses perasaannya. Lalu sepertiapa ilmu jiwa menerangkan mimpi tentang orang wafat yang hidup kembali?
Mimpi orang wafat adalah hal yang umum
Bermimpi tentang seseorang yang telah wafat bisa terasa sangat emosional dan menakutkan. Dikutip dari Verry Well Mind, menurut Michelle King, LMFT, terapis pernikahan dan famili yang berbasis di California Selatan, mimpi tentang orang yang telah wafat bisa sangat lazim terjadi dan merupakan bagiankecil normal dari proses berduka.
Sebuah riset pun menemukan bahwa hampir 60 persen orang yang kehilangan orang yang dicintai pernah memimpikan mereka. Sebagian besar orang juga melaporkan bahwa mimpi mereka berkarakter menyenangkan dan menyedihkan, tergantung pada isi mimpi dan emosi yang menyertainya.
Selain itu, aspek terbesar seseorang yang bermimpi orang wafat berhubungan dengan seberapa sering mereka mengingat mimpi mereka secara umum. Faktor seperti intesitas, keterikatan, dan kepribadian juga dapat berpartisipasi dalam pengalaman tersebut.
Apa arti mimpi orang wafat yang hidup lagi?
Dikutip dari Psychology Today, sebuah studi tahun 2013 dalam jurnal The American Journal of Hospice and Palliative Medicine mencatat bahwa tema mimpi tentang orang yang sudah wafat dapat berupa kenangan elok bersama, kondisi almarhum yang sehat, pengalaman menjelang kematian, hingga deskripsi almarhum yang kelihatan tenang di lingkungan baka maupun menyampaikan pesan tertentu. Mimpi seperti ini rupanya cukup lazim dialami, termasuk oleh mereka yang bermimpi orang terkasihnya statis hidup dan dalam keadaan sehat.
Menurut psikoterapis, Carl Jung, mimpi memiliki tujuan tertentu dan bukan sekadar kumpulan deskripsi acak yang muncul dari lingkungan bawah sadar. Menurutnya, mimpi dapat membantu seseorang menghadapi gangguan emosional dengan menghadirkan pengalaman batin dalam bentuk simbolis. Dalam konteks ini, mimpi dapat menjadi salah satu metode psikis untuk membantu seseorang menghadapi luka emosional, termasuk rasa kehilangan orang terkasih.
Sigmund Freud, penulis buku Interpretation of Dreams, memiliki metode pandang yang sedikit berbeda. Ia mengatakan bahwa mimpi yang tampak rumit sekalipun dapat menyimpan deskripsi tentang keinginan yang belum terpenuhi. Freud juga melihat mimpi sebagai bentuk pemenuhan keinginan yang tersembunyi di lingkungan bawah sadar. Dalam pandangannya, mimpi tentang masa depan bukan berarti meramalkan insiden yang benar-benar akan berlangsung, melainkan sebuah refleksi maupun harapan yang mau diwujudkan seseorang.
Mimpi sebagai proses berduka
Sebuah studi menemukan adanya efek khusus dari mimpi tersebut pada proses berduka yang meliputi peningkatan penerimaan terhadap kematian seseorang yang dicintai, kenyamanan, spiritualitas, kesedihan, dan kualitas hidup. Hasil ini mendukung teori bahwa memimpikan seseorang yang sudah wafat sangat lazim terjadi dan sering kali berarti bagi mereka yang berduka.
Meski ilmu jiwa berupaya memahami pikiran sadar dan lingkungan bawah sadar manusia, pengalaman emosional statis menyimpan banyak hal yang belum sepenuhnya dapat dijelaskan melalui pendekatan ilmiah. Namun, lingkungan bawah sadar diyakini berpartisipasi dalam membantu seseorang menghadapi luka emosional. Dalam proses berduka, mimpi pun dapat menjadi salah satu metode untuk memproses kehilangan dan perlahan memulihkan diri.
Karena itu, mimpi tentang orang terkasih tentunya akan menimbulkan emosi yang beragam, mulai dari kerinduan hingga kesedihan. Apapun maknanya, Bunda bisa menjadikan pengalaman tersebut sebagai pengingat untuk mengenang kebaikan mereka. Semoga bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)